Luwu, // PropamNewstv.id – Aktivis muda Luwu Muh Rifky sapaan akrabnya ikki gribo asal Kamanre dan sejumlah masyarakat cilalang bakal turun aksi pekan depan di Mapolres Luwu untuk mengawal kasus laporan penipuan dan penggelapan sejak 28/5/25 belum mendapatkan titik terang.
Muh. Rifky sangat menyayangkan pihak Kanit dan penyidik Mapolres Luwu di Unit II Tipiter terkait laporan keluarga kami Hamsiruddin S.E hingga saat ini tidak ada kejelasan hukum terhadap terlapor.
“Harusnya Penyidik Mapolres Luwu Unit II Tipiter sudah mengamankan barang bukti mobil karena laporan tersebut udah berjalan sembilan bulan, tapi kenapa barang bukti hingga terlapor belum ada yang diamankan hingga saat ini.” Ungkap Rifki gribo sapaan akrabnya
Muh. Rifki menduga ada kongkalikong dan persekongkolan pihak penyidik dan terlapor karena barang bukti mobil tersebut belum diamankan dan terlapor masih berkeliaran juga seenaknya.
“Ini jelas kasus Pidana yang dimana pelapor sudah menjual kendaraan mobilnya ke terlapor dan lucunya terlapor sudah menjual kembali kendaraan mobil pelapor ke orang lain namun uangnya juga belum diberikan, bahkan saksi dan bukti sudah jelas serta terlapor mengakui juga. Tidak ada toleransi terkait kasus yang di timpah keluarga kami ‘Tangkap dan Proses hukum secepatnya.” Tegasnya
Selain itu, Seorang tokoh masyarakat Kamanre asal Cilallang H. Kasmuddin angkat bicara saat dikonfirmasi, kami berharap Bapak Kapolres Luwu AKBP Adnan Pandibu, S.H., S.I.K. dan Kasat Reskrim Luwu Iptu Muh Ibnu Robbani agar memproses segera dan mengatensi ke bawahannya terkait laporan aduan keluarga kami.
“Kami sangat percaya di bawah kepemimpinan bapak Kapolres AKBP ADNAN PANDIBU dan Kasat Reskrim Luwu IPTU MUH. IBNU ROBBANI mampu menyelesaikan semua yang ditimpa keluarga kami yang dimana sangat dirugikan baik materil maupun in materil.” Tutup H. Kasmuddin. (Red)








