Tebing di Citeureup Bogor Retak, 21 Rumah Warga Terancam

- Reporter

Sabtu, 31 Januari 2026 - 08:30

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bogor, // PropamNewstv.id – Sebuah tebing penahan tanah di Desa Citeureup, Kecamatan Citeureup, Bogor, Jawa Barat, retak beberapa hari yang lalu. Retakan disebabkan karena tebing diguyur hujan deras dalam waktu yang lama.

“Dikarenakan hujan dengan intensitas tinggi sehingga mengakibatkan tebing penahan tanah (TPT) jalan lingkungan mengalami retakan tebingan,” kata Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, M Adam Hamdani, Sabtu (31/1/2026).

Petugas BPBD kemudian melakukan pengecekan ke lokasi kejadian kemarin. Hasilnya, panjang retakan tebing mencapai 20 meter.

“Dengan panjang retakan tebingan 20 meter, tinggi 15 meter, dan kedalaman retakan 50 cm (sentimeter),” ungkapnya.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu. Namun, Adam mengatakan sebanyak 21 rumah warga di 2 RT terancam retakan tebingan itu.

“Korban terancam di Kampung Muara RT 01 sebanyak 14 rumah dan di RT 2 sebanyak 7 rumah,” jelasnya.

Hingga saat ini, tebing penahan tanah itu belum diperbaiki. Retakan tanah di sekitar tebing juga semakin membesar dan dikhawatirkan membahayakan.

“Dibutuhkan penanganan lanjutan dari instansi terkait, dikhawatirkan terjadi longsor akibat dari retakan di tebingan dan menyumbat aliran anak kali di wilayah tersebut,” pungkasnya. (Red)

Berita Terkait

Ungkap Sejumlah Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak, Ditres PPA dan PPO Polda Jateng Siapkan Hotline Pengaduan Masyarakat
Kodim 0724/Boyolali Gelar Bakti Kesehatan Gratis, Wujud Nyata Kepedulian TNI terhadap Kesehatan Masyarakat
KLARIFIKASI seluruh ketua rw desa Pada mukti kecamatan Solokan jeruk tidak ada pungutan pungli, dana yang d impun murni suka rela ( infak). 
KLARIFIKASI seluruh ketua rw desa Pada mukti kecamatan Solokan jeruk tidak ada pungutan pungli, dana yang d impun murni suka rela ( infak). 
Wisuda Sekolah Lansia Alam Aisyiyah “Husnul Khatimah” Banua Anyar Banjarmasin, Usia Lansia Tetap Semangat Menimba Ilmu 
Pelindo Tanam 2.500 Pohon di Banjarmasin, Wujudkan Komitmen Pelestarian Lingkungan Berkelanjutan
Kodim 1002/HST percepat pembangunan infrastruktur, dua jembatan Garuda masuk tahap konstruksi abutment
Warga Resah Melihat Mobil Parkir di Separuh Jalan Kampung, Bhabinkamtibmas Polsek Entikong Gerak Cepat Atasi Keluhan

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 14:00

Ungkap Sejumlah Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak, Ditres PPA dan PPO Polda Jateng Siapkan Hotline Pengaduan Masyarakat

Selasa, 30 Juni 2026 - 13:55

Kodim 0724/Boyolali Gelar Bakti Kesehatan Gratis, Wujud Nyata Kepedulian TNI terhadap Kesehatan Masyarakat

Selasa, 30 Juni 2026 - 13:51

KLARIFIKASI seluruh ketua rw desa Pada mukti kecamatan Solokan jeruk tidak ada pungutan pungli, dana yang d impun murni suka rela ( infak). 

Selasa, 30 Juni 2026 - 13:46

KLARIFIKASI seluruh ketua rw desa Pada mukti kecamatan Solokan jeruk tidak ada pungutan pungli, dana yang d impun murni suka rela ( infak). 

Selasa, 30 Juni 2026 - 12:18

Wisuda Sekolah Lansia Alam Aisyiyah “Husnul Khatimah” Banua Anyar Banjarmasin, Usia Lansia Tetap Semangat Menimba Ilmu 

Selasa, 30 Juni 2026 - 08:34

Kodim 1002/HST percepat pembangunan infrastruktur, dua jembatan Garuda masuk tahap konstruksi abutment

Selasa, 30 Juni 2026 - 08:27

Warga Resah Melihat Mobil Parkir di Separuh Jalan Kampung, Bhabinkamtibmas Polsek Entikong Gerak Cepat Atasi Keluhan

Selasa, 30 Juni 2026 - 08:13

*Polisi Tangani Lakalantas Dua Sepeda Motor di Nanga Mahap, Satu Korban Meninggal Dunia*

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x