Ribuan WNI di Kamboja ingin pulang ke Indonesia, usai razia bisnis penipuan daring

- Reporter

Selasa, 27 Januari 2026 - 07:32

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kamboja //propamnewstv.id – Sejumlah pengamat menilai pemulangan 2.277 warga negara Indonesia dari Kamboja harus dibarengi dengan pemeriksaan dan pemetaan berlapis untuk membongkar sindikat penipuan daring dan perdagangan orang di dalam negeri.

Pada pertengahan Januari 2026, pemerintah Kamboja menggelar razia operasi besar-besaran ke lokasi bisnis penipuan daring di berbagai wilayah.

Banyak sindikat membubarkan diri, sementara para pekerjanya kabur dan mencari perlindungan ke perwakilan negara masing-masing.

Namun, rencana pemulangan itu menuai polemik.

Di media sosial, warganet keberatan mereka dipulangkan lantaran khawatir bakal menambah kasus kejahatan penipuan daring di Indonesia. Sebab, mereka sudah tahu seluk-beluk modusnya.

Adapun Ketua Dewan Komisaris Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Mahendra Siregar, mengaku kurang sepakat menganggap semua orang yang pulang ke Indonesia adalah korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO).

“Mereka ini scammer (penipu siber). Jadi, mereka ini kriminal, menjadi bagian yang melakukan operasi untuk scamming (penipuan siber),” ucapnya dalam rapat kerja bersama Komisi XI DPR.

Berita Terkait

Sinergi TNI dan Warga, Jembatan Garuda Segera Tuntas
*Jaga Stabilitas Harga, Satgas Pangan Polda Kalsel Pantau Stok Bapokting Di Pasar Antasari*
Menjamurnya Pembangunan Dapur Makan Bergizi Gratis ( MBG ) di Kabupaten Bandung, Jawa Barat Dorong pertumbuhan ekonomi lokal 
Satresnarkoba Polres Cianjur Berhasil Amankan Dua Pengedar Obat Terlarang dan Miras dalam Razia Knalpot Brong
Halal Bihalal dan Milad ke-21 Salimah Kuningan, Wabup Tuti: Perkuat Harmoni Keluarga dan Peran Perempuan
Tak Dapat Memperlihatkan Pisik Sesuai Regulasi Terbaru, KLH Banten , JDEYO Billiard Cisoka di Duga Belum Memiliki Izin Operasional
Laka Lantas di Jalur Beduai–Entikong Hari Ini: CR-V Kontra Suzuki Carry Alami Kerusakan Parah
Diduga Ada Pembiaran Oknum APH, Aktivitas PETI Marak di Desa Sekubang Sepauk

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 03:56

Sinergi TNI dan Warga, Jembatan Garuda Segera Tuntas

Senin, 20 April 2026 - 03:43

*Jaga Stabilitas Harga, Satgas Pangan Polda Kalsel Pantau Stok Bapokting Di Pasar Antasari*

Senin, 20 April 2026 - 03:21

Menjamurnya Pembangunan Dapur Makan Bergizi Gratis ( MBG ) di Kabupaten Bandung, Jawa Barat Dorong pertumbuhan ekonomi lokal 

Minggu, 19 April 2026 - 16:18

Satresnarkoba Polres Cianjur Berhasil Amankan Dua Pengedar Obat Terlarang dan Miras dalam Razia Knalpot Brong

Minggu, 19 April 2026 - 12:51

Halal Bihalal dan Milad ke-21 Salimah Kuningan, Wabup Tuti: Perkuat Harmoni Keluarga dan Peran Perempuan

Minggu, 19 April 2026 - 08:10

Laka Lantas di Jalur Beduai–Entikong Hari Ini: CR-V Kontra Suzuki Carry Alami Kerusakan Parah

Minggu, 19 April 2026 - 08:02

Diduga Ada Pembiaran Oknum APH, Aktivitas PETI Marak di Desa Sekubang Sepauk

Minggu, 19 April 2026 - 05:47

AHY Hadiri Halal Bihalal Pawitandirogo, Tekankan Pentingnya Konektivitas dan Pembangunan Daerah

Berita Terbaru

Berita

Sinergi TNI dan Warga, Jembatan Garuda Segera Tuntas

Senin, 20 Apr 2026 - 03:56

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x