Arab Desak AS Batalkan Serangan ke Iran Demi Cegah Potensi Perang Kawasan

- Reporter

Kamis, 15 Januari 2026 - 08:38

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Teheran, // PropamNewstv.id – Sejumlah negara Teluk Arab memperingatkan Amerika Serikat agar (AS) agar tidak melancarkan serangan militer terhadap Iran.

Peringatan itu disampaikan di tengah meningkatnya ketegangan kawasan dan gelombang protes besar yang masih mengguncang Teheran, akibat krisis uang dan penurunan mata uang yang mengancam stabilitas ekonomi dan politik global.

Negara-negara Teluk menekankan serangan terhadap Iran dampaknya akan  langsung mengancam Selat Hormuz, jalur pelayaran paling strategis bagi perdagangan energi dunia.

Mengutip dari Anadolu, selat Hormuz merupakan perairan sempit yang memisahkan Iran dengan negara-negara Arab Teluk seperti Arab Saudi, Uni Emirat Arab, dan Oman.

Lebarnya di titik tersempit hanya sekitar puluhan kilometer, menjadikannya sangat rentan terhadap gangguan militer, baik berupa serangan langsung, ranjau laut, penembakan rudal, maupun blokade terbatas.

Terlebih sekitar seperlima dari total pengapalan minyak global melewati selat ini setiap hari, termasuk ekspor minyak mentah dan gas alam cair (LNG) dari negara-negara Teluk menuju pasar Asia, Eropa, dan Amerika.

Dampak Perang AS vs Iran

Negara-negara Teluk khawatir Iran dapat menggunakan Selat Hormuz sebagai alat tekanan strategis jika diserang, baik dengan membatasi pelayaran maupun menciptakan situasi tidak aman bagi kapal dagang.

Meski Iran tidak menutup selat secara resmi, gangguan kecil saja seperti insiden keamanan atau ancaman militer cukup untuk mengguncang pasar minyak dunia.

Bagi negara-negara Teluk, stabilitas Selat Hormuz bukan hanya isu keamanan, tetapi juga kepentingan ekonomi vital.

Jika Selat Hormuz terganggu bahkan sebagian, harga minyak mentah bisa melonjak bahkan melampaui 100–150 dolar AS per barel, angka yang jauh di atas harga normal pasar.

Gangguan di jalur ini berisiko menurunkan pendapatan ekspor, mengguncang pasar keuangan, dan menghambat agenda pembangunan jangka panjang yang pada akhirnya mendorong inflasi di banyak negara.

Karena itulah, negara-negara Teluk menilai serangan militer terhadap Iran bukan sekadar konflik bilateral, melainkan ancaman serius terhadap stabilitas energi dan ekonomi global.

Selain risiko ekonomi, negara-negara Teluk juga mengkhawatirkan dampak politik dan keamanan.

Intervensi militer AS dapat memicu respons keras dari Iran dan sekutunya.

Tehran sebelumnya telah mengancam akan melakukan tindakan balasan terhadap pangkalan-pangkalan AS di kawasan, termasuk kemungkinan mengancam jalur pelayaran dan target militer di negara-negara tetangga.

(Sumber : Tribunnews)

Berita Terkait

Trump Ancam Tarif 25% bagi Negara yang Berbisnis dengan Iran
Protes diIran berlanjut Korban Tewas Capai 554 Jiwa
China Makin Intensif Tangkap Pemimpin Gereja
Kuba Tak Gentar dengan Ancaman Trump, Siap Membela Kedaulatannya
Soal Presiden Venezuela yang Ditangkap AS, Dosen Hukum: Langgar Hukum Internasional!
Venezuela dan AS Bahas Pembukaan Kembali Hubungan Diplomatik
Cina Kecam Penangkapan Maduro oleh AS
Iran Tegaskan Tidak Akan Memberi Toleransi kepada Perusuh

Berita Terkait

Minggu, 29 Maret 2026 - 10:31

Perkuat Kedisiplinan, Subden C Detasemen Perintis Laksanakan Kurve Kebersihan Mako Cikeas

Minggu, 29 Maret 2026 - 10:24

Hadir di Tengah Malam, Personel Baharkam Polri Pastikan Warga Pangadegan Tidur Nyenyak dan Aman

Minggu, 29 Maret 2026 - 10:17

𝗗𝗶𝘁𝘂𝗱𝘂𝗵 𝗦𝗲𝗹𝗶𝗻𝗴𝗸𝘂𝗵, 𝗪𝗮𝗯𝘂𝗽 𝗞𝘂𝗮𝗻𝘀𝗶𝗻𝗴 𝗠𝘂𝗸𝗹𝗶𝘀𝗶𝗻 𝗕𝗮𝗸𝗮𝗹 𝗟𝗮𝗽𝗼𝗿 𝗸𝗲 𝗣𝗼𝗹𝗱𝗮 𝗥𝗶𝗮𝘂.

Minggu, 29 Maret 2026 - 10:14

Darurat Obat Keras di Indramayu, PWDPI Dorong Penindakan Tegas Lewat Audiensi dengan Aparat dan Pemerintah”

Minggu, 29 Maret 2026 - 09:28

Ambin Demokrasi) Anang Syakhfiani, Perjuangan Menuntut Keadilan Oleh: Noorhalis Majid

Minggu, 29 Maret 2026 - 07:51

Guna Jaga Harkamtibmas dan Kamseltibcar Lantas, Polres Tabalong Giatkan Patroli Presisi KRYD

Minggu, 29 Maret 2026 - 07:47

Polres Cianjur Gelar Operasi Gabungan Penertiban Knalpot Tidak Sesuai Standar

Minggu, 29 Maret 2026 - 07:04

Halalbihalal Antar Kabiro, Pererat Sinergi dan Silaturahmi

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x