18 Bencana Terjang Jabar di Awal 2026, Karawang Jadi Titik Terparah

- Reporter

Selasa, 13 Januari 2026 - 10:37

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung //propamnewstv.id – Dua pekan awal 2026, rentetan bencana alam mengepung Jawa Barat. Ribuan warga terdampak banjir, cuaca ekstrem, hingga tanah longsor yang tersebar di sejumlah daerah.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat mencatat 18 kejadian bencana pada periode 1-13 Januari 2026. Rinciannya, 10 kejadian banjir, enam cuaca ekstrem, dan dua peristiwa tanah longsor.

Bencana ini berdampak pada 26.318 warga, dengan 190 orang terpaksa mengungsi. Sebanyak 5.843 bangunan terendam, sementara puluhan rumah lainnya mengalami kerusakan dengan kategori berat hingga ringan. Fasilitas publik seperti 11 rumah ibadah, satu fasilitas kesehatan, dan tiga sekolah juga turut terdampak.

Kepala Pelaksana BPBD Jawa Barat, Teten Ali Mulku Engkun, menyebut banjir dan longsor masih menjadi ancaman utama di wilayahnya pada awal tahun ini.

“Tercatat ada 10 kejadian banjir dan enam cuaca ekstrem. Alhamdulillah, untuk kekeringan nihil,” ujar Teten, Selasa (13/1/2026).

Karawang Jadi Wilayah dengan Kejadian Terbanyak

Teten menjelaskan, secara umum seluruh wilayah Jawa Barat memiliki potensi bencana. Namun, hingga pertengahan Januari 2026, Kabupaten Karawang menjadi daerah dengan jumlah kejadian terbanyak.

“Cuaca ekstrem dan banjir paling banyak di Karawang dengan total lima kejadian,” jelasnya.

Selain banjir dan cuaca ekstrem, peristiwa longsor berskala kecil juga sempat terjadi di Karawang. Meski demikian, BPBD memastikan tidak ada korban jiwa dari seluruh rangkaian bencana alam tersebut.

Teten juga mengklarifikasi terkait insiden di Jatinangor yang menewaskan empat orang. Menurutnya, peristiwa tersebut merupakan kecelakaan kerja, bukan bagian dari bencana alam. “Alhamdulillah korban jiwa (bencana) sampai hari ini nol,” tegasnya.

Selain Karawang, banjir juga dilaporkan melanda sejumlah wilayah lain, termasuk Kabupaten Sukabumi. Menghadapi kondisi cuaca yang masih fluktuatif, BPBD mengingatkan seluruh pemerintah daerah agar tetap meningkatkan kesiapsiagaan.

“Jawa Barat masih berstatus siaga darurat bencana sampai 30 April 2026. Pemerintah daerah diminta tetap melakukan mitigasi dini karena cuaca masih belum menentu,” pungkas Teten.(Red)

Berita Terkait

Polres Demak Gelar Khitan Massal dan Skrining TB Paru Sambut Hari Bhayangkara ke-80
Ziarah Makam Pahlawan Hari Bhayangkara ke-80, Polres Kapuas Hulu Kenang Jasa Para Pahlawan di TMP Manalo Marajuang
Jokowi Tono, Ketua LSM Tunas Batas Entikong :Evaluasi dan Koreksi Program Pemerintah Harus Menyentuh Akar Rumput
POLDA JAMBI GANDENG 100 PERUSAHAAN DI BHAYANGKARA PRESISI JOB FAIR & BAZAR UMKM
Sinergi TNI Polri dan Pemerintah Pracimantoro Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia
*Semarak Piala Dunia 2026, Polda Banten Gelar Nobar Bersama Masyarakat Sambut Hari Bhayangkara ke-80*
Puskesmas Entikong Gelar Cek Kesehatan Gratis di Pasar Modern PLBN Entikong
Dugaan Penyimpangan Anggaran Ambulans di Muaro Jambi: Mendorong Audit Forensik Demi Transparansi Publik

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 10:19

Polres Demak Gelar Khitan Massal dan Skrining TB Paru Sambut Hari Bhayangkara ke-80

Selasa, 23 Juni 2026 - 10:15

Ziarah Makam Pahlawan Hari Bhayangkara ke-80, Polres Kapuas Hulu Kenang Jasa Para Pahlawan di TMP Manalo Marajuang

Selasa, 23 Juni 2026 - 10:07

Jokowi Tono, Ketua LSM Tunas Batas Entikong :Evaluasi dan Koreksi Program Pemerintah Harus Menyentuh Akar Rumput

Selasa, 23 Juni 2026 - 05:41

POLDA JAMBI GANDENG 100 PERUSAHAAN DI BHAYANGKARA PRESISI JOB FAIR & BAZAR UMKM

Selasa, 23 Juni 2026 - 05:29

Sinergi TNI Polri dan Pemerintah Pracimantoro Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia

Senin, 22 Juni 2026 - 14:15

Puskesmas Entikong Gelar Cek Kesehatan Gratis di Pasar Modern PLBN Entikong

Senin, 22 Juni 2026 - 13:40

Dugaan Penyimpangan Anggaran Ambulans di Muaro Jambi: Mendorong Audit Forensik Demi Transparansi Publik

Senin, 22 Juni 2026 - 13:18

Polres Demak Ungkap Dugaan Kekerasan Seksual di Al Anfas, Pengasuh Jadi Tersangka

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x