Jakarta, // PropamNewstv.id – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkap pihaknya tengah mengkaji jembatan penyebrangan orang (JPO) Sarinah, Jakarta Pusat, dibangun kembali. Pramono mengatakan salah satu alasan JPO Sarinah dibangung lagi lantaran diperlukan untuk difabel.
“Jadi JPO Sarinah dalam kajian ini memang diperlukan terutama untuk difabel. Jadi itu salah satu alasan kemudian kenapa diadakan,” kata Pramono usai meninjau Puskesman Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Jumat (9/1/2026).
Pramono mengaku telah membaca pro kontra JPO Sarinah dibangun lagi. Dia mengatakan pelican crossing di sana tidak akan ditutup bila JPO sudah terbangun.
“Memang saya juga sudah membaca pro-kontranya masyarakat yang apa kelompok pejalan kaki kan menginginkan lewat tetap jalan kaki di bawah. Jalan kaki di bawah kan tetap dibuka, kemudian di atas sebagai alternatif pilihan,” ujarnya
Dia menyampaikan keputusan JPO Sarinah dibangun kembali sudah diambil sejak dulu. Namun sebagai Gubernur, Pramono mengaku harus bertanggung jawab atas keputusan tersebut.
“Jadi tetap, semua enggak ada yang ditutup sehingga dengan demikian urusan Sarinah terus terang keputusannya sebenarnya sudah dulu, tetapi kan saya sebagai Gubernur sekarang saya bertanggung jawab untuk itu,” ucapnya.
“Yang jelas sudah dibangun dan saya bertanggung jawab yang namanya Gubernur itu ya tanggung jawab,” imbuhnya
Seperti diketahui, JPO Sarinah dibongkar ketika era Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. JPO Sarinah diketahui sebagai JPO pertama di Indonesia yang dibangun era Gubernur DKI Jakarta Ali Sadikin. (Red)








