Jokowi Tono, Ketua LSM Tunas Batas Entikong :Evaluasi dan Koreksi Program Pemerintah Harus Menyentuh Akar Rumput

- Reporter

Selasa, 23 Juni 2026 - 10:07

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

KALBAR  //propamnewstv.id/ Evaluasi dan koreksi terhadap suatu program merupakan hal yang wajib dilakukan, terutama oleh para perencana dan pelaksana program hingga ke tingkat akar rumput sebagai penerima manfaat kebijakan. Tujuannya adalah agar program yang dijalankan benar-benar tepat sasaran dan sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan.

 

Saat ini, program unggulan pemerintah seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) sedang menjadi perhatian publik dan memerlukan evaluasi serta koreksi secara menyeluruh. Dalam pelaksanaannya, masih ditemukan berbagai penyimpangan dan penyalahgunaan yang bahkan diduga telah memasuki ranah pelanggaran hukum.

                            Foto: Jokowi Tono Ketua LSM Tunas Batas Entikong.

Pada program MBG misalnya, yang seharusnya dapat berjalan dengan baik untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat, justru ditemukan berbagai persoalan mulai dari tahap perencanaan hingga pelaksanaan. Yang dikejar lebih banyak aspek kuantitas, sementara kualitas sering kali terabaikan. Saat ini sejumlah kasus terkait program tersebut telah ditangani oleh aparat penegak hukum, termasuk Kejaksaan Agung. Langkah penegakan hukum ini patut diapresiasi sebagai upaya menjaga akuntabilitas program pemerintah.

 

Ke depan, evaluasi program MBG harus benar-benar menyentuh kelompok penerima manfaat, khususnya masyarakat di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) serta wilayah yang masih memiliki angka stunting relatif tinggi. Selain itu, perlu adanya sinergi yang kuat dengan pemerintah daerah di setiap kabupaten dan kota untuk menentukan titik-titik pelaksanaan program yang tepat serta melakukan evaluasi secara berkelanjutan menuju hasil yang lebih baik.

 

Hal yang sama juga perlu dilakukan terhadap program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Program ini perlu dievaluasi dan dikoreksi baik dari sisi pembangunan maupun penentuan lokasi berdasarkan potensi ekonomi daerah. Jangan sampai yang dikejar hanya kuantitas pembangunan gedung tanpa mempertimbangkan kondisi geografis, kebutuhan, dan potensi ekonomi masyarakat setempat.

 

Pada dasarnya, program sosial yang baik dari pemerintah akan sulit mencapai tujuan apabila pelaksanaannya tidak dilakukan secara profesional, bertanggung jawab, dan transparan. Bahkan, kondisi tersebut dapat menimbulkan berbagai persoalan baru di tengah masyarakat.

 

Oleh karena itu, mari bersama-sama mendukung dan menyukseskan program-program kerakyatan pemerintah dengan turut peduli, mengawasi, serta menyampaikan kritik yang membangun berdasarkan fakta-fakta di lapangan. Informasi dari masyarakat sangat penting agar pemerintah dapat mengetahui berbagai kendala yang terjadi dan melakukan perbaikan yang diperlukan.

 

Di sisi lain, pemerintah dan seluruh pihak terkait juga diharapkan dapat menerima masukan serta kritik yang disampaikan masyarakat secara terbuka dan bijaksana. Kesadaran untuk bersama-sama membangun negeri ini sangat diperlukan demi keberhasilan berbagai program pembangunan di semua sektor, sehingga kegagalan yang sama tidak terus berulang dan tujuan utama untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dapat benar-benar terwujud.

 

Tim//red

Berita Terkait

Polres Demak Gelar Khitan Massal dan Skrining TB Paru Sambut Hari Bhayangkara ke-80
Ziarah Makam Pahlawan Hari Bhayangkara ke-80, Polres Kapuas Hulu Kenang Jasa Para Pahlawan di TMP Manalo Marajuang
POLDA JAMBI GANDENG 100 PERUSAHAAN DI BHAYANGKARA PRESISI JOB FAIR & BAZAR UMKM
Sinergi TNI Polri dan Pemerintah Pracimantoro Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia
*Semarak Piala Dunia 2026, Polda Banten Gelar Nobar Bersama Masyarakat Sambut Hari Bhayangkara ke-80*
Puskesmas Entikong Gelar Cek Kesehatan Gratis di Pasar Modern PLBN Entikong
Dugaan Penyimpangan Anggaran Ambulans di Muaro Jambi: Mendorong Audit Forensik Demi Transparansi Publik
Polres Demak Ungkap Dugaan Kekerasan Seksual di Al Anfas, Pengasuh Jadi Tersangka
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 10:19

Polres Demak Gelar Khitan Massal dan Skrining TB Paru Sambut Hari Bhayangkara ke-80

Selasa, 23 Juni 2026 - 10:15

Ziarah Makam Pahlawan Hari Bhayangkara ke-80, Polres Kapuas Hulu Kenang Jasa Para Pahlawan di TMP Manalo Marajuang

Selasa, 23 Juni 2026 - 10:07

Jokowi Tono, Ketua LSM Tunas Batas Entikong :Evaluasi dan Koreksi Program Pemerintah Harus Menyentuh Akar Rumput

Selasa, 23 Juni 2026 - 05:41

POLDA JAMBI GANDENG 100 PERUSAHAAN DI BHAYANGKARA PRESISI JOB FAIR & BAZAR UMKM

Selasa, 23 Juni 2026 - 05:29

Sinergi TNI Polri dan Pemerintah Pracimantoro Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia

Senin, 22 Juni 2026 - 14:15

Puskesmas Entikong Gelar Cek Kesehatan Gratis di Pasar Modern PLBN Entikong

Senin, 22 Juni 2026 - 13:40

Dugaan Penyimpangan Anggaran Ambulans di Muaro Jambi: Mendorong Audit Forensik Demi Transparansi Publik

Senin, 22 Juni 2026 - 13:18

Polres Demak Ungkap Dugaan Kekerasan Seksual di Al Anfas, Pengasuh Jadi Tersangka

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x