Foto:Rumah tidak layak huni butuh sentuhan Pemerintah Setempat
BANTEN //propamnewstv.id/–Rabu, 12 Agustus 2026 – Di sudut terpencil Desa Jayamekar, tersimpan kisah keprihatinan yang menyentuh hati. Seorang warga yang sudah lama kehilangan kemampuan berjalan, kini terpaksa menjalani hari-hari dengan penuh keterbatasan, bahkan tempat berlindungnya pun terancam bahaya: dinding kayu, atap bocor, struktur Rumah mulai miring hanya mengandalkan tiang penyanggah dan nyaris rubuh setiap kali hujan turun atau angin bertiup kencang.
Tanpa kekuatan fisik untuk bekerja memperbaiki keadaan, sang hanya bisa bersabar dan berdoa. Setiap hari ia terbatas bergerak di dalam ruangan yang semakin rawan, menahan rasa cemas takut bangunan runtuh sewaktu-waktu menimpanya. Penghasilan yang tak menentu membuatnya mustahil untuk membeli bahan bangunan atau membayar tukang guna memperbaiki rumah yang sudah tak layak huni itu.
Kondisi memprihatinkan ini sudah diketahui tetangga dan perangkat desa, namun kemampuan gotong royong warga saja belum cukup untuk menyelesaikan perbaikan besar serta memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Oleh karena itu, dengan penuh harap, sang ibu beserta keluarga dan warga sekitar menyampaikan permohonan tulus kepada pemerintah daerah, dinas terkait maupun lembaga sosial untuk segera meninjau lokasi dan memberikan bantuan nyata.

“Beliau orang yang sabar dan baik hati, namun kini lemah tak mampu berusaha sendiri. Rumahnya sudah lama rusak parah, kami khawatir terlambat jika tidak segera ditangani,” ungkap perwakilan warga dengan nada cemas. Harapannya sederhana: mendapatkan bantuan perbaikan rumah agar aman ditempati, serta dukungan jaminan hidup yang layak sehingga sang Mariah alamat kp.Kadu hejo Desa jayamekar kecamatan jiput kabupaten Pandeglang,dapat menjalani sisa usianya dengan tenang, aman dan terpenuhi kebutuhannya.

Kisah ini menjadi pengingat bahwa di tengah kemajuan yang terus dibangun, masih ada saudara kita yang membutuhkan perhatian dan perlindungan negara. Perhatian cepat dan tindakan nyata dari pihak berwenang bukan sekadar bantuan materi, melainkan menyelamatkan nyawa serta mengembalikan harapan bagi mereka yang sudah tak sanggup berjuang sendirian.
Semoga permohonan tulus ini segera didengar dan disambut dengan uluran tangan kasih, agar senyum bahagia dan ketenangan kembali hadir di wajah sang ibu yang penuh kesabaran itu.
Tim/Red


