Manusia Purba dan Modern Bertemu di Sulawesi 50.000 Tahun Lalu: Temuan Arkeolog Ungkap Sejarah Baru

- Reporter

Jumat, 26 Desember 2025 - 07:15

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SULAWESI //propamnewstv.id – Manusia purba dan manusia modern kemungkinan bertemu di Sulawesi 50.000 tahun lalu, Jauh sebelum manusia modern melangkahkan kakinya di Sulawesi, sekitar 1,04 juta tahun lalu hiduplah hominin atau manusia purba.

Penelitian arkeolog lintas negara, menunjukkan hominin sudah lebih dulu menyeberangi lautan dan mencapai Pulau Sulawesi. Namun, penelitian terbaru di situs Leang Bulu Bettue, Sulawesi Selatan, arkeolog menemukan artefak yang menguatkan dugaan persinggungan hominin dan Homo sapiens dalam sebuah masa.

Untuk menjawab itu, arkeolog mengemukakan kronologi kehadiran hominin dan Homo sapiens di Sulawesi terlebih dahulu dari sejumlah penggalian.

Pada 2024 lalu, tim peneliti BRIN (Badan Riset dan Inovasi Nasional), Griffith University dan Southern Cross University, menemukan lukisan cadas di Leang Karampuang—masih wilayah Maros-Pangkep.

Lukisan ini diyakini sebagai yang tertua di dunia dengan usia sekitar 51.200 tahun lalu.

Dengan kata lain, kehadiran manusia di Sulawesi sudah ada sejak masa itu.

Sementara hasil penelitian terbaru dengan penggalian situs sedalam sekitar delapan meter di Leang Bulu Bettue, menemukan artefak di lapisan terdalam yang berusia 130.000 hingga 200.000 tahun lalu—periode ketika Homo sapiens belum ada di kawasan itu.

Artefak yang ditemukan di Leang Bulu Bettue merupakan alat-alat batu yang memiliki kemiripan dengan temuan para arkeolog di situs Calio, Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan yang usianya mencapai 1,04 juta tahun.

Penelitian di situs itu dimulai sejak 2013 dan menemukan lapisan demi lapisan yang menunjukkan jejak eksistensi, baik itu Homo sapiens, maupun hominin dari waktu ke waktu dan interaksinya terhadap lingkungan tempat mereka hidup.

“Ini menarik, di Leang Bulu Buttue, kami menemukan sekuens budaya [bukti kehidupan], mulai dari populasi hominin awal sampai pada masuk di lapisan yang kami duga sebagai homo sapiens,” ujar Basran Burhan, arkeolog Griffith University.

Situs tersebut merupakan gua dan ceruk batu gamping, di kawasan karst Maros-Pangkep, Sulawesi Selatan.

Source. Angga

Berita Terkait

Kapolri Hadiri Gala Dinner General Assembly ASEAN TUC 2026, Tekankan Hubungan Industrial Harmonis
Korlantas Polri Siap Amankan Mudik Lebaran 2026, Operasi Keselamatan Jadi Langkah Awal
Mahasiswa STIK Angkatan 83 Jalankan Pengabdian Masyarakat dan Trauma Healing bagi Penyintas Bencana di Aceh Utara
Rapim Polri Hari Kedua Serap Masukan Menteri soal Inflasi dan Penguatan Ekonomi Daerah
Investasi Kabupaten Semarang Tembus Rp4,38 Triliun, Tertinggi di Jateng untuk Kategori KPI
Babinsa Koramil Labuan Amas Selatan Dampingi Penyaluran Bantuan Korban Kebakaran
Peredaran Rokok Ilegal Marak di Kecamatan Menes, Kinerja Bea Cukai dan APH Dipertanyakan
Quick Respon Laporan 110, Polres Tabalong Tindak Aksi Balap Liar di Taman Giat

Berita Terkait

Rabu, 11 Februari 2026 - 09:20

Kapolri Hadiri Gala Dinner General Assembly ASEAN TUC 2026, Tekankan Hubungan Industrial Harmonis

Rabu, 11 Februari 2026 - 09:17

Korlantas Polri Siap Amankan Mudik Lebaran 2026, Operasi Keselamatan Jadi Langkah Awal

Rabu, 11 Februari 2026 - 09:14

Mahasiswa STIK Angkatan 83 Jalankan Pengabdian Masyarakat dan Trauma Healing bagi Penyintas Bencana di Aceh Utara

Rabu, 11 Februari 2026 - 09:10

Rapim Polri Hari Kedua Serap Masukan Menteri soal Inflasi dan Penguatan Ekonomi Daerah

Rabu, 11 Februari 2026 - 09:05

Investasi Kabupaten Semarang Tembus Rp4,38 Triliun, Tertinggi di Jateng untuk Kategori KPI

Rabu, 11 Februari 2026 - 08:34

Peredaran Rokok Ilegal Marak di Kecamatan Menes, Kinerja Bea Cukai dan APH Dipertanyakan

Rabu, 11 Februari 2026 - 05:27

Quick Respon Laporan 110, Polres Tabalong Tindak Aksi Balap Liar di Taman Giat

Rabu, 11 Februari 2026 - 05:21

Bupati Jayawijaya Ajak Pers Lawan Tantangan Digital

Berita Terbaru