๐—š๐—ฒ๐—น๐—ถ๐—ฎ๐˜ ๐—ฅ๐—ฒ๐—ป๐˜†๐—ฎ๐—ต ๐—ฑ๐—ถ ๐—ง๐—ฒ๐—ฝ๐—ถ๐—ฎ๐—ป ๐—•๐—ฎ๐˜๐—ฎ๐—ป๐—ด ๐—ž๐˜‚๐—ฎ๐—ป๐˜๐—ฎ๐—ป: ๐— ๐—ฒ๐—ป๐—ท๐—ฒ๐—บ๐—ฝ๐˜‚๐˜ ๐—•๐—ฒ๐—ฟ๐—ธ๐—ฎ๐—ต ๐—ฑ๐—ฎ๐—น๐—ฎ๐—บ ๐—ฆ๐—ฒ๐—ฏ๐˜‚๐—ป๐—ด๐—ธ๐˜‚๐˜€ ๐—ง๐—ฎ๐—ธ๐—ท๐—ถ๐—น.

- Reporter

Minggu, 8 Maret 2026 - 12:19

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUANSING RIAU/Propamnewstv.id- Minggu08/03, Matahari mulai condong ke ufuk barat, menyisakan semburat jingga yang memantul di permukaan Sungai Batang Kuantan. Di sudut kota Teluk Kuantan, riuh rendah suara tawar-menawar mulai mengalahkan deru mesin kendaraan.

Aroma gurih gorengan yang baru diangkat dari kuali panas beradu manis dengan wangi santan dan gula aren. Inilah denyut nadi Pasar Ramadhan Teluk Kuantan, sebuah “panggung” tahunan tempat tradisi dan harapan bertemu dalam satu wadah plastik takjil.

โ€‹Pernahkah Anda bertanya-tanya, apa yang membuat ribuan orang rela berdesakan di bawah gerahnya udara sore Riau hanya demi sepotong kue talam atau segelas es buah? Jawabannya bukan sekadar rasa lapar. Ada kerinduan yang tuntas saat tangan-tangan lincah para pedagang membungkuskan gorengan hangat ke dalam kantong.

โ€‹Harmoni Warna dalam Wadah Plastik
โ€‹Di atas meja-meja kayu yang sederhana, berjajar rapi keranjang-keranjang plastik berkelir merah, biru, dan hijau. Isinya? Sebuah simfoni kuliner lokal yang menggoda iman bagi mereka yang tengah menahan dahaga. Ada Onde-onde yang berselimut wijen, Tahu Isi yang montok, hingga kudapan tradisional khas Kuansing yang selalu dicari sebagai pelepas rindu.

โ€‹”Tiap tahun jualan di sini, sudah seperti tradisi keluarga,” ujar salah satu pedagang sambil terus melayani pembeli yang tak henti datang. Di sini, fakta berbicara melalui angka: ratusan kilogram tepung dan gula habis hanya dalam hitungan jam. Namun di balik angka itu, ada cerita tentang perjuangan ekonomi warga lokal yang menggantungkan harapan pada momen bulan suci ini.

โ€‹Bagaimana para pedagang ini menjaga kualitas rasa di tengah melonjaknya harga bahan baku? Strateginya adalah ketulusan. Mereka tahu, takjil yang mereka jual akan dinikmati sebagai hidangan pertama saat azan berkumandangโ€”sebuah momen sakral bagi setiap keluarga.

โ€‹”Bagi kami, bukan cuma soal untung rugi. Ada rasa puas kalau jualan kita habis dan tahu itu jadi pembatal puasa orang banyak,” tambah seorang ibu yang tampak sibuk menata gorengan di keranjang pink-nya.

โ€‹๐—Ÿ๐—ฒ๐—ฏ๐—ถ๐—ต ๐—ฑ๐—ฎ๐—ฟ๐—ถ ๐—ฆ๐—ฒ๐—ธ๐—ฎ๐—ฑ๐—ฎ๐—ฟ ๐—ง๐—ฟ๐—ฎ๐—ป๐˜€๐—ฎ๐—ธ๐˜€๐—ถ
โ€‹Pasar Ramadhan Teluk Kuantan bukan sekadar tempat pertukaran uang dan barang. Ia adalah ruang sosial. Di antara tumpukan bakwan dan kue-kue manis, kita melihat interaksi yang hangatโ€”tetangga yang saling sapa, hingga orang tua yang menggendong anaknya sambil mengenalkan ragam kuliner daerah.

Fakta bahwa pasar ini selalu dipadati membuktikan bahwa belanja takjil telah menjadi ritual budaya yang tak terpisahkan dari identitas masyarakat Kuansing.

โ€‹Narasi yang terbangun di sini adalah narasi tentang ketahanan. Di tengah gempuran makanan modern, kudapan tradisional tetap menjadi primadona. Keaslian rasa yang terjaga turun-temurun menjadi magnet yang menarik siapa saja untuk kembali, lagi dan lagi.

โ€‹๐—ฆ๐—ฒ๐—ฏ๐˜‚๐—ฎ๐—ต ๐—ฃ๐—ฒ๐—ป๐—ฒ๐—ด๐˜‚๐—ต๐—ฎ๐—ป ๐—ฑ๐—ถ ๐—ฃ๐—ฒ๐—ป๐—ด๐—ต๐˜‚๐—ท๐˜‚๐—ป๐—ด ๐—›๐—ฎ๐—ฟ๐—ถ
โ€‹Saat langit perlahan menggelap dan lampu-lampu jalan mulai berpijar, keranjang-keranjang yang tadi penuh mulai melompong.

Pasar Ramadhan ini memberikan kita sebuah penegasan: bahwa keberkahan Ramadhan tidak hanya turun di dalam sujud-sujud panjang di masjid, tapi juga mengalir di tangan-tangan kreatif para pelaku UMKM di pinggir jalan.

โ€‹Harapannya sederhana namun mendalam: semoga geliat ekonomi di Pasar Ramadhan Teluk Kuantan ini terus lestari, menjaga dapur warga tetap mengepul, dan memastikan tradisi kuliner kita tak lekang oleh waktu. Karena pada akhirnya, sepotong takjil yang kita beli bukan sekadar pengganjal perut, melainkan dukungan nyata bagi tetangga kita untuk terus berdiri tegak menjemput rezeki.

cd

Berita Terkait

Diduga Curi Buah Sawit, Seorang Pria Berinisial RW Diamankan Polisi
PERHATIAN PUBLIK MENINGKAT LUAS: VIRALNYA PERJUANGAN WARGA NEGARA ASAL DUGAAN S.A.D. RT 23 DESA BUNGKU KLAIM RUANG PENGHIDUPAN SELUAS DUGAAN 1.400 HEKTAR DI JAMBI
*Dukung Program Presiden, 15 Taruna Akpol dan AAL Rampungkan Kegiatan ‘Taruna Bakti’ di Kalsel*
DUKA CITA SEDALAM-DALAMNYA ย 
Ucapan Ulang Tahun & Doa Untuk Diri Sendiriย 
Langit Rahong Jadi Saksi Kebahagiaan Helda dan Dika, Keluarga Besar Propam News TV Hadiri Acara
Polresta Deli Serdang Ikuti Fun Walk Peringati Hari Jadi Ke-80 Kabupaten Deli Serdang dan HUT APKASI ke 26
TNI dan Warga Bersinergi Renovasi Poskamling di Desa Awang BesarYs

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 12:03

Polres Demak Dorong Pelajar Cakap dan Bijak Menggunakan AI

Selasa, 11 Agustus 2026 - 08:44

Polres Demak dan Lintas Sektor Perkuat Antisipasi Karhutla

Selasa, 11 Agustus 2026 - 08:41

Harga Terjangkau Pasar Murah di Pemurus Baru Bantu Ibu Rumah Tangga Banjarmasin

Selasa, 11 Agustus 2026 - 08:36

Bupati Sintang Lepas Keberangkatan 460 Prajurit Batalyon 642 Kapuas Menuju Papua

Selasa, 11 Agustus 2026 - 08:31

Atlet Nasional Zigi Zaresta Yuda Bimbing Atlet KATA Kuningan Jelang Kejurkab & Porprov 2026

Senin, 10 Agustus 2026 - 11:52

Kadar Garam Tembus 2.119 PPM, PAM Bandarmasih Stop Total Intake Sungai Bilu

Senin, 10 Agustus 2026 - 10:13

Kurun Waktu Tiga Hari, Satres Narkoba Polres Binjai Tangkap Lima Terduga Bandar Narkoba*

Senin, 10 Agustus 2026 - 10:03

Disdukcapil Kuningan Gelar “Grebek IKD” ke Sekolah, Percepat Aktivasi Identitas Digital Pelajar

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x