๐—ฆ๐—ธ๐—ฎ๐—ป๐—ฑ๐—ฎ๐—น ๐—ฃ๐—˜๐—ง๐—œ ๐—ฑ๐—ถ ๐—ž๐˜‚๐—ฎ๐—ป๐˜€๐—ถ๐—ป๐—ด: ๐——๐˜‚๐—ด๐—ฎ๐—ฎ๐—ป ๐—ž๐—ฒ๐˜๐—ฒ๐—ฟ๐—น๐—ถ๐—ฏ๐—ฎ๐˜๐—ฎ๐—ป ๐—ข๐—ธ๐—ป๐˜‚๐—บ ๐—”๐—ฃ๐—› ๐—ฑ๐—ฎ๐—ป ๐—ฃ๐—ฟ๐—ฎ๐—ธ๐˜๐—ถ๐—ธ ๐—ฆ๐—ฒ๐˜๐—ผ๐—ฟ๐—ฎ๐—ป “๐—จ๐—ฎ๐—ป๐—ด ๐—ž๐—ฒ๐—ฎ๐—บ๐—ฎ๐—ป๐—ฎ๐—ป” ๐— ๐—ฒ๐—ป๐—ฐ๐˜‚๐—ฎ๐˜

- Reporter

Sabtu, 14 Maret 2026 - 07:23

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUANSING,RIAU//PropamNewsTv.idโ€“ Aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, dilaporkan masih menjamur meski operasi penertiban berulang kali dilakukan.

Muncul dugaan kuat adanya praktik sistematis berupa setoran uang keamanan sebesar Rp1.500.000 per rakit dompeng kepada oknum Aparat Penegak Hukum (APH), yang membuat upaya pemberantasan selama ini dinilai publik hanya sekadar seremonial.
โ€‹
โ€‹Maraknya kembali aktivitas PETI di wilayah Kuansing memicu sorotan tajam terhadap kinerja Kapolda Riau dan Kapolres Kuansing yang dianggap gagal dalam memberantas penambangan ilegal.

Informasi yang dihimpun di lapangan menyebutkan adanya sinergi negatif antara pelaku tambang dengan oknum aparat melalui sistem “setoran keamanan”. Hal ini menyebabkan setiap rencana razia bocor lebih awal, sehingga pelaku selalu berhasil meloloskan diri beserta alat bukti mesin dompeng mereka sebelum petugas tiba di lokasi.

โ€‹Berdasarkan data yang dihimpun, kerusakan lingkungan di Kuansing kini berada pada titik yang mengkhawatirkan akibat penggunaan alat berat dan rakit dompeng di sepanjang aliran sungai. Salah seorang warga setempat yang meminta identitasnya dirahasiakan mengungkapkan bahwa praktik ini sudah menjadi “permainan” para mafia yang diduga dibekingi oleh oknum berseragam.

โ€‹”Kami melihat razia itu seperti seremoni saja untuk mengelabui publik agar terlihat bekerja. Kenyataannya, para penambang itu tenang-tenang saja karena diduga ada setoran Rp1,5 juta per rakit. Kalau mau razia, mereka sudah dapat info duluan dan sembunyi,” ujar sumber tersebut saat dikonfirmasi, Sabtu (14/3).

โ€‹Di sisi lain, pihak Kepolisian Resor Kuansing membantah adanya keterlibatan oknum dalam melindungi aktivitas ilegal tersebut. Saat dikonfirmasi mengenai dugaan setoran dan kebocoran informasi razia, pihak berwenang menyatakan tetap berkomitmen melakukan penegakan hukum.

โ€‹”Kami terus melakukan upaya penertiban di lapangan secara rutin. Kendala di lapangan memang luasnya medan dan akses informasi yang cepat sampai ke pelaku. Terkait dugaan keterlibatan oknum, jika ditemukan bukti kuat, tentu akan ada tindakan tegas sesuai prosedur internal Polri,” ungkap perwakilan Humas Polres dalam keterangan resminya.
โ€‹
โ€‹Kondisi alam yang hancur lebur akibat aktivitas PETI ini memicu desakan luas dari masyarakat agar Presiden Republik Indonesia segera turun tangan. Publik meminta adanya evaluasi total terhadap jajaran pimpinan kepolisian di wilayah Riau serta tindakan tegas berupa pemecatan bagi oknum APH yang terbukti menjadi bagian dari skandal mafia tambang ini.

โ€‹Hingga berita ini diturunkan, aktivitas dompeng di beberapa titik di Kuansing dilaporkan masih beroperasi, sementara masyarakat menunggu langkah nyata yang lebih dari sekadar pemusnahan rakit yang ditinggalkan pemiliknya.***

cd/Red

Berita Terkait

Diduga Curi Buah Sawit, Seorang Pria Berinisial RW Diamankan Polisi
PERHATIAN PUBLIK MENINGKAT LUAS: VIRALNYA PERJUANGAN WARGA NEGARA ASAL DUGAAN S.A.D. RT 23 DESA BUNGKU KLAIM RUANG PENGHIDUPAN SELUAS DUGAAN 1.400 HEKTAR DI JAMBI
*Dukung Program Presiden, 15 Taruna Akpol dan AAL Rampungkan Kegiatan ‘Taruna Bakti’ di Kalsel*
DUKA CITA SEDALAM-DALAMNYA ย 
Ucapan Ulang Tahun & Doa Untuk Diri Sendiriย 
Langit Rahong Jadi Saksi Kebahagiaan Helda dan Dika, Keluarga Besar Propam News TV Hadiri Acara
Polresta Deli Serdang Ikuti Fun Walk Peringati Hari Jadi Ke-80 Kabupaten Deli Serdang dan HUT APKASI ke 26
TNI dan Warga Bersinergi Renovasi Poskamling di Desa Awang BesarYs

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 08:00

Pemkab Sintang dan Kanwil Imigarasi Kalbar Teken MoU Hadirkan Pelayanan Keimigrasian

Rabu, 12 Agustus 2026 - 07:54

Bidpropam Polda Jateng Tekankan Disiplin dan Etika Personel Polres Demak

Rabu, 12 Agustus 2026 - 07:41

Pimpin Apel Siaga Karhutla, Bupati Sintang Tegaskan Kebakaran Hutan dan Lahan Dipicu Faktor Manusia

Rabu, 12 Agustus 2026 - 03:48

KETUM PWDPI SIAP ADAKAN PELATIHAN UMKM MERAH PUTIH DAN KPGEN PWDPI, HADIRKAN 200 PESERTA DI DUA HOTEL ย 

Rabu, 12 Agustus 2026 - 03:42

Bupati Sintang Lepas 35 Anggota Pramuka Sintang Menuju Jambore Nasional XII di Cibubur

Rabu, 12 Agustus 2026 - 03:30

Satu Telepon dari Herdianto Kasi Uheksi Kejati Riau Dapat Batalkan Lelang – Ini Bukan Jaksa, Ini Raja Tanpa Mahkotaย 

Rabu, 12 Agustus 2026 - 03:27

20 Persen dari 35 Hektare Lahan Gambut di Desa Pulau Damar, Kecamatan Banjang di Lahap Api

Rabu, 12 Agustus 2026 - 03:10

PWDPI Luncurkan PWDPI Award Sustainability 2026, Apresiasi Tokoh-Tokoh Pembangun Negeri

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x