𝗦𝗜𝗔𝗥𝗔𝗡 𝗣𝗘𝗥𝗦: 𝗔𝗸𝘁𝗶𝘃𝗶𝘁𝗮𝘀 𝗣𝗘𝗧𝗜 𝗱𝗶 𝗞𝘂𝗮𝗻𝘀𝗶𝗻𝗴 𝗗𝗶𝗻𝗶𝗹𝗮𝗶 𝗦𝗲𝗺𝗮𝗸𝗶𝗻 𝗠𝗮𝗿𝗮𝗸, 𝗣𝗲𝗻𝗲𝗿𝘁𝗶𝗯𝗮𝗻 𝗗𝗶𝗽𝗲𝗿𝘁𝗮𝗻𝘆𝗮𝗸𝗮𝗻 𝗘𝗳𝗲𝗸𝘁𝗶𝘃𝗶𝘁𝗮𝘀𝗻𝘆𝗮

- Reporter

Kamis, 19 Februari 2026 - 00:55

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kuansing, // PropamNewstv.id – Selasa, 17 Februari 2026 Aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di wilayah Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Provinsi Riau, kembali menjadi sorotan publik. Berdasarkan laporan masyarakat yang disertai dokumentasi video, aktivitas PETI terpantau masih berlangsung di kawasan F7 Desa Sungai Kuning dan sekitarnya, Kecamatan Singingi.

Dalam dokumentasi yang diterima redaksi, terlihat penggunaan alat berat jenis ekskavator merek Hitachi serta box penyaring emas yang beroperasi. Temuan ini sejak 11 Februari 2026, masih di laporkan. hingga Selasa, 17 Februari 2026. Aktivitas tersebut menunjukkan bahwa praktik pertambangan ilegal tidak hanya menggunakan rakit tradisional, namun telah memanfaatkan peralatan berat yang berpotensi menimbulkan kerusakan lingkungan lebih besar.

Sebelumnya, aparat kepolisian dari Polres Kuantan Singingi diketahui telah melakukan sejumlah penertiban, termasuk pembakaran rakit PETI di lokasi yang dinilai rawan kerusakan lingkungan. Namun demikian, berdasarkan fakta lapangan dan laporan warga, aktivitas PETI dinilai belum menunjukkan tanda-tanda berhenti, bahkan disebut semakin marak dan terang-terangan.

Dampak lingkungan yang ditimbulkan di kawasan Sungai Kuning dilaporkan cukup serius. Kerusakan ekosistem, pencemaran air, serta terganggunya lingkungan sekitar menjadi kekhawatiran utama masyarakat. Kondisi ini memunculkan pertanyaan publik mengenai efektivitas dan konsistensi penegakan hukum terhadap praktik pertambangan ilegal tersebut.

Setiap rilis resmi penertiban PETI oleh pihak kepolisian kerap menegaskan komitmen untuk tidak memberikan ruang bagi aktivitas pertambangan ilegal yang merusak lingkungan dan merugikan masyarakat. Namun, fakta lapangan semakin marak aktivitas PETI di berbagai titik wilayah Kuansing, termasuk di beberapa lokasi yang relatif dekat dengan pusat Kota Teluk Kuantan, menimbulkan persepsi publik yang beragam.

Masyarakat berharap adanya langkah penindakan yang lebih tegas, konsisten, dan berkelanjutan guna menghentikan aktivitas PETI secara menyeluruh, demi menjaga kelestarian lingkungan serta memberikan kepastian hukum di wilayah Kabupaten Kuantan Singingi.

Demikian siaran pers ini disampaikan sebagai bentuk perhatian terhadap kondisi lingkungan dan penegakan hukum di wilayah Kuansing Riau.

-Cda

Berita Terkait

Kolaborasi dan sinergi antara Polsek ( kepolisian sektor) dan media propam news tv merupakan elemen krusial dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat ( Kamtibmas ).
Sambut Bulan Suci Ramadhan, Polda Banten Gelar Pembinaan Rohani dan Doa Bersama
DPD KNPI Pandeglang Ungkap Dugaan Penyimpangan Program Makan Bergizi Gratis, Libatkan Oknum Pejabat dan Legislator
Hari Pertama Ramadhan, Satgas Pangan Polda Kalsel Sidak Pasar Antasari Banjarmasin
Skandal Kriminalisasi Investor di Papua: Dewan Adat Keerom Bongkar Dugaan Upeti “Rekening Khusus” Oknum Aparat
Investasi Kopi di Kota Madiun Meningkat, Pemkot Percepat Proses Perizinan
Hari Kesadaran Nasional, Polda Sumsel Perkuat Komitmen Pelayanan Publik
Warga Desa Rancahan Datangi Inspektorat Indramayu, Tuntut Transparansi APBDes

Berita Terkait

Kamis, 19 Februari 2026 - 05:04

Kolaborasi dan sinergi antara Polsek ( kepolisian sektor) dan media propam news tv merupakan elemen krusial dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat ( Kamtibmas ).

Kamis, 19 Februari 2026 - 04:59

Sambut Bulan Suci Ramadhan, Polda Banten Gelar Pembinaan Rohani dan Doa Bersama

Kamis, 19 Februari 2026 - 04:45

DPD KNPI Pandeglang Ungkap Dugaan Penyimpangan Program Makan Bergizi Gratis, Libatkan Oknum Pejabat dan Legislator

Kamis, 19 Februari 2026 - 04:00

Hari Pertama Ramadhan, Satgas Pangan Polda Kalsel Sidak Pasar Antasari Banjarmasin

Kamis, 19 Februari 2026 - 03:47

Skandal Kriminalisasi Investor di Papua: Dewan Adat Keerom Bongkar Dugaan Upeti “Rekening Khusus” Oknum Aparat

Kamis, 19 Februari 2026 - 01:29

Hari Kesadaran Nasional, Polda Sumsel Perkuat Komitmen Pelayanan Publik

Kamis, 19 Februari 2026 - 01:15

Warga Desa Rancahan Datangi Inspektorat Indramayu, Tuntut Transparansi APBDes

Kamis, 19 Februari 2026 - 01:11

Disambut Hangat, Silaturahmi Wapimred dan Kaperwil Propam News TV dengan Manajemen SPBU di Sintang Perkuat Komunikasi Publik

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x