๐—๐˜‚๐—ฟ๐—ป๐—ฎ๐—น๐—ถ๐˜€ ๐—›๐—ฒ๐—ป๐—ฑ๐—ฟ๐—ถ๐—ฎ๐—ป๐˜๐—ผ ๐—ฉ๐˜€ ๐— ๐—จ๐—œ ๐—ž๐˜‚๐—ฎ๐—ป๐˜€๐—ถ๐—ป๐—ด ๐—ฅ๐—ถ๐—ฎ๐˜‚ (“๐—™๐—ผ๐—น๐—ฒ๐—บ๐—ถ๐—ธ ๐—ฅ๐—ถ๐˜๐˜‚๐—ฎ๐—น ๐— ๐—ฎ๐—บ๐—ฏ๐—ฎ๐˜€๐˜‚๐—ฒ ๐—ก๐—ฎ๐—ด๐—ผ๐—ฟ๐—ถ ๐—ฑ๐—ถ ๐—›๐˜‚๐—น๐˜‚ ๐—ž๐˜‚๐—ฎ๐—ป๐˜๐—ฎ๐—ป”) ๐—ž๐˜‚๐—ฎ๐—ป๐˜€๐—ถ๐—ป๐—ด ๐—ฅ๐—ถ๐—ฎ๐˜‚.

- Reporter

Rabu, 18 Februari 2026 - 04:08

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kuansing Riau, // PropamNewstv.id –ย Tidak Terima dikatakan ritual kepala kerbau syirik oleh MUI & Netizen pada acara “Mambasue Nagori”

Hendrianto seorang jurnalis media online mencoba Pasang badan membela dan mengklarifikasi pada media online Cakaplah. com.

Hendrianto yang juga Jurnalis ini mengaku, Ia yang dididik untuk verifikasi dan sebagai anak nagori yang tumbuh dalam tradisi ini merasa terpanggil meluruskan pandangan negatif ini.

Dia juga mengutif sebuah kaidah fikih, “Al-Umuru bi Maqashidiha”, setiap perkara bergantung pada niatnya. Ungkap Hendrianto.

“Niat masyarakat kita adalah memohon perlindungan kepada Sang Khalik agar kampung halaman dijauhkan dari musibah,” katanya.

“Mari kita lihat dari sudut pandang simbolisme dan ekosistem. Dalam budaya kita, kepala adalah simbol harga diri dan ego. Menghanyutkannya ke alam adalah simbolis bahwa manusia harus menanggalkan kesombongannya di hadapan Sang Pencipta,” katanya.

๐—•๐—ฒ๐—ป๐—ฎ๐—ฟ๐—ธ๐—ฎ๐—ต ๐—ถ๐—ป๐—ถ ๐—ต๐—ฎ๐—ป๐˜†๐—ฎ ๐—ฆ๐—ถ๐—บ๐—ฏ๐—ผ๐—น๐—ถ๐˜€ ๐—”๐—ฑ๐—ฎ๐˜ ๐—ฆ๐—ฎ๐—ท๐—ฎ?

Berikut Seorang buya yang enggan disebutkan namanya, menanggapi klarifikasi atau Pembelaan Hendrianto sang jurnalis terkait ritual kepala kerbau tersebut.

“Pandangan hendrianto sangat bertolak belakang dengan MUI dan Para Utadz Kuansing Riau yang notaben nya mereka lebih memilik Pemahaman Ilmu agama yang lebih Mumpuni “, saya yakin itu Ungkapnya.

“MUI dan para Alim Ulama cerdik pandai sudah menilai bahwa ritual “Mambasue Nagori” yang dilakukan oleh tokoh adat dan masyarakat Lubuk Ambacang Hulu kuantan tersebut mutlak mengandung unsur kesyirikan, dan saya yakin MUI dalam hal ini juga melihat ritual ini bukan hanya sebuah simbolisme adat saja. sebagaimana yang sudah di fatwakan oleh Ust.Mulkan Sarin,MA (Wakil MUI Kuansing)”, Ujarnya.

“ia juga menambahkan, Jika hendrianto memiliki wawasan yang lebih Luas dia akan melihat bahwa tradisi ini juga banyak dilakukan dibeberapa daerah di indonesia, dengan nama yang berbeda tetapi konsep nya masih tetap sama, ada yang mengatakan sedekah Laut karena mereka ritual nya dilaut dan ada juga sedekah sungai karena ritual mereka disungai”,Ungkapnya.

“Adapun tujuan mereka yang membuat acara ini tetap sama yaitu Wujud Syukur kepada Tuhan,Permohonan Keselamatan (Tolak Bala), Pengharapan Rezeki,Penghormatan terhadap Alam, Pelestarian Tradisi Leluhur dengan menumbalkan kepala sapi atau kerbau kelaut atau kesungai sebagai puncak Sakral dan pelengkap acara tersebut”.

“Terkait Fenomena ini Muktamar NU (Nahdlatul Ulama) pada tahun 1930 sudah mengharamkan sedekah bumi dan laut yang terdapat didalamnya unsur-unsur yang melanggar syariat, termasuk sesajen dengan kepala kerbau,kambing, Sapi dll”.

“MUI diberbagai daerah tersebut sudah memfatwakan Haram (tingkat daerah seperti Demak dan Sulsel) .

MUI menyoroti tradisi larung sesaji (seperti kepala kerbau) karena dua alasan:

โ—‹Syirik: Dianggap sebagai perbuatan menyekutukan Allah Subhana Wata’ala karena meyakini ada campur tangan selain Allah.

โ—‹Pencemaran dan Mubadzir : Membuang sesajen ke laut yang mengakibatkan pencemaran lingkungan dan Mubadzir karena membuang Makanan yang masih bisa dimakan.

“Jadi tidak benar kalau ritual tersebut hanya disebut sebagai simbolis saja, karena ini bukan hal baru dilakukan di pelosok negeri Indonesia. atau bisa jadi hendrianto belum memahami hakikat dan tujuan ritual tersebut dilakukan. ini bantahan khusus terkait “Simbolis Adat Yang disebut oleh Hendrianto”,Ungkapnya.

๐—”๐—ฝ๐—ฎ๐—ธ๐—ฎ๐—ต ๐˜€๐˜‚๐—ฑ๐—ฎ๐—ต ๐—ฏ๐—ฒ๐—ป๐—ฎ๐—ฟ ๐—–๐—ฎ๐—ฟ๐—ฎ ๐—›๐—ฒ๐—ป๐—ฑ๐—ฟ๐—ถ๐—ฎ๐—ป๐˜๐—ผ ๐—ฑ๐—ฎ๐—น๐—ฎ๐—บ ๐—บ๐—ฒ๐—บ๐—ฎ๐—ต๐—ฎ๐—บ๐—ถ ๐—ธ๐—ฎ๐—ถ๐—ฑ๐—ฎ๐—ต “๐—”๐—น-๐—จ๐—บ๐˜‚๐—ฟ๐˜‚ ๐—ฏ๐—ถ ๐— ๐—ฎ๐—พ๐—ฎ๐˜€๐—ต๐—ถ๐—ฑ๐—ถ๐—ต๐—ฎ”?

“Beliau melanjutkan, Apakah cukup dalam suatu amalan itu hanya bermodal dan bergantung niat baik saja? tentu jawaban nya “Tidak”.

Sebagaimana perkataan Ibnu Masโ€™uud radhiallahu โ€˜anhu:

โ€œBetapa banyak orang yang menginginkan kebaikan akan tetapi tidak meraihnyaโ€

“Jadi Niat baik Saja, tidak cukup!!!

Niat baik harus di iringi dengan praktek amalan yang benar, kalau Niatnya sedekah tetapi sedekahnya ke sungai dan kelaut, Ya gak nyambung, Bahkan niat baik malah Jadi dosa syirik”. Atau contoh lain misalnya Maling Kotak Amal tapi niatnya membantu Fakir miskin, Lalu karena niatnya baik apakah lantas perbuatan salah nya menjadi Boleh? kan enggak”, Ujar beliau sambil tertawa dan menyeruput kopinya.

๐—ก๐—ฎ๐˜€๐—ฒ๐—ต๐—ฎ๐˜ ๐—ฏ๐—ฒ๐—น๐—ถ๐—ฎ๐˜‚ ๐˜‚๐—ป๐˜๐˜‚๐—ธ ๐—›๐—ฒ๐—ป๐—ฑ๐—ฟ๐—ถ๐—ฎ๐—ป๐˜๐—ผ (๐—๐˜‚๐—ฟ๐—ป๐—ฎ๐—น๐—ถ๐˜€) ๐—ฑ๐—ฎ๐—ป ๐˜€๐—ถ๐—ฎ๐—ฝ๐—ฎ๐—ฝ๐˜‚๐—ป ๐˜†๐—ฎ๐—ป๐—ด ๐—บ๐—ฒ๐—บ๐—ฏ๐—ฎ๐—ฐ๐—ฎ ๐—ฎ๐—ฟ๐˜๐—ถ๐—ธ๐—ฒ๐—น ๐—ถ๐—ป๐—ถ

“Wahai ananda Serahkan setiap urusan itu pada ahlinya, ini adalah prinsip penting dalam Islam dan kehidupan umum untuk memastikan keberhasilan dan mencegah kehancuran, didasarkan pada hadits riwayat Bukhari (No. 6015) yang menekankan bahaya menyerahkan urusan kepada yang tidak kompeten.

Prinsip ini menuntut amanah diletakkan pada orang yang tepat, baik dalam pekerjaan, kepemimpinan, maupun agama, agar tidak terjadi kekacauan. Jadi ambil Posisi masing-masing, Jangan masuk ke ranah yang bukan ranah kita. Jika sesuatu dipegang oleh yang bukan ahlinya, maka ia akan banyak merusak dari pada memperbaiki” Tutup Beliau Kepada PropamNews.(Selasa 17/02/2026) Pukul 23:00 Wib di alun-alun kota Jalur.

๐˜Š๐˜ข๐˜ต๐˜ข๐˜ต๐˜ข๐˜ฏ: ๐˜‰๐˜ฆ๐˜ณ๐˜ช๐˜ต๐˜ข/๐˜ˆ๐˜ณ๐˜ต๐˜ช๐˜ฌ๐˜ฆ๐˜ญ ๐˜ช๐˜ฏ๐˜ช ๐˜ฅ๐˜ช๐˜ฃ๐˜ถ๐˜ข๐˜ต ๐˜ข๐˜ฅ๐˜ข๐˜ญ๐˜ข๐˜ฉ ๐˜ด๐˜ฆ๐˜ฃ๐˜ข๐˜จ๐˜ข๐˜ช ๐˜ฑ๐˜ฆ๐˜ฏ๐˜บ๐˜ฆ๐˜ช๐˜ฎ๐˜ฃ๐˜ข๐˜ฏ๐˜จ ๐˜ต๐˜ฆ๐˜ณ๐˜ฌ๐˜ข๐˜ช๐˜ต ๐˜ฌ๐˜ญ๐˜ข๐˜ณ๐˜ช๐˜ง๐˜ช๐˜ฌ๐˜ข๐˜ด๐˜ช ๐˜ฃ๐˜ข๐˜ฏ๐˜จ ๐˜ฉ๐˜ฆ๐˜ฏ๐˜ฅ๐˜ณ๐˜ช๐˜ข๐˜ฏ๐˜ต๐˜ฐ ๐˜ต๐˜ข๐˜ฏ๐˜ฑ๐˜ข ๐˜ฎ๐˜ฆ๐˜ณ๐˜ฆ๐˜ฏ๐˜ฅ๐˜ข๐˜ฉ๐˜ฌ๐˜ข๐˜ฏ ๐˜ฑ๐˜ช๐˜ฉ๐˜ข๐˜ฌ ๐˜ฎ๐˜ข๐˜ฏ๐˜ข๐˜ฑ๐˜ถ๐˜ฏ, ๐˜‘๐˜ช๐˜ฌ๐˜ข ๐˜ข๐˜ฅ๐˜ข ๐˜’๐˜ฆ๐˜ด๐˜ข๐˜ญ๐˜ข๐˜ฉ๐˜ข๐˜ฏ ๐˜ฅ๐˜ข๐˜ญ๐˜ข๐˜ฎ ๐˜—๐˜ฆ๐˜ฏ๐˜ถ๐˜ญ๐˜ช๐˜ด๐˜ข๐˜ฏ ๐˜ฌ๐˜ข๐˜ฎ๐˜ช ๐˜ด๐˜ช๐˜ข๐˜ฑ ๐˜ฎ๐˜ฆ๐˜ฏ๐˜ฆ๐˜ณ๐˜ช๐˜ฎ๐˜ข ๐˜ฎ๐˜ข๐˜ด๐˜ถ๐˜ฌ๐˜ข๐˜ฏ ๐˜ฅ๐˜ข๐˜ณ๐˜ช ๐˜ด๐˜ช๐˜ข๐˜ฑ๐˜ข๐˜ฑ๐˜ถ๐˜ฏ, ๐˜›๐˜ฆ๐˜ฏ๐˜ต๐˜ถ ๐˜ฉ๐˜ข๐˜ณ๐˜ถ๐˜ด ๐˜ฅ๐˜ฆ๐˜ฏ๐˜จ๐˜ข๐˜ฏ ๐˜ค๐˜ข๐˜ณ๐˜ข ๐˜บ๐˜ข๐˜ฏ๐˜จ ๐˜ฃ๐˜ข๐˜ช๐˜ฌ.

_______

Cra

_____

Berita Terkait

Dana Rp111 Juta Menguap? Kualitas Bangunan Dipertanyakan, K3 Diabaikan, Kepala Sekolah ‘Kabur’ Saat Dimintai Tanggung Jawab”
Squad 180 Melaju ke Final, Ribuan Penonton Padati Semifinal Turnamen Bola Voli Kapolres Pandeglang
Perayaan Haul, Imtihan Madrasah Al – Ikhlas yang Ke – 21 Tahun 2026
Sambut HUT ke 80 Bhayangkara , Polres Cianjur Tebar Kepedulian Melalui Bakti Sosial untuk Masyarakat ยญ
Semangat Hari Bhayangkara ke-80, Satlantas Polres Cianjur dan Taruna Akpol Tebar Kepedulian Melalui Jumat Keliling
LBH PPBNI Satria Banten DPAC Pagelaran Apresiasi Kesepakatan Dishub, BPPKB, dan PPBNI Terkait Pengelolaan Parkir
Kepala BPN Tangsel Sambut Humanis Aksi Warga Situ Rompong ,Janji Telusuri Proses Penerbitan SHGB
Kaperwil Media Propam News TV Kalbar Ajak Seluruh Rekan Jaga Nama Baik Media dan Perkuat Rasa Memiliki

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 04:24

Dana Rp111 Juta Menguap? Kualitas Bangunan Dipertanyakan, K3 Diabaikan, Kepala Sekolah ‘Kabur’ Saat Dimintai Tanggung Jawab”

Sabtu, 13 Juni 2026 - 03:23

Squad 180 Melaju ke Final, Ribuan Penonton Padati Semifinal Turnamen Bola Voli Kapolres Pandeglang

Sabtu, 13 Juni 2026 - 03:05

Perayaan Haul, Imtihan Madrasah Al – Ikhlas yang Ke – 21 Tahun 2026

Jumat, 12 Juni 2026 - 21:22

Sambut HUT ke 80 Bhayangkara , Polres Cianjur Tebar Kepedulian Melalui Bakti Sosial untuk Masyarakat ยญ

Jumat, 12 Juni 2026 - 14:29

Semangat Hari Bhayangkara ke-80, Satlantas Polres Cianjur dan Taruna Akpol Tebar Kepedulian Melalui Jumat Keliling

Jumat, 12 Juni 2026 - 13:34

Kepala BPN Tangsel Sambut Humanis Aksi Warga Situ Rompong ,Janji Telusuri Proses Penerbitan SHGB

Jumat, 12 Juni 2026 - 13:29

Kaperwil Media Propam News TV Kalbar Ajak Seluruh Rekan Jaga Nama Baik Media dan Perkuat Rasa Memiliki

Jumat, 12 Juni 2026 - 13:07

Pastor Paroki Katedral Sintang Berkati Pengurus Misa ASN Katolik Pemkab Sintang

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x