NGINGI RIAU//ProvamNewsTv.Id โ Kondisi infrastruktur di Jalan Lintas Teluk KuantanโKiliran Jao, tepatnya di Desa Kasang, Kecamatan Kuantan Mudik Kuansing Riau, kini menjadi sorotan tajam lantaran mengancam keselamatan para pengguna jalan.
Pagar pembatas jembatan yang hancur akibat kecelakaan tunggal sebuah truk tronton bermuatan batu bara pada Februari lalu, hingga kini terpantau masih dalam kondisi rusak parah tanpa ada tanda-tanda perbaikan dari pihak terkait.
Hal ini menimbulkan kekhawatiran mendalam bagi warga dan pengendara yang melintas, mengingat lokasi tersebut berada tepat di area tikungan tajam yang rawan kecelakaan.
โInsiden yang memicu kerusakan ini terjadi pada Rabu, 11 Februari 2026, ketika sebuah truk roda sepuluh diduga mengalami rem blong saat melaju di jalan menurun dan menikung menuju jembatan.
Kendaraan besar tersebut terbalik dan menghantam keras besi pembatas jalan hingga jebol. Meski kejadian tersebut sudah berlalu cukup lama, ketiadaan struktur pelindung di sisi jembatan membuat area tersebut menjadi “lubang maut” bagi kendaraan lain, terutama saat malam hari atau cuaca buruk di mana jarak pandang pengemudi menjadi sangat terbatas.
โNopri, salah seorang warga Kuantan Mudik yang sering melintasi jalur tersebut, mengungkapkan keresahannya kepada awak media pada Rabu (04/04/2026). Ia menegaskan bahwa posisi kerusakan yang berada di tikungan membuat pengendara seringkali tidak menyadari adanya bagian jembatan yang terbuka tanpa pagar pengaman.
Menurutnya, jika pembiaran ini terus berlanjut tanpa langkah konkret dari otoritas berwenang, maka lokasi tersebut dipastikan akan kembali memakan korban jiwa dalam waktu dekat.
โMelihat kondisi yang semakin mengkhawatirkan ini, besar harapan masyarakat agar Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi dan Pemerintah Provinsi Riau segera memberikan atensi serius.
Pemerintah diharapkan tidak menunggu adanya korban baru untuk bergerak melakukan perbaikan teknis pada pagar pembatas jembatan tersebut. Percepatan renovasi infrastruktur ini sangat dinantikan demi menjamin rasa aman bagi masyarakat dan memastikan arus lalu lintas di jalur lintas provinsi ini tetap kondusif serta bebas dari risiko kecelakaan fatal.*
cw/Red








