Wujudkan Keadilan Agraria, Polri Hadiri Diskusi Publik dan Launching Kajian Penanganan Konflik di Komnas HAM

- Reporter

Senin, 9 Maret 2026 - 12:38

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA //propamnewstv.id/ – Dalam upaya menciptakan iklim investasi yang kondusif sekaligus menjamin hak asasi masyarakat, Polri menghadiri Launching dan Diskusi Publik Kajian Penanganan Konflik Agraria di Kantor Komnas HAM, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (9/3/2026). Hadir dalam kegiatan tersebut, Auditor Sispamobvitnas Utama TK II Baharkam Polri, Brigjen Pol. Dr. E. Zulpan, S.I.K., M.Si., menekankan bahwa penanganan sengketa lahan memerlukan instrumen yang tepat agar tidak menghambat pembangunan nasional.

Sebagai pejabat di lingkungan Baharkam Polri, Brigjen Pol. E. Zulpan menggarisbawahi pentingnya peran Sispamobvitnas (Sistem Pengamanan Objek Vital Nasional) dalam memitigasi potensi konflik di area strategis. Menurutnya, koordinasi lintas lembaga antara kementerian (ATR/BPN, ESDM, Kehutanan) dengan Polri adalah kunci utama.

“Polri berkomitmen penuh untuk hadir sebagai penengah yang adil. Melalui sistem pengamanan objek vital yang terintegrasi, kita ingin memastikan bahwa operasional investasi tetap berjalan tanpa mengabaikan hak-hak masyarakat adat maupun legalitas kepemilikan tanah,” ujar Brigjen Pol. Dr. E. Zulpan di sela-sela diskusi. Ia juga menambahkan bahwa pendekatan Polri saat ini jauh lebih mengedepankan sisi preventif. “Penanganan konflik agraria oleh Polri dilakukan melalui pendekatan pemeliharaan keamanan dan penyelesaian damai. Namun, jika ada pelanggaran hukum, Polri akan bertindak profesional dan berkeadilan,” tegasnya.

Diskusi yang juga dihadiri oleh kementerian terkait, Kompolnas, KSP, hingga organisasi lingkungan seperti WALHI dan Greenpeace ini, membedah akar masalah mulai dari tumpang tindih izin hingga sengketa lahan adat. Hasil kajian ini diharapkan menjadi kompas bagi personel Polri di lapangan dalam mengambil tindakan yang tidak hanya tegas secara hukum, tetapi juga diterima secara sosial. Dengan peluncuran kajian ini, Polri optimis dapat menurunkan tensi konflik agraria di berbagai daerah, sekaligus memberikan jaminan keamanan bagi aset-aset strategis negara yang masuk dalam kategori Objek Vital Nasional

Tim(Red)

Berita Terkait

Polres Demak Dorong Pelajar Cakap dan Bijak Menggunakan AI
Polres Demak dan Lintas Sektor Perkuat Antisipasi Karhutla
Harga Terjangkau Pasar Murah di Pemurus Baru Bantu Ibu Rumah Tangga Banjarmasin
Bupati Sintang Lepas Keberangkatan 460 Prajurit Batalyon 642 Kapuas Menuju Papua
Atlet Nasional Zigi Zaresta Yuda Bimbing Atlet KATA Kuningan Jelang Kejurkab & Porprov 2026
Koperasi PWDPI dan APJI Gelar Pelatihan Jajan Pasar, Angkat Ibu Rumah Tangga dan UMKM Tingkatkan Ekonomi Keluarga  
Kadar Garam Tembus 2.119 PPM, PAM Bandarmasih Stop Total Intake Sungai Bilu
Kurun Waktu Tiga Hari, Satres Narkoba Polres Binjai Tangkap Lima Terduga Bandar Narkoba*
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 12:03

Polres Demak Dorong Pelajar Cakap dan Bijak Menggunakan AI

Selasa, 11 Agustus 2026 - 08:44

Polres Demak dan Lintas Sektor Perkuat Antisipasi Karhutla

Selasa, 11 Agustus 2026 - 08:41

Harga Terjangkau Pasar Murah di Pemurus Baru Bantu Ibu Rumah Tangga Banjarmasin

Selasa, 11 Agustus 2026 - 08:36

Bupati Sintang Lepas Keberangkatan 460 Prajurit Batalyon 642 Kapuas Menuju Papua

Selasa, 11 Agustus 2026 - 08:31

Atlet Nasional Zigi Zaresta Yuda Bimbing Atlet KATA Kuningan Jelang Kejurkab & Porprov 2026

Senin, 10 Agustus 2026 - 11:52

Kadar Garam Tembus 2.119 PPM, PAM Bandarmasih Stop Total Intake Sungai Bilu

Senin, 10 Agustus 2026 - 10:13

Kurun Waktu Tiga Hari, Satres Narkoba Polres Binjai Tangkap Lima Terduga Bandar Narkoba*

Senin, 10 Agustus 2026 - 10:03

Disdukcapil Kuningan Gelar “Grebek IKD” ke Sekolah, Percepat Aktivasi Identitas Digital Pelajar

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x