Warung Remang-Remang di Kuliner Cimanuk Digerebek,Petugas Satpol PP, Sound System Disita, Warga Tagih Ketegasa gan Tanpa Kompromi

- Reporter

Selasa, 2 Juni 2026 - 03:45

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

  Foto: Razia warung remang remang

 

JABAR //propamnewstv.id/ – Setelah lama menjadi bahan keluhan dan perbincangan masyarakat, deretan warung remang-remang di kawasan Kuliner Cimanuk (Kulcim) akhirnya digerebek petugas gabungan Satpol PP bersama dinas terkait. Dalam operasi tersebut, petugas bertindak tegas dengan menyita sejumlah sound system yang diduga digunakan untuk menunjang aktivitas yang dinilai menyimpang dari fungsi kawasan kuliner.

 

Razia itu seolah menjadi jawaban atas keresahan warga yang selama ini mempertanyakan keseriusan pemerintah dalam menertibkan aktivitas di kawasan yang dibangun sebagai pusat kuliner dan ruang publik masyarakat.

 

Petugas bergerak menyisir warung demi warung yang selama ini menjadi sorotan. Pemeriksaan dilakukan terhadap aktivitas usaha, penggunaan fasilitas, hingga dugaan pelanggaran aturan yang terjadi di lokasi.

 

Suasana yang biasanya dipenuhi dentuman musik mendadak berubah ketika petugas mulai mengamankan perangkat pengeras suara. Sound system yang selama ini menjadi penunjang aktivitas di sejumlah warung langsung diangkut sebagai barang sitaan.

 

Bagi sebagian warga, penyitaan tersebut bukan sekadar penegakan aturan, melainkan simbol bahwa pemerintah akhirnya turun tangan menghadapi persoalan yang selama ini dianggap dibiarkan berlarut-larut.

 

“Jangan sampai kawasan kuliner berubah menjadi tempat yang membuat masyarakat tidak nyaman. Kalau memang melanggar aturan, harus ditindak tegas,” ujar salah seorang warga.

 

Keberadaan warung remang-remang di kawasan Kuliner Cimanuk memang telah lama menuai sorotan. Selain kebisingan hingga larut malam, aktivitas di beberapa titik disebut kerap menimbulkan kesan negatif yang dinilai mencederai citra kawasan wisata kuliner keluarga.

 

Warga menilai kondisi tersebut tidak boleh dianggap sepele. Sebab jika terus dibiarkan, bukan hanya ketertiban yang terganggu, tetapi juga nama baik kawasan Kulcim yang selama ini menjadi salah satu ikon ruang publik di Kabupaten Indramayu.

 

Meski mengapresiasi langkah Satpol PP, masyarakat mengingatkan agar operasi tersebut tidak berhenti sebagai tontonan sesaat. Mereka meminta pemerintah menunjukkan keberanian yang sama setiap kali ditemukan pelanggaran, tanpa tebang pilih dan tanpa kompromi.

 

Muncul pula pertanyaan dari masyarakat mengenai bagaimana warung-warung yang selama ini menjadi sorotan bisa terus beroperasi hingga akhirnya memicu banyak keluhan publik. Karena itu, warga meminta pengawasan dilakukan lebih ketat dan berkelanjutan.

 

Razia dan penyitaan sound system ini menjadi peringatan keras bahwa pemerintah tidak boleh kalah oleh pelanggaran yang terjadi di ruang publik. Kawasan Kuliner Cimanuk harus dikembalikan pada fungsi utamanya sebagai pusat kuliner, ruang rekreasi keluarga, dan wajah kebanggaan masyarakat Indramayu.

 

Kini publik menunggu langkah berikutnya. Sebab yang diharapkan warga bukan hanya sound system yang disita, melainkan tindakan nyata yang mampu memastikan kawasan Kuliner Cimanuk benar-benar bersih dari aktivitas yang meresahkan dan tidak lagi menjadi sumber keluhan masyarakat.

 

(A Irsyad )//red

Berita Terkait

*LAZNAS Rumah Zakat dan FDIK UIN Antasari Bahas Kolaborasi Ekosistem Digital Filantropi melalui Infak.ID*
Pemkab Sintang Naikan Status Bencana Karhutla Dari Siaga Ke Tanggap Darurat
APINDO Galang Kesatuan Pengusaha Kalsel
*Polda Kalsel Raih Penghargaan di Hari Bhayangkara Ke-80 Tahun 2026*
LAHAN TRANS PAPUYUAN KECAMATAN LAMPIHONG KABUPATEN BALANGAN TERBAKAR HEBAT
KEBAKARAN RUMAH DI DESA MARAJAI RT. 01 KECAMATAN HALONG KABUPATEN BALANGAN
*APEL GELAR PASUKAN DALAM RANGKA PENANGGULANGAN KARHUTLA DI WILAYAH KABUPATEN BALANGAN*
Harapan di Atas Keterbatasan: Warga Desa Jayamekar Tak Bisa Berjalan, Tinggal di Rumah Ambruk Butuh Uluran Tangan Pemerintah
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 11:07

*LAZNAS Rumah Zakat dan FDIK UIN Antasari Bahas Kolaborasi Ekosistem Digital Filantropi melalui Infak.ID*

Kamis, 13 Agustus 2026 - 10:49

Pemkab Sintang Naikan Status Bencana Karhutla Dari Siaga Ke Tanggap Darurat

Kamis, 13 Agustus 2026 - 10:38

APINDO Galang Kesatuan Pengusaha Kalsel

Kamis, 13 Agustus 2026 - 06:11

LAHAN TRANS PAPUYUAN KECAMATAN LAMPIHONG KABUPATEN BALANGAN TERBAKAR HEBAT

Kamis, 13 Agustus 2026 - 06:05

KEBAKARAN RUMAH DI DESA MARAJAI RT. 01 KECAMATAN HALONG KABUPATEN BALANGAN

Kamis, 13 Agustus 2026 - 05:58

*APEL GELAR PASUKAN DALAM RANGKA PENANGGULANGAN KARHUTLA DI WILAYAH KABUPATEN BALANGAN*

Kamis, 13 Agustus 2026 - 05:50

Harapan di Atas Keterbatasan: Warga Desa Jayamekar Tak Bisa Berjalan, Tinggal di Rumah Ambruk Butuh Uluran Tangan Pemerintah

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:27

Semarak Gelar Seni Pencak Silat di Alun-Alun Mandalawangi, Jaga Warisan Budaya Perkokoh Persatuan  

Berita Terbaru

Berita

APINDO Galang Kesatuan Pengusaha Kalsel

Kamis, 13 Agu 2026 - 10:38

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x