//propamnewstv.id – Tradisi perayaan Natal di beberapa negara memperlihatkan sisi berbeda dari kelaziman umum. Namun, semua memiliki garis tepi yang sama, mereka merayakannya lebih komunal, lebih reflektif, dan jauh dari dunia yang materialistis.
Jika Anda merasa makna Natal yang sebenarnya terkubur di bawah tumpukan kertas kado, itu mungkin sesuatu yang lazim. Tapi coba lihat bagaimana negara lain merayakannya, dan mungkin bisa memberi Anda wawasan baru yang mengejutkan.
Tradisi perayaan Natal memang sangat bervariasi dari satu tempat ke tempat lain. Hal itu bisa terjadi lantaran perbedaan lanskap, sejarah, nilai-nilai, dan iklim di masing-masing negara. Walaupun banyak negara ada tradisi bertukar hadiah, namun ada ritual-ritual di negara itu yang sangat berbeda. Kebiasaan yang telah lama dicintai ini, menunjukkan kepada kita, Natal tidak perlu bersifat transaksional. Natal dapat bersifat kolaboratif, kreatif, atau berbasis komunitas.
Source. Angga








