
KALBAR //propamnewstv.id/–Entikong Senin, 7 September 2026 – Aparat gabungan dari unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, instansi vertikal, serta tokoh masyarakat menggelar aksi nyata pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia, Kecamatan Entikong. Aksi bersama ini diwujudkan melalui pemasangan spanduk imbauan berukuran 1,5 x 3 meter di sejumlah titik strategis guna meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata soliditas dan komitmen bersama dalam memetakan serta mengantisipasi potensi bencana kabut asap yang kerap melanda wilayah perbatasan. Aksi pemasangan spanduk imbauan ini melibatkan sinergi besar dari berbagai pihak, antara lain Bais TNI, Tim Penyuluh Karhutla Mabes TNI, SGI Kodam XII/Tanjungpura, Binda Entikong, Tim Intelrem 121/Alambhana Wanawai, Satgas Pamtas Yonarmed 19/Bogani, Polsek Entikong, Koramil 1204-21/Entikong, Resort KSDA Entikong, Kepala Desa Entikong beserta Tokoh Masyarakat Entikong.

Pemasangan spanduk berukuran besar ini sengaja ditempatkan di area publik jalur pelintasan utama agar mudah terlihat dan dibaca oleh warga lokal maupun pelintas batas. Pesan di dalam spanduk menekankan larangan membuka lahan dengan cara membakar. Kepala Desa Entikong memberikan apresiasi penuh atas perhatian dan keterlibatan seluruh instansi keamanan dan lingkungan hidup di wilayahnya. Beliau juga memberikan imbauan tegas kepada seluruh Masyarakar “Kami meminta agar masyarakat segera melaporkan kepada pemerintah desa, TNI/Polri, dan Instansi Terkait jika adanya titik api yang berpotensi menjadi kebakaran yang meluas,” ujar Kades Entikong.
Melalui langkah preventif terpadu ini, diharapkan angka kejadian Karhutla di wilayah perbatasan dapat ditekan seminimal mungkin. Kesadaran masyarakat merupakan kunci utama dalam menciptakan lingkungan perbatasan yang aman, hijau, dan bebas dari polusi asap.
Tim//red


