Ternate, // PropamNewstv.id – Kantor SAR Ternate, Maluku Utara, mengimbau masyarakat, terutama nelayan, pemilik kapal, dan pengguna jasa transportasi laut, untuk mewaspadai gelombang tinggi. Mereka diminta menunda sementara aktivitas pelayaran di tengah cuaca buruk.
“Kami mengimbau agar keselamatan menjadi prioritas utama. Penundaan sementara aktivitas melaut sangat dianjurkan hingga kondisi cuaca kembali membaik,” kata Kepala Kantor SAR Ternate, Iwan Ramdani di Ternate seperti dilansir Antara, Sabtu, 24 Januari 2026.
Iwan meminta pengguna jasa pelayaran untuk tidak beraktivitas, khususnya di wilayah perairan laut lepas dan pesisir yang rawan terdampak gelombang tinggi. Masyarakat pesisir dan wisatawan juga diingatkan untuk tidak melakukan aktivitas di sekitar pantai, seperti berenang, memancing, maupun wisata bahari lainnya selama cuaca ekstrem berlangsung.
Kantor SAR Ternate telah mengeluarkan imbauan kepada operator kapal dan pengelola pelabuhan agar selalu memperhatikan informasi cuaca terkini dari BMKG. Mereka juga diminta memastikan seluruh peralatan keselamatan kapal dalam kondisi baik dan lengkap sebelum berlayar.
“Kami juga mengingatkan agar seluruh pihak tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem lainnya, seperti hujan lebat yang dapat memicu tanah longsor dan banjir di beberapa wilayah,” ucap Iwan.
Apabila terjadi kondisi darurat, masyarakat diminta segera melaporkan kepada Kantor SAR Ternate melalui Call Center 115 atau langsung ke kantor terdekat. Iwan Ramdani juga mengimbau seluruh masyarakat Maluku Utara meningkatkan kewaspadaan menyusul potensi cuaca ekstrem, berupa angin kencang, di wilayah perairan setempat dalam beberapa hari ke depan.
Imbauan ini dikeluarkan berdasarkan prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang memprediksi peningkatan kecepatan angin serta gelombang tinggi di sejumlah perairan Maluku Utara.
“Berdasarkan informasi BMKG, dalam beberapa hari ke depan wilayah perairan Provinsi Maluku Utara berpotensi mengalami angin kencang. Hal ini juga dibuktikan dengan adanya beberapa file aktif pelaksanaan operasi SAR di wilayah kerja Kantor SAR Ternate,” ujar Iwan Ramdani.
(Sumber : Metrotv)








