Rupiah Masih Nggak Banyak Gerak di Rp16.985 per USD

- Reporter

Selasa, 20 Januari 2026 - 03:34

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, // PropamNewstv.id – Nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada pembukaan perdagangan hari kembali mengalami pelemahan. Mata uang Garuda tak berdaya meski dolar AS juga mengalami tekanan akibat situasi global.

Mengutip data Bloomberg, Selasa, 20 Januari 2026, rupiah berada di level Rp16.985 per USD. Mata uang Garuda tersebut melemah 30 poin atau setara 0,18 persen dari Rp16.887 per USD pada penutupan perdagangan sebelumnya.

Sementara menukil data Yahoo Finance, rupiah pada waktu yang sama berada di level Rp16.930 per USD. Rupiah melemah dari Rp16.876 per USD pada pembukaan perdagangan kemarin.

Rupiah diprediksi melemah

Analis pasar uang Ibrahim Assuaibi memproyeksikan, nilai tukar rupiah akan bergerak fluktuatif dengan kecenderungan melemah. Pada Selasa, 20 Januari 2026, rupiah akan bergerak di rentang Rp16.950 hingga Rp16.980 per dolar AS.

Ibrahim menjelaskan tekanan utama rupiah saat ini berasal dari kekhawatiran terhadap kondisi fiskal Indonesia. Defisit anggaran pemerintah tahun lalu tercatat mendekati batas maksimal 3 persen dari PDB, sementara penerimaan pajak belum menunjukkan pemulihan yang signifikan.

“Kondisi ini menambah tekanan terhadap pergerakan mata uang rupiah,” ujar Ibrahim dalam keterangan resminya.

Dari sisi global, meskipun dolar AS tidak menguat signifikan, pasar tetap dibayangi oleh ancaman tarif impor Presiden AS Donald Trump sebesar 10 hingga 25 persen terhadap negara-negara Eropa. Kebijakan tersebut memicu ketidakpastian dan mendorong investor bersikap hati-hati terhadap aset berisiko, termasuk mata uang negara berkembang.

Sementara itu, pertumbuhan ekonomi Tiongkok yang tercatat 5,0 persen memberikan sentimen campuran. Meski sesuai target pemerintah Beijing, lemahnya konsumsi domestik Tiongkok dinilai berpotensi menekan prospek ekspor negara mitra dagang di Asia, termasuk Indonesia.

(Sumber : Metrotv)

Berita Terkait

Puskesmas Entikong Gelar Cek Kesehatan Gratis di Pasar Modern PLBN Entikong
Dugaan Penyimpangan Anggaran Ambulans di Muaro Jambi: Mendorong Audit Forensik Demi Transparansi Publik
Polres Demak Ungkap Dugaan Kekerasan Seksual di Al Anfas, Pengasuh Jadi Tersangka
Warga Indonesia memfaatkan waktu liburan dengan berkunjung ke malaysia.
*Ayo Cek Kesehatan Gratis Bersama Polda Banten dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-80*
Kapolres Cianjur Sampaikan Ucapan Dirgahayu Polisi Militer TNI Angkatan Darat ke-80
Dipimpin Langsung Bupati, Kontingen Kuningan Turunkan 140 Orang di Porsenitas XIII, Bidik Juara Umum  
PWDPI dan IKRAR, Mendesak Dindikpora Pandeglang Berikan Sanksi Tegas Oknum Kepsek SDN Cibitung 2 Kecamatan Munju

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 14:15

Puskesmas Entikong Gelar Cek Kesehatan Gratis di Pasar Modern PLBN Entikong

Senin, 22 Juni 2026 - 13:40

Dugaan Penyimpangan Anggaran Ambulans di Muaro Jambi: Mendorong Audit Forensik Demi Transparansi Publik

Senin, 22 Juni 2026 - 13:18

Polres Demak Ungkap Dugaan Kekerasan Seksual di Al Anfas, Pengasuh Jadi Tersangka

Senin, 22 Juni 2026 - 12:58

Warga Indonesia memfaatkan waktu liburan dengan berkunjung ke malaysia.

Senin, 22 Juni 2026 - 12:54

*Ayo Cek Kesehatan Gratis Bersama Polda Banten dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-80*

Senin, 22 Juni 2026 - 09:54

Dipimpin Langsung Bupati, Kontingen Kuningan Turunkan 140 Orang di Porsenitas XIII, Bidik Juara Umum  

Senin, 22 Juni 2026 - 09:46

PWDPI dan IKRAR, Mendesak Dindikpora Pandeglang Berikan Sanksi Tegas Oknum Kepsek SDN Cibitung 2 Kecamatan Munju

Senin, 22 Juni 2026 - 09:13

Samsat Go Kecamatan Hadir di Entikong, Warga Diimbau Manfaatkan Layanan Pajak Kendaraan

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x