Rencana pemerintah beri MBG ke lansia – Mending diganti uang atau beras?

- Reporter

Selasa, 13 Januari 2026 - 10:12

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, // PropamNewstv.id – Rencana pemerintah memberi makanan bergizi gratis (MBG) untuk lansia disebut harus memiliki petunjuk teknis (juknis) yang jelas, detail dan penuh kehati-hatian. Pasalnya, pemenuhan menu gizi dan pola makan lansia lebih kompleks dibandingkan target penerima MBG lainnya.

Pendiri lembaga kajian Center for Indonesia Strategic Development Initiatives (CISDI) Diah Satyani Saminarsih berkata, tata kelola MBG yang bermasalah untuk lansia akan meningkatkan aspek kerentanan karena kondisi kesehatan yang cenderung menurun serta adanya penyakit tidak menular.

“Risiko yang dialami bukan hanya keracunan, melainkan juga meningkatkan risiko kesehatan yang dapat berimbas pada komplikasi penyakit. Lansia menunjukkan gejala keracunan dan risiko kesehatan yang tidak selalu terlihat,” kata Diah kepada BBC News Indonesia, Kamis (08/01).

Associate Professor Monash University Indonesia bidang Kesehatan Publik, Grace Wangge menyebut ada beberapa aspek penting dalam pemberian MBG pada lansia.

“Pertama dari segi tekstur dan rasa, lalu kandungan yang padat gizi. Kemudian makanan bersih dan higienis, peran caregiver memberikan MBG, serta bagaimana monitoringnya,” kata Grace.

“Lansia tidak seragam. Masing-masing punya masalah kesehatan dan fungsional yang berbeda-beda. Jadi tak bisa setiap lansia itu makanan dan caranya yang sama,” ujarnya.

Sebelumnya, Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau disapa Gus Ipul bilang pemerintah akan memberikan MBG untuk lebih dari 100.000 lansia berusia di atas 75 tahun dan 36.000 penyandang disabilitas pada 2026.

Selain memberikan paket makanan senilai Rp15.000 per porsi itu, Kementerian Sosial (Kemensos) juga menyediakan pengasuh (caregiver) untuk merawat para lansia.

MBG lansia ini merupakan transformasi dari program Kemensos sebelumnya yang bernama Program Permakanan. (Red)

Berita Terkait

Polres Cianjur Jalani Audit Kinerja Tahap I Itwasda Polda Jabar 2026
Kolaborasi BPN dan Kejati Banten, Dorong Penanganan Masalah Pertanahan Lebih Efektif
Andi Mulyati: AJB Organisasi Resmi, Siap Perkuat Sinergi dengan Pemerintah
DKPP Kabupaten Cirebon Gelar Bazar Ikan, Dorong Cegah Stunting dari Meja Makan
Sinergi Pendampingan Hukum dan Energi Terbarukan Berbasis Pemuda
Tanamkan Disiplin Sejak Dini, Satlantas Polres Tabalong Edukasi Anak TK Lewat Program Polisi Sahabat Anak
*Satgas Pangan Polda Kalsel Turun ke Pasar Antasari, Cek Harga dan Stok Bahan Pokok*
*Perkuat Perlindungan PMI, Ditreskrimucm Polda Banten Jalin Kerja Sama dengan BP3MI Banten*

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 03:58

Polres Cianjur Jalani Audit Kinerja Tahap I Itwasda Polda Jabar 2026

Kamis, 23 April 2026 - 03:26

*Korbinmas Baharkam Polri Gelar Apel Pegelaran Kendaraan dan Alusista di Polda Kalsel*

Kamis, 23 April 2026 - 03:04

Kolaborasi BPN dan Kejati Banten, Dorong Penanganan Masalah Pertanahan Lebih Efektif

Kamis, 23 April 2026 - 02:05

Andi Mulyati: AJB Organisasi Resmi, Siap Perkuat Sinergi dengan Pemerintah

Rabu, 22 April 2026 - 14:56

DKPP Kabupaten Cirebon Gelar Bazar Ikan, Dorong Cegah Stunting dari Meja Makan

Rabu, 22 April 2026 - 14:10

Tanamkan Disiplin Sejak Dini, Satlantas Polres Tabalong Edukasi Anak TK Lewat Program Polisi Sahabat Anak

Rabu, 22 April 2026 - 09:10

*Satgas Pangan Polda Kalsel Turun ke Pasar Antasari, Cek Harga dan Stok Bahan Pokok*

Rabu, 22 April 2026 - 09:02

*Perkuat Perlindungan PMI, Ditreskrimucm Polda Banten Jalin Kerja Sama dengan BP3MI Banten*

Berita Terbaru

Audit Kinerja Tahap 1

Polres Cianjur Jalani Audit Kinerja Tahap I Itwasda Polda Jabar 2026

Kamis, 23 Apr 2026 - 03:58

Apel pegelaran kendaraan bermotor

*Korbinmas Baharkam Polri Gelar Apel Pegelaran Kendaraan dan Alusista di Polda Kalsel*

Kamis, 23 Apr 2026 - 03:26

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x