Proyek Betonisasi Jalan di Balaraja Diduga Tidak Profesional, Minim Informasi dan Pengawasan

- Reporter

Jumat, 1 Mei 2026 - 04:01

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

  Foto: Proyek PL jalan Betonisasi.

 

BANTEN //propamnewstv.id/– Kegiatan proyek Petunjukan Langsung (PL) Kecamatan Balaraja dengan judul pemeliharaan jalan betonisasi di Kampung Rangkong RT 002/001, Desa Sukamurni, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang, diduga tidak dilaksanakan secara profesional. Proyek yang bersumber dari APBD Tahun Anggaran 2026 tersebut memiliki volume pekerjaan sepanjang 8 meter dengan lebar 3 meter, serta pagu anggaran sebesar Rp100 juta. Pelaksanaan kegiatan tercatat dilakukan oleh CV Insan Multi Karya dengan waktu pengerjaan selama 21 hari kalender.

 

Berdasarkan hasil pantauan dan investigasi awak media di lokasi pada Kamis (30/4/2026), ditemukan sejumlah kejanggalan pada papan informasi proyek. Tulisan pada papan dinilai tidak jelas dan terkesan tidak rapi, seperti penulisan lokasi yang berbeda (Kampung Rangkong/Rangkok), rincian volume pekerjaan, hingga penulisan nilai anggaran yang tidak sesuai standar penulisan administrasi.

 

Selain itu, tidak ditemukan pihak pelaksana di lokasi proyek. Saat dikonfirmasi, ketua RT setempat maupun para pekerja mengaku tidak mengetahui secara pasti siapa pelaksana kegiatan tersebut.

 

Upaya konfirmasi kepada pihak Pemerintah Desa Sukamurni melalui pesan singkat juga tidak membuahkan hasil. Pihak desa mengaku tidak mengetahui detail pelaksana proyek yang tengah berjalan di wilayahnya.

 

Kondisi ini memunculkan dugaan bahwa proyek PL Kecamatan Balaraja tersebut dikerjakan tanpa pengawasan yang jelas dan tidak memenuhi standar profesionalisme dalam pelaksanaan kegiatan yang bersumber dari anggaran publik.

 

 

Sementara itu, Camat Balaraja yang telah dihubungi melalui pesan WhatsApp belum memberikan tanggapan hingga berita ini diterbitkan.

 

 

Masyarakat berharap adanya transparansi dan pengawasan lebih ketat terhadap pelaksanaan proyek yang menggunakan dana publik, agar hasil pembangunan sesuai dengan standar kualitas dan akuntabilitas.

 

Tim/red

Berita Terkait

Kalsel Expo 2026 Semakin Semarak, Beragam Kegiatan Terus Digelar 
Sespimmen Polri Latih Kepemimpinan Strategis melalui Studi Lingkungan di Demak
*LAZNAS Rumah Zakat dan FDIK UIN Antasari Bahas Kolaborasi Ekosistem Digital Filantropi melalui Infak.ID*
Pemkab Sintang Naikan Status Bencana Karhutla Dari Siaga Ke Tanggap Darurat
APINDO Galang Kesatuan Pengusaha Kalsel
*Polda Kalsel Raih Penghargaan di Hari Bhayangkara Ke-80 Tahun 2026*
LAHAN TRANS PAPUYUAN KECAMATAN LAMPIHONG KABUPATEN BALANGAN TERBAKAR HEBAT
KEBAKARAN RUMAH DI DESA MARAJAI RT. 01 KECAMATAN HALONG KABUPATEN BALANGAN
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 07:59

Kalsel Expo 2026 Semakin Semarak, Beragam Kegiatan Terus Digelar 

Jumat, 14 Agustus 2026 - 07:23

Sespimmen Polri Latih Kepemimpinan Strategis melalui Studi Lingkungan di Demak

Kamis, 13 Agustus 2026 - 11:07

*LAZNAS Rumah Zakat dan FDIK UIN Antasari Bahas Kolaborasi Ekosistem Digital Filantropi melalui Infak.ID*

Kamis, 13 Agustus 2026 - 10:38

APINDO Galang Kesatuan Pengusaha Kalsel

Kamis, 13 Agustus 2026 - 06:15

*Polda Kalsel Raih Penghargaan di Hari Bhayangkara Ke-80 Tahun 2026*

Kamis, 13 Agustus 2026 - 06:11

LAHAN TRANS PAPUYUAN KECAMATAN LAMPIHONG KABUPATEN BALANGAN TERBAKAR HEBAT

Kamis, 13 Agustus 2026 - 06:05

KEBAKARAN RUMAH DI DESA MARAJAI RT. 01 KECAMATAN HALONG KABUPATEN BALANGAN

Kamis, 13 Agustus 2026 - 05:58

*APEL GELAR PASUKAN DALAM RANGKA PENANGGULANGAN KARHUTLA DI WILAYAH KABUPATEN BALANGAN*

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x