Penertiban PETI ilegal di Kabupaten Sanggau Berjalan Lancar

- Reporter

Rabu, 18 Februari 2026 - 13:52

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sanggau, // PropamNewstv.id – Polda Kalbar – Aparat gabungan dari Polsek Tayan Hulu bersama unsur kecamatan, TNI, dan perangkat desa melaksanakan penertiban serta pemberian imbauan larangan aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di wilayah Desa Berakak, Kecamatan Tayan Hulu, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, Kamis (12/2/2026) mulai pukul 10.00 WIB hingga selesai. Kegiatan ini dilakukan sebagai respons atas keluhan masyarakat terkait pencemaran air Sungai Tayan.

Tim gabungan dipimpin langsung oleh Kapolsek Tayan Hulu dengan melibatkan 10 personel Polsek Tayan Hulu. Turut hadir Kasi Trantib Kecamatan Tayan Hulu Kutipa bersama satu anggota, perwakilan Koramil Tayan Hulu yang diwakili Babinsa Serka Herkulanus Dedi bersama satu anggota, Kawil Dusun Tabot Galong Desa Berakak Viktorianus Sumadi Cerek, Kadat Dusun Sungai Panjang Herman Rahi, Ketua RT Kedungun Dusun Sungai Panjang Desa Riyai Deka, serta perwakilan warga Samuel.

Adapun sasaran kegiatan berada di RT Uk Langsat, Dusun Tabot Galong, Desa Berakak. Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, aktivitas PETI diketahui telah berhenti sementara dan para pekerja tengah beristirahat saat tim tiba di lokasi.

Meski demikian, petugas tetap melakukan langkah persuasif dengan memberikan edukasi dan pemahaman kepada para pekerja agar menghentikan seluruh aktivitas penambangan ilegal tersebut. Aparat juga mengimbau agar seluruh peralatan kerja dikemas dan lokasi segera ditinggalkan demi mencegah dampak lingkungan yang lebih luas.

Kapolsek Tayan Hulu, Iptu Henriyanto Pintor Hutajulu, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk tindak lanjut atas aspirasi masyarakat pengguna air Sungai Tayan yang terdampak pencemaran.

“Kami hadir untuk merespons keluhan warga. Aktivitas PETI di perhuluan Sungai Tayan berdampak langsung terhadap kualitas air yang digunakan masyarakat sehari-hari,” ujarnya dalam keterangan, Minggu (15/2/2026).

Ia menambahkan, pendekatan yang dilakukan mengedepankan langkah preventif dan persuasif. Namun demikian, pihaknya tidak akan segan mengambil tindakan tegas apabila imbauan tidak diindahkan.

“Kami mengutamakan edukasi dan kesadaran hukum. Tetapi apabila masih ditemukan aktivitas ilegal, tentu akan kami proses sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku,” tegasnya.

Menurutnya, keberadaan PETI di wilayah hulu Sungai Tayan telah menyebabkan air sungai menjadi keruh dan tercemar. Kondisi tersebut membuat masyarakat kesulitan memanfaatkan air untuk kebutuhan dasar seperti mandi, mencuci, dan aktivitas rumah tangga lainnya.

Keluhan masyarakat tersebut sebelumnya telah dibahas dalam rapat koordinasi yang digelar pada 26 Januari 2026 di Aula Pertemuan Kantor Camat Tayan Hulu. Rapat tersebut mempertemukan unsur Forkopimcam, perangkat desa, dan perwakilan warga guna mencari solusi atas dampak pencemaran Sungai Tayan akibat aktivitas PETI.

Kapolsek menegaskan bahwa hasil rapat koordinasi menjadi dasar dilaksanakannya kegiatan penertiban gabungan ini. Langkah tersebut sekaligus menunjukkan sinergitas antara Polri, TNI, pemerintah kecamatan, dan perangkat desa dalam menjaga kelestarian lingkungan.

Ke depan, Polsek Tayan Hulu memastikan akan terus melakukan pemantauan dan patroli rutin di wilayah rawan PETI sebagai bentuk komitmen menjaga keamanan, ketertiban, dan kelestarian lingkungan di Kabupaten Sanggau.
#MSS#

Wapimred
Red

Berita Terkait

Pihak orang tua korban pelaku sepakat berdamai, utamakan masa depan dan pemulihan psikologis anak.”
Warga soroti pembanguan kandang ayam petelur bantuan kementrian, melalui aspirasi anggota Dewan DPR RI tanpa papan anggaran . Di Desa marga asih kecamatan cicalengka.kab bandung.
SHOWROOM EVENT & TEST DRIVE GEBYAR XFORCE HYBRID SUPER DEAL SEPTEMBER
Diduga Curi 18 Plat Lining Grinding, Seorang Pria Warga Lano Diamankan Polisi Haruai
Polsek Muara Harus Fasilitasi Penyelesaian Perselisihan Dugaan Penipuan Berkedok Sumbangan di Tabalong
Kemarau Melanda, Air Bersih Mengalir: Polsek Haruai Gandeng PT Jhonlin Baratama Salurkan 15 Ribu Liter Air untuk Warga Kembang Kuning
Perkuat Sinergitas Direktur Media Propam News TV Gelar Audiensi dengan Kapolres Lhokseumawe
Bupati Aceh Utara Yang di Kenal Dengan Sapaan Ayah Wa Mengajak Warga Masyarakat Sukseskan HUT ke 800 Tahun Aceh Utara

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 22:56

Pihak orang tua korban pelaku sepakat berdamai, utamakan masa depan dan pemulihan psikologis anak.”

Senin, 28 September 2026 - 16:40

Warga soroti pembanguan kandang ayam petelur bantuan kementrian, melalui aspirasi anggota Dewan DPR RI tanpa papan anggaran . Di Desa marga asih kecamatan cicalengka.kab bandung.

Senin, 28 September 2026 - 14:54

SHOWROOM EVENT & TEST DRIVE GEBYAR XFORCE HYBRID SUPER DEAL SEPTEMBER

Senin, 28 September 2026 - 14:42

Diduga Curi 18 Plat Lining Grinding, Seorang Pria Warga Lano Diamankan Polisi Haruai

Senin, 28 September 2026 - 14:28

Polsek Muara Harus Fasilitasi Penyelesaian Perselisihan Dugaan Penipuan Berkedok Sumbangan di Tabalong

Senin, 28 September 2026 - 05:01

Perkuat Sinergitas Direktur Media Propam News TV Gelar Audiensi dengan Kapolres Lhokseumawe

Senin, 28 September 2026 - 03:16

Bupati Aceh Utara Yang di Kenal Dengan Sapaan Ayah Wa Mengajak Warga Masyarakat Sukseskan HUT ke 800 Tahun Aceh Utara

Minggu, 27 September 2026 - 15:12

GEMPAR! BANTUAN BERAS BULOG DIDUGA SALAH SASARAN: WARGA MISKIN & LANSIA DI LADANG PANJANG KESULITAN HIDUP!

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x