Foto: memantau pelaksanaan penataan parkir Bus
KALBAR //propamnewstv.id/ – Kabbid Pengembangan PLBN Entikong, Mat Thohir, S.ST., turun langsung ke lapangan untuk memantau pelaksanaan penataan parkir bus yang melayani rute Pontianak–Kuching, Jumat (5/6/2026). Kebijakan tersebut merupakan tindak lanjut hasil rapat koordinasi yang memutuskan bahwa seluruh bus dari Pontianak yang akan menuju Kuching diwajibkan parkir terlebih dahulu di area Pasar Baru PLBN Entikong sebelum pintu masuk kawasan perbatasan dibuka pada pukul 07.00 WIB.
Dalam peninjauannya, Mat Thohir, S.ST didampingi Abdurani, SE., pelaksana teknis kebijakan Subbid Pengembangan kawasan PLBN Entikong Turun Langsung serta berkoordinasi dengan personel Polsek Entikong dan petugas perhubungan untuk membantu mengatur arus lalu lintas kendaraan di sekitar kawasan PLBN agar tetap tertib dan lancar.

Selain memantau situasi di lapangan, Mat Thohir juga memberikan arahan langsung kepada para penumpang bus. Ia mengimbau agar barang bawaan tidak diturunkan di area parkir Pasar Baru untuk kemudian didorong menuju PLBN Entikong.

“Penumpang sebaiknya menurunkan barang di area parkir PLBN saja. Jarak dari Pasar Baru ke PLBN cukup jauh dan akan menyulitkan jika barang harus didorong dari sini,” ujarnya.
Menurutnya, imbauan tersebut sebelumnya juga telah disampaikan kepada seluruh pengelola dan sopir bus agar diteruskan kepada para penumpang sebelum tiba di Entikong.

Ke depan, pihak PLBN Entikong berencana memasang spanduk dan baliho petunjuk arah menuju fasilitas umum seperti toilet serta papan informasi yang mengingatkan penumpang agar tidak menurunkan barang di area parkir Pasar Baru.

M. Tohir menilai sistem penataan parkir yang baru mulai menunjukkan hasil positif. Bus-bus kini dapat terparkir lebih rapi di kawasan Pasar Baru sebelum memasuki area PLBN, sehingga tidak lagi menyebabkan penumpukan kendaraan di jalur utama.
“Kalau seperti ini penataan parkir bus menjadi lebih tertib dan tidak mengganggu kendaraan lain yang melintas. Berbeda dengan sebelumnya yang sering menyebabkan kemacetan dan penumpukan kendaraan,” katanya.
Ia menambahkan, pihaknya juga tengah mencari solusi terbaik untuk penataan kendaraan travel yang beroperasi di kawasan perbatasan. Tujuannya agar seluruh kendaraan angkutan penumpang, baik bus maupun travel, dapat tertata lebih rapi dan memberikan kenyamanan bagi masyarakat serta pengguna jasa perlintasan di PLBN Entikong
Tim//red


