Para Pedagang Pasar Tradisional Keluhkan Sepinya Pembeli

- Reporter

Rabu, 3 Desember 2025 - 10:19

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung//propamnewstv.id – Keluhan sepinya Pembeli di keluhkan para pedagang pasar tradisional yang ada di Kabupaten Bandung, Provinsi Jawa barat, hal ini di rasakan nya omset mereka rata – rata turun sampai 60 %.

” Omset saya menurun sangat drastis biasanya sehari nya, bisa menjual 30 sampai 50 ekor, sekarang sehari cuma 15 atau kadang 10 ekor perhari, di tambah tidak stabil nya harga, ” Keluh Atan ( 46 ) penjual ayam potong di Los pasar Banjaran.

” Ya begini lah, dagangan kami kadang terbuang percuma karena kurangnya pembeli, omset terjun bebas, entah kapan ini akan berakhir, ” Ujar Yayah ( 56 ) pedagang sayur dan tahu, tempe di Pasar Soreang.

” Kami tadinya berharap hadir nya dapur MBG ( Makan Bergizi Gratis) bisa sedikit membantu kami para pedagang kecil, malahan yang di beli Langsung ke Bandar bandarnya, juga banyaknya Swalayan,super market Kalau begini yang kaya makin kaya yang kecil makin kecil, ” Keluh Dahyan ( 48) pedagang sayur mayur di pasar Soreang Rabu, 03 Desember 2025.

Dalam hal ini para pedagang dari beberapa pasar yang di temui, meminta kepada para penggerak MBG untuk lebih mengutamakan para pedagang kecil dan memamfaat kan UMKM yang ada di daerah-daerah sekitar tempat Dapur MBG itu berada.

Masyarakat pun berharap setiap program yang di turunkan untuk Rakyat Indonesia, tidak hanya menguntungkan pihak tertentu semata, melainkan untuk semua pihak terutama golongan masyarakat kecil, Karena Pemerintah Republik Indonesia menurunkan setiap program pasti bertujuan untuk kesejahteraan rakyat Indonesia seluruhnya.

Para pedagang pasar tradisional pun, berharap kepada Pemda Kabupaten Bandung dan instansi terkait untuk membantu dalam mencari solusi yang tengah di hadapi sa’at ini.

( Wakabiro Bandung – Eva purnama )

Berita Terkait

Ketum RAMPAS Minta Amien Rais Hentikan Pernyataan yang Dinilai Provokatif, Singgung Dukungan terhadap Program Prabowo
Polda Kalbar dan Badan Karantina Indonesia Mengamankan 42 Ton Bahan Pangan Ilegal dari Malaysia
MAN 2 Bandung Cetak Prestasi, Puluhan Siswa Tembus PTN Favorit Jalur Prestasi 2026
Pemda Sintang Akan Bentuk “Tim Oranye” Untuk Tangani Drainase
Sering Macet, Kawasan Tugu Jam Ditinjau Tim BPJN Kalbar, Ini Kata Bupati Sintang
Nonton Bagindas Gratis di Malam Penutupan Pameran Ekonomi Kreatif dan Kuliner Sintang Tahun 2026
Rayakan Harjad Kota Sintang Ke 664 Tahun 2026, Bupati Sintang Ikuti Makan Saprahan Agung
Jadi Irup Peringatan Harjad Kota Sintang Ke 664 Tahun 2026, Bupati Sintang Ajak Warga Jaga Kebersamaan

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 02:46

Ketum RAMPAS Minta Amien Rais Hentikan Pernyataan yang Dinilai Provokatif, Singgung Dukungan terhadap Program Prabowo

Kamis, 14 Mei 2026 - 02:36

Polda Kalbar dan Badan Karantina Indonesia Mengamankan 42 Ton Bahan Pangan Ilegal dari Malaysia

Kamis, 14 Mei 2026 - 02:23

MAN 2 Bandung Cetak Prestasi, Puluhan Siswa Tembus PTN Favorit Jalur Prestasi 2026

Rabu, 13 Mei 2026 - 11:10

Pemda Sintang Akan Bentuk “Tim Oranye” Untuk Tangani Drainase

Rabu, 13 Mei 2026 - 09:57

Sering Macet, Kawasan Tugu Jam Ditinjau Tim BPJN Kalbar, Ini Kata Bupati Sintang

Rabu, 13 Mei 2026 - 09:42

Rayakan Harjad Kota Sintang Ke 664 Tahun 2026, Bupati Sintang Ikuti Makan Saprahan Agung

Rabu, 13 Mei 2026 - 07:37

Jadi Irup Peringatan Harjad Kota Sintang Ke 664 Tahun 2026, Bupati Sintang Ajak Warga Jaga Kebersamaan

Rabu, 13 Mei 2026 - 00:36

Kapolda Kalbar Berganti, Kaperwil Media Propam News TV Kalbar Mengucapkan Selamat Datang kepada Irjen Albert Teddy Benhard Sianipar

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x