Operasi Militer AS di Venezuela: 56 Tentara Venezuela dan Kuba Tewas, Maduro Ditangkap

- Reporter

Rabu, 7 Januari 2026 - 10:30

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caracas, // PropamNewstv.id – Sedikitnya 56 tentara Venezuela dan Kuba tewas dalam operasi militer Amerika Serikat (AS) untuk menangkap Presiden Nicolas Maduro pada Sabtu (3/1) waktu setempat.

Dalam konfirmasi pertama untuk korban militer, seperti dilansir Associated Press dan AFP, Rabu (7/1/2026), militer Venezuela mengatakan sedikitnya 24 personel militernya tewas dalam operasi militer AS pada 3 Januari lalu, yang diwarnai pengeboman terhadap sejumlah lokasi militer Caracas.

Terdapat lima personel militer Venezuela berpangkat Laksamana yang tewas akibat serangan AS tersebut. Selain merenggut nyawa tentara Venezuela, operasi militer AS itu juga menewaskan sedikitnya 32 personel Angkatan Bersenjata dan Kepolisian Kuba yang bertugas di ibu kota Caracas juga tewas.

Pemerintah Havana telah terlebih dahulu mengumumkan 32 nyawa warganya yang hilang di Venezuela, yang memicu penetapan masa berkabung selama dua hari di pulau Karibia tersebut Para personel militer dan kepolisian Kuba yang tewas ini dilaporkan berusia antara 26 tahun hingga 67 tahun, dengan dua personel di antaranya berpangkat Kolonel dan satu personel lainnya berpangkat Letnan Kolonel Menurut Menteri Pertahanan Venezuela, Vladimir Padrino Lopez, sebagian besar warga Kuba yang tewas di Caracas itu diyakini sebagai anggota pengawal keamanan Maduro.

Lopez menyebut sebagian besar pengawal keamanan Maduro dibantai “dengan kejam” oleh pasukan AS yang membombardir Caracas. Selama 12 tahun kekuasaannya, Maduro sama seperti pendahulunya Hugo Chavez memilih untuk menggunakan tentara-tentara KUba yang terlatih untuk melindungi dirinya Sementara itu, menurut laporan Associated Press, ada lebih banyak warga sipil di Venezuela yang tewas dalam serangan militer AS tersebut.

Namun belum diketahui secara jelas berapa jumlahnya. Otoritas Caracas sejauh ini belum merilis data korban sipil secara resmi ke publik Serangan militer AS itu dimulai dengan gelombang pengeboman terhadap target-target militer Venezuela, dan berpuncak pada kedatangan pasukan khusus Washington menggunakan sejumlah helikopter tempur untuk menangkap Maduro dan istrinya, Cilia Flores, dari sebuah kompleks yang menjadi persembunyiannya.

Maduro dan istrinya kemudian dibawa ke New York dan ditahan di penjara di kota terpadat di AS tersebut. Keduanya baru saja diadili di pengadilan Manhattan pada Senin (5/1) waktu setempat atas serentetan dakwaan pidana federal, termasuk tuduhan konspirasi narkoterorisme.

Baik Maduro maupun istrinya sama-sama mengaku tidak bersalah atas dakwaan-dakwaan yang dijeratkan jaksa federal AS.

(Red)

Berita Terkait

Arab Desak AS Batalkan Serangan ke Iran Demi Cegah Potensi Perang Kawasan
Trump Ancam Tarif 25% bagi Negara yang Berbisnis dengan Iran
Protes diIran berlanjut Korban Tewas Capai 554 Jiwa
China Makin Intensif Tangkap Pemimpin Gereja
Kuba Tak Gentar dengan Ancaman Trump, Siap Membela Kedaulatannya
Soal Presiden Venezuela yang Ditangkap AS, Dosen Hukum: Langgar Hukum Internasional!
Venezuela dan AS Bahas Pembukaan Kembali Hubungan Diplomatik
Cina Kecam Penangkapan Maduro oleh AS

Berita Terkait

Kamis, 12 Februari 2026 - 07:48

Polres Bondowoso Turut Tanam 1.000 Pohon Gerakan Sedekah Oksigen HPN 2026

Kamis, 12 Februari 2026 - 07:45

Satgas Saber Polres Probolinggo Pastikan Harga dan Stok Sembako Hingga BBM Aman Jelang Ramadhan

Kamis, 12 Februari 2026 - 07:40

Polsek Cihurip Polres Garut Lakukan Patroli Tingkatkan Keamanan di Malam Hari

Kamis, 12 Februari 2026 - 07:36

Kapolres Demak Tegaskan Kesiapan Armada Jaga Kamtibmas Jelang Ramadhan dan Mudik

Kamis, 12 Februari 2026 - 07:31

Police Go To School, Program Unggulan Polres Tabalong Ajak Pelajar Tertib Hukum

Kamis, 12 Februari 2026 - 07:21

Menkomdigi Tegaskan Platform Digital Global Wajib Tunduk pada Hukum Indonesia

Kamis, 12 Februari 2026 - 07:14

Wujudkan Kelancaran Pagi, Polsek Limbangan Siaga di Titik Rawan Macet.

Kamis, 12 Februari 2026 - 07:06

Pemprov Sulsel Matangkan Persiapan MTQ VIII KORPRI Nasional 2026, Rakor Dipimpin Ketua KORPRI Pusat

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x