
KALBAR //propamnewstv.id/–Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto menginstruksikan seluruh Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) di Indonesia untuk memetakan (mapping) kawasan rawan peredaran narkoba, terutama kampung-kampung narkoba, serta mengidentifikasi jaringan bandar di wilayah masing-masing. Langkah tegas ini merupakan bagian dari komitmen Polri di bawah kepemimpinan Kapolri baru untuk memberantas narkoba secara masif dan berkelanjutan di seluruh penjuru tanah air.
Berikut adalah poin-poin penting dan perkembangan terkini terkait instruksi tersebut:
1. Fokus Pemetaan dan Target Operasi
• Kampung Narkoba: Kapolri memerintahkan agar seluruh Kapolda mengawasi secara ketat dan melakukan tindakan nyata di titik-titik yang selama ini terkenal sebagai sarang atau basis peredaran gelap narkotika.
• Memburu Bandar Besar: Instruksi tidak hanya menyasar pada pengguna, melainkan wajib mengidentifikasi dan menangkap para bandar yang mengendalikan peredaran di setiap wilayah.
• Sinergi dengan Arahan Presiden: Operasi ini juga digelar sebagai tindak lanjut langsung dari arahan Presiden Prabowo Subianto untuk membersihkan Indonesia dari peredaran narkoba yang kian masif.
2. Penindakan yang Sudah Berjalan
Jajaran kepolisian di berbagai daerah dilaporkan langsung bergerak cepat melakukan penggerebekan bersama instansi terkait seperti TNI, BNN, dan pemerintah daerah. Beberapa tindakan nyata yang sudah dilakukan antara lain:
• Jakarta: Penggerebekan intensif kembali dilakukan di kawasan rawan seperti Kampung Ambon (Cengkareng) dan Kampung Bahari (Jakarta Utara).
• Sumatera Utara & Riau: Operasi gabungan berhasil mengamankan puluhan orang di sejumlah sarang narkoba dan tempat hiburan malam, yang mayoritas di antaranya terbukti positif narkoba berdasarkan tes urine.
• Daerah Lain: Penindakan juga digencarkan di Palembang, Makassar, Palu, Balikpapan, hingga Kalimantan Tengah. Secara total, ratusan orang dan jaringan pengedar di berbagai daerah telah diamankan dalam rangkaian operasi ini.
Kapolri menegaskan bahwa negara tidak boleh kalah dari bandar narkoba, dan penegakan hukum harus dilakukan secara tegas tanpa kompromi.
Tim//red


