Lumpur Bekas Combine Picu Kecelakaan, 1 Warga Tergelincir di Kecamatan Cikeusik

- Reporter

Sabtu, 13 Juni 2026 - 11:19

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Unit Mesin panen Modern Combine Harvester.

 

BANTEN //propamnewstv.id/ -Aktivitas mesin panen modern combine harvester (kombi) di wilayah pertanian khususnya di Kabupaten Pandeglang kembali menuai keluhan warga. Mesin panen yang melintas di jalanan desa wilayah Cikeusik sering meninggalkan tanah dan lumpur berserakan di badan jalan, sehingga membuat permukaan jalan menjadi licin dan membahayakan pengguna jalan.

 

Tanah yang menempel pada roda karet maupun crawler mesin combine biasanya terbawa dari sawah ketika mesin berpindah dari satu lahan ke lahan lain. Saat melintas di jalan desa atau jalan pertanian, tanah tersebut jatuh dan menumpuk di permukaan jalan. Kondisi ini tidak hanya mengganggu aktivitas warga sekitar, tetapi juga berpotensi memicu kecelakaan lalu lintas.

Peristiwa itu dialami Muhamadin, salah satu warga di Kecamatan Cikeusik, Kabupaten PandeglangPandeglang, Banten. Ia mengaku, sekitar pukul 23.00 wib hampir alami kecelakaan (terjatuh) saat melintas di jalan raya yang dipenuhi lumpur diduga bekas lintasan mesin combine pada Jum’at malam (12/6/2026).

 

Saat kejadian, dirinya tengah melintas mengendarai roda dua tepatnya di kampung Pendeuy, Desa Umbulan, Kecamatan Cikeusik. “Saya mengeluhkan dengan aktivitas mesin padi (combi-red) yang membawa sisa lumpur ke jalan raya, hingga saya tergelincir dan terjatuh dari motor akibat permukaan jalan yang licin. “Ungkapnya

 

Keluhan terkait lumpur bekas aktivitas mesin panen ini sebenarnya bukan hal baru di wilayah pertanian di Pandeglang.

 

Sejumlah warga di berbagai desa kerap memprotes kondisi jalan yang berubah licin akibat mesin combine yang berpindah dari satu lahan ke lahan lain. Jika tidak ada penanganan serius dari pihak terkait, kondisi ini dikhawatirkan akan terus memicu kecelakaan dan menimbulkan keresahan di tengah masyarakat Kabupaten Pandeglang.

 

 

Redaksi membuka ruang bagi pihak-pihak terkait guna memberikan klarifikasi atau tanggapan lebih lanjut, sesuai dengan kode etik jurnalistik.

 

 

Tim//red

Berita Terkait

*LAZNAS Rumah Zakat dan FDIK UIN Antasari Bahas Kolaborasi Ekosistem Digital Filantropi melalui Infak.ID*
Pemkab Sintang Naikan Status Bencana Karhutla Dari Siaga Ke Tanggap Darurat
APINDO Galang Kesatuan Pengusaha Kalsel
*Polda Kalsel Raih Penghargaan di Hari Bhayangkara Ke-80 Tahun 2026*
LAHAN TRANS PAPUYUAN KECAMATAN LAMPIHONG KABUPATEN BALANGAN TERBAKAR HEBAT
KEBAKARAN RUMAH DI DESA MARAJAI RT. 01 KECAMATAN HALONG KABUPATEN BALANGAN
*APEL GELAR PASUKAN DALAM RANGKA PENANGGULANGAN KARHUTLA DI WILAYAH KABUPATEN BALANGAN*
Harapan di Atas Keterbatasan: Warga Desa Jayamekar Tak Bisa Berjalan, Tinggal di Rumah Ambruk Butuh Uluran Tangan Pemerintah
5 1 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 11:07

*LAZNAS Rumah Zakat dan FDIK UIN Antasari Bahas Kolaborasi Ekosistem Digital Filantropi melalui Infak.ID*

Kamis, 13 Agustus 2026 - 10:49

Pemkab Sintang Naikan Status Bencana Karhutla Dari Siaga Ke Tanggap Darurat

Kamis, 13 Agustus 2026 - 10:38

APINDO Galang Kesatuan Pengusaha Kalsel

Kamis, 13 Agustus 2026 - 06:11

LAHAN TRANS PAPUYUAN KECAMATAN LAMPIHONG KABUPATEN BALANGAN TERBAKAR HEBAT

Kamis, 13 Agustus 2026 - 06:05

KEBAKARAN RUMAH DI DESA MARAJAI RT. 01 KECAMATAN HALONG KABUPATEN BALANGAN

Kamis, 13 Agustus 2026 - 05:58

*APEL GELAR PASUKAN DALAM RANGKA PENANGGULANGAN KARHUTLA DI WILAYAH KABUPATEN BALANGAN*

Kamis, 13 Agustus 2026 - 05:50

Harapan di Atas Keterbatasan: Warga Desa Jayamekar Tak Bisa Berjalan, Tinggal di Rumah Ambruk Butuh Uluran Tangan Pemerintah

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:27

Semarak Gelar Seni Pencak Silat di Alun-Alun Mandalawangi, Jaga Warisan Budaya Perkokoh Persatuan  

Berita Terbaru

Berita

APINDO Galang Kesatuan Pengusaha Kalsel

Kamis, 13 Agu 2026 - 10:38

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x