KDS Raih Penghargaan Nasional, Program MBG Kabupaten Bandung Perkuat Ketahanan Pangan

- Reporter

Senin, 27 April 2026 - 10:07

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA //propamnewstv.id/– Bupati Bandung, Dadang Supriatna (KDS), kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Ia menerima Outstanding Achievement in Free Nutritious Meals & Food Security Award dalam ajang Food Summit 2026 yang diselenggarakan oleh CNBC, Senin (27/4/2026). Penghargaan tersebut diberikan atas keberhasilan Pemerintah Kabupaten Bandung dalam mengimplementasikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinilai mampu memperkuat ketahanan pangan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

 

Dalam keterangannya, KDS menegaskan bahwa keberhasilan program MBG tidak lepas dari kolaborasi lintas sektor yang terbangun secara solid. Pemerintah daerah bahkan telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) MBG yang terintegrasi dalam dashboard pimpinan, sehingga seluruh data lapangan dapat dipantau secara real-time.

“Kami bersama Badan Gizi Nasional (BGN) juga telah memiliki kantor bersama, bahkan ini yang pertama di Indonesia. Jika ada permasalahan di lapangan, dapat langsung ditangani secara cepat dan terkoordinasi. Dinas Kesehatan pun bisa berkoordinasi langsung dengan BGN, termasuk memastikan kelayakan para penjamah makanan,” ujar KDS.

Lebih lanjut, KDS mengungkapkan bahwa program MBG memberikan dampak signifikan terhadap perputaran ekonomi masyarakat. Di Kabupaten Bandung, potensi serapan anggaran program ini mencapai Rp5,4 triliun, dengan nilai perputaran ekonomi bersih sekitar Rp3,7 triliun setelah dikurangi biaya operasional.

Namun demikian, ia mengingatkan pentingnya pengendalian inflasi seiring meningkatnya kebutuhan pangan.

 

“Kebutuhan protein seperti telur di Kabupaten Bandung bisa mencapai 1.000 ton per bulan. Sementara kondisi peternakan kami berbeda dengan daerah lain seperti Jawa Tengah atau Jawa Timur. Artinya, diperlukan kerja sama antardaerah untuk saling melengkapi kebutuhan pangan,” jelasnya.

 

Untuk menjaga stabilitas pasokan, KDS menyebut produksi beras Kabupaten Bandung yang mencapai 328.000 ton per tahun masih mampu memenuhi kebutuhan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Namun, untuk komoditas lain seperti sayuran, masih diperlukan dukungan dari daerah lain.

 

Sebagai langkah strategis, Pemerintah Kabupaten Bandung menggencarkan program GERTAMAN (Gerakan Tanami Halaman) guna mendorong kemandirian pangan di tingkat rumah tangga.

 

“Minimal kebutuhan pangan keluarga bisa terpenuhi sendiri. Jika berlebih, hasilnya bisa dijual ke Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) atau langsung ke SPPG,” tambahnya.

 

KDS juga mendorong adanya regulasi yang dapat memperkuat sinergi antara program MBG dan kebijakan nasional, termasuk penetapan Harga Eceran Tertinggi (HET) agar tercipta keselarasan harga antara KDKMP dan pasar.

 

“Kalau ini terwujud, saya yakin ekonomi sirkular di masyarakat bisa berjalan optimal,” tegasnya.

 

Sementara itu, Deputi Sistem dan Tata Kelola BGN, Tigor Pangaribuan, menekankan pentingnya peran kepala daerah dalam memastikan ketersediaan bahan baku program MBG. Menurutnya, program ini sekaligus menjadi off taker bagi hasil pertanian masyarakat.

 

“Peran kepala daerah sangat penting dalam memastikan ketersediaan bahan baku. MBG ini pada dasarnya dibeli oleh negara, sehingga menjadi pasar bagi hasil tani masyarakat. Namun, masyarakat juga tetap perlu ikut mengawasi pelaksanaannya,” pungkasnya.

 

 

 

Sumber: Tryo

Wakabiro: Eva Purnama (Red)

Berita Terkait

KETUM PWDPI SIAP ADAKAN PELATIHAN UMKM MERAH PUTIH DAN KPGEN PWDPI, HADIRKAN 200 PESERTA DI DUA HOTEL  
Bupati Sintang Lepas 35 Anggota Pramuka Sintang Menuju Jambore Nasional XII di Cibubur
Korupsi Harus Dinyatakan Bencana Nasional! BARUPAS Desak Hukuman Mati Bagi Para Koruptor
Satu Telepon dari Herdianto Kasi Uheksi Kejati Riau Dapat Batalkan Lelang – Ini Bukan Jaksa, Ini Raja Tanpa Mahkota 
20 Persen dari 35 Hektare Lahan Gambut di Desa Pulau Damar, Kecamatan Banjang di Lahap Api
PWDPI Luncurkan PWDPI Award Sustainability 2026, Apresiasi Tokoh-Tokoh Pembangun Negeri
Polres Demak Dorong Pelajar Cakap dan Bijak Menggunakan AI
Polres Demak dan Lintas Sektor Perkuat Antisipasi Karhutla
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 03:48

KETUM PWDPI SIAP ADAKAN PELATIHAN UMKM MERAH PUTIH DAN KPGEN PWDPI, HADIRKAN 200 PESERTA DI DUA HOTEL  

Rabu, 12 Agustus 2026 - 03:42

Bupati Sintang Lepas 35 Anggota Pramuka Sintang Menuju Jambore Nasional XII di Cibubur

Rabu, 12 Agustus 2026 - 03:35

Korupsi Harus Dinyatakan Bencana Nasional! BARUPAS Desak Hukuman Mati Bagi Para Koruptor

Rabu, 12 Agustus 2026 - 03:30

Satu Telepon dari Herdianto Kasi Uheksi Kejati Riau Dapat Batalkan Lelang – Ini Bukan Jaksa, Ini Raja Tanpa Mahkota 

Rabu, 12 Agustus 2026 - 03:27

20 Persen dari 35 Hektare Lahan Gambut di Desa Pulau Damar, Kecamatan Banjang di Lahap Api

Selasa, 11 Agustus 2026 - 12:03

Polres Demak Dorong Pelajar Cakap dan Bijak Menggunakan AI

Selasa, 11 Agustus 2026 - 08:44

Polres Demak dan Lintas Sektor Perkuat Antisipasi Karhutla

Selasa, 11 Agustus 2026 - 08:41

Harga Terjangkau Pasar Murah di Pemurus Baru Bantu Ibu Rumah Tangga Banjarmasin

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x