
Foto:Cuaca di daerah Kalimatan Barat
KALBAR //propamnewstv.id/ — 24 Agustus 2026 — Kondisi cuaca di kawasan garis netral perbatasan Indonesia–Malaysia, tepatnya wilayah yang berbatasan antara Kalimantan Barat dan Sarawak, Malaysia, terpantau berkabut pada Senin pagi sekitar pukul 07.10 WIB.
Berdasarkan hasil pemantauan visual, kabut atau embun pagi terlihat cukup jelas, terutama pada kawasan pepohonan dan latar belakang perbukitan. Kondisi tersebut menyebabkan jarak pandang mengalami penurunan, meskipun sejumlah objek di sekitar kawasan perbatasan masih terlihat dengan cukup jelas.
Secara umum, kondisi atmosfer tampak kelabu, berawan, dan lembap, dengan intensitas cahaya matahari pagi yang masih rendah. Permukaan jalan juga terlihat basah, yang mengindikasikan tingginya kelembapan atau kemungkinan adanya hujan sebelumnya.
Pergerakan vegetasi menunjukkan kondisi angin relatif lemah. Situasi tersebut memungkinkan kabut dan kelembapan pagi masih bertahan di sekitar kawasan perbatasan. Sementara itu, aktivitas kendaraan masih berlangsung dan kondisi jalan secara visual masih dapat dilalui.
Kesimpulan pemantauan, sekitar pukul 07.10 WIB kawasan perbatasan Kalimantan Barat–Sarawak mengalami kabut pagi dengan kelembapan tinggi, jarak pandang sedang, serta kondisi permukaan jalan yang basah. Kabut tampak lebih terkonsentrasi pada area pepohonan dan perbukitan.

Namun, berdasarkan pengamatan visual melalui video, belum dapat dipastikan apakah kondisi tersebut sepenuhnya merupakan kabut meteorologis atau terdapat campuran haze/asap. Untuk memastikan kondisi secara akurat diperlukan data pengukuran, antara lain PM2.5, suhu, kelembapan udara, serta jarak pandang.
Masyarakat dan pengguna jalan yang melintas di kawasan perbatasan diimbau tetap berhati-hati dan menyesuaikan kecepatan kendaraan apabila jarak pandang kembali menurun.
Tim//red


