Indonesia menjadi negara pertama yang bereaksi terhadap penyalahgunaan AI Grok

- Reporter

Selasa, 13 Januari 2026 - 09:36

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, // PropamNewstv.id – Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mengklaim telah memutus akses aplikasi Grok untuk sementara, menyusul sejumlah insiden penyalahgunaan AI (kecerdasan buatan) dalam konten pornografi palsu.

Menurut korban, langkah itu disebut sebagai ‘solusi instan’ untuk menciptakan ruang digital yang aman bagi perempuan.

Kementerian Komunikasi dan Digital telah memutus sementara akses Grok, pada 10 Januari lalu.

Menurut pemerintah, aturan itu dibuat untuk melindungi perempuan, anak dan seluruh rakyat Indonesia dari risiko konten pornografi palsu yang dihasilkan menggunakan teknologi kecerdasan buatan.

Setelah itu, Malaysia mengumumkan pemutusan akses Grok pada Minggu (11/01).

Baik Indonesia dan Malaysia meminta media sosial X untuk segera memberikan klarifikasi terkait dampak negatif penggunaan Grok.

Grok dan perusahaan induknya X, juga menghadapi tekanan di UK setelah Menteri Teknologi, Liz Kendall, mendukung seruan pemblokiran akses ke X karena gagal mematuhi undang-undang keamanan daring.

Terbaru, Ofcom—badan pengawas keamanan daring di UK—telah meluncurkan penyelidikan terhadap platform X milik Elon Musk untuk menentukan apakah platform tersebut telah gagal mematuhi undang-undang keamanan daring.

Dalam sebuah pernyataan, Ofcom mengatakan terdapat “laporan yang sangat mengkhawatirkan” mengenai chatbot AI Grok milik platform tersebut yang digunakan untuk membuat dan menyebarkan foto orang tanpa busana, serta “gambar seksual anak-anak”.

Kembali ke Indonesia, perdebatan muncul tentang langkah pencegahan penyalahgunaan AI itu, hingga membuat seorang korban, Kirana Ayuningtyas, meradang.

“Daripada mengatur korban harus seperti apa di medsos, kenapa bukan pelakunya saja yang diatur? Yang salah kan orang yang menyalahgunakan [AI] bukan keberadaan foto bahkan perempuan,”cetusnya.

SAFEnet (Southeast Asia Freedom of Expression Network) menyebut, kasus yang dialami Kirana merupakan kekerasan berbasis gender online.

Meski demikian, solusi yang diputuskan pemerintah Indonesia disebut Kirana sebatas “solusi instan”. (Red)

Berita Terkait

Polres Demak Gelar Khitan Massal dan Skrining TB Paru Sambut Hari Bhayangkara ke-80
Ziarah Makam Pahlawan Hari Bhayangkara ke-80, Polres Kapuas Hulu Kenang Jasa Para Pahlawan di TMP Manalo Marajuang
Jokowi Tono, Ketua LSM Tunas Batas Entikong :Evaluasi dan Koreksi Program Pemerintah Harus Menyentuh Akar Rumput
POLDA JAMBI GANDENG 100 PERUSAHAAN DI BHAYANGKARA PRESISI JOB FAIR & BAZAR UMKM
Sinergi TNI Polri dan Pemerintah Pracimantoro Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia
*Semarak Piala Dunia 2026, Polda Banten Gelar Nobar Bersama Masyarakat Sambut Hari Bhayangkara ke-80*
Puskesmas Entikong Gelar Cek Kesehatan Gratis di Pasar Modern PLBN Entikong
Dugaan Penyimpangan Anggaran Ambulans di Muaro Jambi: Mendorong Audit Forensik Demi Transparansi Publik

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 10:19

Polres Demak Gelar Khitan Massal dan Skrining TB Paru Sambut Hari Bhayangkara ke-80

Selasa, 23 Juni 2026 - 10:15

Ziarah Makam Pahlawan Hari Bhayangkara ke-80, Polres Kapuas Hulu Kenang Jasa Para Pahlawan di TMP Manalo Marajuang

Selasa, 23 Juni 2026 - 10:07

Jokowi Tono, Ketua LSM Tunas Batas Entikong :Evaluasi dan Koreksi Program Pemerintah Harus Menyentuh Akar Rumput

Selasa, 23 Juni 2026 - 05:41

POLDA JAMBI GANDENG 100 PERUSAHAAN DI BHAYANGKARA PRESISI JOB FAIR & BAZAR UMKM

Selasa, 23 Juni 2026 - 05:29

Sinergi TNI Polri dan Pemerintah Pracimantoro Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia

Senin, 22 Juni 2026 - 14:15

Puskesmas Entikong Gelar Cek Kesehatan Gratis di Pasar Modern PLBN Entikong

Senin, 22 Juni 2026 - 13:40

Dugaan Penyimpangan Anggaran Ambulans di Muaro Jambi: Mendorong Audit Forensik Demi Transparansi Publik

Senin, 22 Juni 2026 - 13:18

Polres Demak Ungkap Dugaan Kekerasan Seksual di Al Anfas, Pengasuh Jadi Tersangka

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x