ICT Menyoroti MBG sebagai Peluang Besar untuk Petani, Peternak, dan UMKM

- Reporter

Jumat, 20 Februari 2026 - 14:08

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pandeglang, // PropamNewstv.id – Indonesia Contra Terror (ICT) memandang Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bukan sekadar program bagi-bagi makanan, Tapi peluang besar membangun ekosistem ekonomi masyarakat petani, Peternak dan UMKM bisa tumbuh bersama jika dikelola dengan benar.

Bagi masyarakat seharusnya MBG adalah pintu masuk Hasil panen dan produksi lebih pasti terserap, Usaha lebih terarah dan berkelanjutan, Ekonomi lokal bergerak, Dampaknya bukan cuma ekonomi tapi juga penguatan sosial. Ucap Sapta Jumat,20/02/2026

Lanjut Sapta, Namun ICT juga menyoroti agar MBG benar-benar jadi kekuatan bersama ada 3 hal krusial yang harus disesuaikan dengan standar program yang pertama Kualitas karena ini menyangkut kepentingan publik standar mutu kebersihan dan konsistensi tidak bisa ditawar Ini bukan mempersulit rakyat, tapi tanggung jawab ke kesehatan masyarakat.

Harga harus adil dan disepakati sejak awal bukan diperdebatkan setelah panen.

Masyarakat butuh kepastian hitung biaya dan untung, pengelola MBG butuh kepastian kelola anggaran.

Kalau tidak disepakati di depan biasanya masalahnya muncul di belakang.

Ketepatan Waktu MBG berjalan dengan ritme dan target yang ketat Pasokan harus tepat waktu dan konsisten, Karena keterlambatan satu titik bisa ganggu seluruh rantai layanan.

ICT menilai kuncinya ada pada penyesuaian dua arah Masyarakat perlu naik kelas dalam standar dan manajemen produksi Pengelola MBG perlu pembinaan, Komunikasi yang jelas dan kesepakatan teknis sejak awal.

Kalau ini dijalankan MBG tidak hanya sukses sebagai program makan, tapi bisa jadi mesin penggerak ekonomi rakyat sekaligus penguat ketahanan sosial. Tuturnya

Sapta Juga Menambahkan, Petani lebih pasti serap panen

Peternak lebih terarah produksi UMKM naik kelas masuk rantai pasok yang lebih rapi dan profesional.

Bagi ICT MBG harus dilihat sebagai jembatan antara negara dan rakyat untuk membangun kemandirian pangan dan kekuatan sosial-ekonomi dari bawah, bukan sekadar proyek jangka pendek. Pungkasnya (IRGI)

Berita Terkait

Ngabuburit Brings Community Together in Barang Siang Indah Neighborhood
Karorena Polda Kalbar Hadiri Forum RKPD 2027, Pemprov Bahas Digitalisasi Pelayanan Publik
Bakar Semangat Prajurit di Tapal Batas Papua, Pangdam XII/Tpr: Tugas Operasi Adalah Kehormatan
Gerakan Indonesia Asri Kodim 1310/Bitung, Wujud Lingkungan Bersih dan Sehat
Tinjau Pelaksanaan TMMD ke-127, Danrem 121/Abw berikan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat
Danrem 121/abw Kunjungi Kodim 1204/sanggau Jembatan
Perkuat Keamanan Aset Negara, Dirpamobvit Korsabhara Baharkam Polri Pimpin Diskusi Strategis Pengamanan di Bank Indonesia
Ramadhan 1447 H, Koramil 1002-06/Barabai Bersama Pemerintah Kecamatan Bersihkan Masjid Sulaha

Berita Terkait

Jumat, 20 Februari 2026 - 14:08

ICT Menyoroti MBG sebagai Peluang Besar untuk Petani, Peternak, dan UMKM

Jumat, 20 Februari 2026 - 13:53

Ngabuburit Brings Community Together in Barang Siang Indah Neighborhood

Jumat, 20 Februari 2026 - 13:44

Karorena Polda Kalbar Hadiri Forum RKPD 2027, Pemprov Bahas Digitalisasi Pelayanan Publik

Jumat, 20 Februari 2026 - 13:38

Bakar Semangat Prajurit di Tapal Batas Papua, Pangdam XII/Tpr: Tugas Operasi Adalah Kehormatan

Jumat, 20 Februari 2026 - 12:38

Gerakan Indonesia Asri Kodim 1310/Bitung, Wujud Lingkungan Bersih dan Sehat

Jumat, 20 Februari 2026 - 12:26

Danrem 121/abw Kunjungi Kodim 1204/sanggau Jembatan

Jumat, 20 Februari 2026 - 12:22

Perkuat Keamanan Aset Negara, Dirpamobvit Korsabhara Baharkam Polri Pimpin Diskusi Strategis Pengamanan di Bank Indonesia

Jumat, 20 Februari 2026 - 12:06

Ramadhan 1447 H, Koramil 1002-06/Barabai Bersama Pemerintah Kecamatan Bersihkan Masjid Sulaha

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x