Foto: Musyawarah Desa
JABAR //propamnews.id/— Di tengah dinamika Pemilihan Kepala Desa Pengganti Antar Waktu (PAW), Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Rancakasumba menegaskan satu prinsip utama: menjaga kepercayaan masyarakat sebagai fondasi demokrasi.Rabu (15/4/2026).Di Aula Desa Rancakasumba Kecamatan Solokan Jeruk. Komitmen tersebut ditegaskan melalui Musyawarah Desa yang digelar secara terbuka dan penuh kebersamaan.
Dalam forum itu, BPD memastikan bahwa seluruh tahapan Pilkades PAW berjalan secara jujur, adil, serta bebas dari intervensi pihak mana pun. Ketua BPD Rancakasumba, Yuyus, menegaskan sikap netralitas lembaganya dengan pernyataan lugas:
“Kami netral. Tidak ada keberpihakan. Semua kembali ke pilihan masyarakat.”
Sikap ini mencerminkan komitmen terhadap demokrasi yang tidak hanya berorientasi pada prosedur, tetapi juga menjunjung tinggi nilai kejujuran, keadilan, dan penghormatan terhadap hak setiap warga. BPD memandang Pilkades PAW bukan sekadar proses pergantian kepemimpinan, melainkan momentum penting untuk memperkuat kepercayaan publik.
Bahwa setiap suara warga memiliki nilai, dijaga, dan menjadi penentu arah pembangunan desa ke depan. Dalam suasana yang diharapkan tetap kondusif, masyarakat diimbau menggunakan hak pilih secara bijak—tanpa tekanan, tanpa rasa khawatir, serta bebas dari pengaruh yang dapat mencederai prinsip demokrasi.
Perbedaan pilihan dinilai sebagai hal yang wajar dalam kehidupan demokratis. Namun demikian, persatuan dan kebersamaan tetap menjadi landasan utama yang harus dijaga seluruh elemen masyarakat. Siapa pun yang terpilih nantinya, diharapkan mampu merangkul semua pihak serta melanjutkan pembangunan desa dengan semangat gotong royong dan inklusivitas.
Melalui pendekatan yang humanis dan penuh tanggung jawab, BPD Rancakasumba menunjukkan bahwa demokrasi di tingkat desa dapat berlangsung secara sejuk, bermartabat, dan berorientasi pada kepentingan bersama.
Pada akhirnya, Pilkades PAW ini menegaskan satu hal penting: kekuatan sebuah desa tidak hanya terletak pada pemimpinnya, tetapi pada warganya yang menjaga kepercayaan dan persatuan.Tutup Yuyus.”
Sumber I tryo
Aziz Naga


