GWI Soroti Dugaan Proyek Jembatan di Desa Sinar Jaya Tidak Sesuai Spesifikasi

- Reporter

Kamis, 12 Maret 2026 - 07:36

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANTEN  //propamnewstv.id/ – Penanganan jembatan dan jalan kabupaten yang mengalami longsor di wilayah Kabupaten Pandeglang saat ini tengah dipercepat. Namun, sejumlah warga menilai proses pengerjaan berjalan lambat sehingga akses jalan utama masih tertutup. Kondisi ini memicu keluhan masyarakat, terlebih menjelang Hari Raya Idul Fitri. Kamis (12/03/2026). Pekerjaan tersebut berada di Kampung Kadupandak, Desa Sinar Jaya, Kecamatan Mandalawangi, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten. Jalan tersebut diketahui merupakan akses vital bagi aktivitas masyarakat setempat.

 

Berdasarkan hasil penelusuran tim investigasi Gabungan Wartawan Indonesia (GWI) Kabupaten Pandeglang, ditemukan sejumlah dugaan kejanggalan dalam pelaksanaan proyek tersebut. Di antaranya tidak terlihat papan informasi proyek sebagai bentuk keterbukaan kepada publik, serta para pekerja yang disebut tidak menggunakan Alat Pelindung Diri (APD). “Selain itu, proyek tersebut juga diduga tidak sesuai dengan spesifikasi teknis yang semestinya diterapkan dalam pekerjaan konstruksi penanganan longsor.

 

Salah satu warga sekitar yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan kekecewaannya terhadap kualitas pekerjaan tersebut. “Pekerjaannya kami nilai lambat dan kualitasnya seperti asal-asalan. Masa tidak ada pondasi, langsung dipasang bronjong saja. Bagaimana bisa awet dan tahan lama,” ujarnya. Ketua GWI Pandeglang, Raeynold Kurniawan, turut angkat bicara terkait temuan tersebut. Ia menilai pekerjaan tersebut diduga tidak sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) serta bertentangan dengan prinsip keterbukaan informasi publik.

 

“Pekerjaan tersebut diduga tidak sesuai SOP dan juga melanggar prinsip Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik. Selain itu, pekerja yang tidak dilengkapi APD tentu sangat disayangkan. Ini proyek pemerintah atau proyek siluman yang tidak jelas?” tegasnya. Raeynold juga menyoroti pemasangan bronjong yang dinilai tidak tepat secara teknis. Menurutnya, pemasangan bronjong seharusnya dimulai dari dasar aliran sungai dengan pondasi yang kuat, bukan hanya diletakkan di atas tanah.

 

“Kalau seperti ini, kami khawatir tidak akan bertahan lama dan justru berpotensi longsor kembali. Jangan sampai muncul dugaan ada oknum yang sengaja membuat pekerjaan tidak maksimal agar nantinya muncul proyek perbaikan baru dengan dalih penanganan bencana,” tambahnya. Sementara itu, Dedi Supandi dari Gabungnya Wartawan Indonesia (GWI) DPD Provinsi Banten menyampaikan bahwa pihaknya akan menindaklanjuti temuan tersebut.

 

“Kami akan melakukan langkah lanjutan untuk memastikan pekerjaan ini berjalan sesuai aturan dan tidak merugikan masyarakat maupun negara,” ujarnya. Di sisi lain, pihak pelaksana proyek dengan inisial AC telah dikonfirmasi secara resmi melalui surat bernomor 112/GWI-DPC/III/2026 tertanggal 11 Maret 2026. Namun hingga saat ini yang bersangkutan belum memberikan klarifikasi ataupun hak jawab.

 

Hingga berita ini diterbitkan, pihak dinas terkait juga belum memberikan keterangan resmi mengenai dugaan tersebut.redaksi membuang ruang hak jawab dan hak klarifikasi sesuai menurut undang – undang nomor 40 tahun 1999 tentang pers.

Tim (Red)

Berita Terkait

Polres Demak Dorong Pelajar Cakap dan Bijak Menggunakan AI
Polres Demak dan Lintas Sektor Perkuat Antisipasi Karhutla
Harga Terjangkau Pasar Murah di Pemurus Baru Bantu Ibu Rumah Tangga Banjarmasin
Bupati Sintang Lepas Keberangkatan 460 Prajurit Batalyon 642 Kapuas Menuju Papua
Atlet Nasional Zigi Zaresta Yuda Bimbing Atlet KATA Kuningan Jelang Kejurkab & Porprov 2026
Koperasi PWDPI dan APJI Gelar Pelatihan Jajan Pasar, Angkat Ibu Rumah Tangga dan UMKM Tingkatkan Ekonomi Keluarga  
Kadar Garam Tembus 2.119 PPM, PAM Bandarmasih Stop Total Intake Sungai Bilu
Kurun Waktu Tiga Hari, Satres Narkoba Polres Binjai Tangkap Lima Terduga Bandar Narkoba*
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 12:03

Polres Demak Dorong Pelajar Cakap dan Bijak Menggunakan AI

Selasa, 11 Agustus 2026 - 08:44

Polres Demak dan Lintas Sektor Perkuat Antisipasi Karhutla

Selasa, 11 Agustus 2026 - 08:41

Harga Terjangkau Pasar Murah di Pemurus Baru Bantu Ibu Rumah Tangga Banjarmasin

Selasa, 11 Agustus 2026 - 08:36

Bupati Sintang Lepas Keberangkatan 460 Prajurit Batalyon 642 Kapuas Menuju Papua

Selasa, 11 Agustus 2026 - 08:31

Atlet Nasional Zigi Zaresta Yuda Bimbing Atlet KATA Kuningan Jelang Kejurkab & Porprov 2026

Senin, 10 Agustus 2026 - 11:52

Kadar Garam Tembus 2.119 PPM, PAM Bandarmasih Stop Total Intake Sungai Bilu

Senin, 10 Agustus 2026 - 10:13

Kurun Waktu Tiga Hari, Satres Narkoba Polres Binjai Tangkap Lima Terduga Bandar Narkoba*

Senin, 10 Agustus 2026 - 10:03

Disdukcapil Kuningan Gelar “Grebek IKD” ke Sekolah, Percepat Aktivasi Identitas Digital Pelajar

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x