Festival Musik Tradisi Indonesia 2026 Berlangsung Meriah di Kuningan  

- Reporter

Minggu, 8 November 2026 - 07:16

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABAR //propamnewstv.id/ — Festival Musik Tradisi Indonesia (FMTI) 2026 resmi digelar di Lapangan Pandapa Paramarta, Kabupaten Kuningan, pada Sabtu (7/11/2026). Kegiatan yang berlangsung pukul 16.00 hingga 22.00 WIB ini terbuka untuk umum dan dihadiri ribuan warga, seniman, serta pelaku budaya dari berbagai daerah.

Mengusung tema nasional “Merajut Bayang-Bayang Musik Nusantara” dan tema lokal “Wantun Wirahma Si Windu”, Kuningan menjadi salah satu dari sepuluh daerah di seluruh Indonesia yang terpilih menjadi lokasi rangkaian festival ini. FMTI 2026 merupakan program Kementerian Kebudayaan yang didukung melalui Dana Abadi Kebudayaan/Dana Indonesiana, dirancang sebagai ruang pertemuan para seniman, komunitas budaya, akademisi, dan generasi muda untuk memperkuat keberadaan musik tradisi di tengah perkembangan teknologi dan industri musik modern.

Pesan Menteri Kebudayaan: Musik Tradisi Harus Tetap Relevan

Menteri Kebudayaan Fadli Zon yang berhalangan hadir secara langsung karena menjalankan tugas kenegaraan dari Presiden Republik Indonesia, menyampaikan sambutannya melalui tayangan video. Dalam pesannya, ia menegaskan bahwa musik tradisi tidak cukup hanya dilestarikan, tetapi juga harus terus dikembangkan agar mampu mengikuti perubahan zaman.

“FMTI merupakan bagian dari program pemanfaatan hasil kelola Dana Abadi Kebudayaan atau Dana Indonesiana, khususnya kategori kegiatan strategis. Program ini diharapkan memberikan ruang lebih luas bagi para pelaku budaya untuk mengembangkan kreativitas dan memperkenalkan kekayaan musik tradisional kepada masyarakat,” ujar Fadli Zon.

Ia juga mengapresiasi penyelenggaraan FMTI di Kabupaten Kuningan sebagai bagian dari komitmen pemerintah memperkuat ekosistem musik tradisi Indonesia. Menurutnya, musik tradisi tidak seharusnya berhenti sebagai peninggalan masa lalu, melainkan harus tetap hidup dan menemukan relevansinya di tengah perkembangan masyarakat.

Makna Filosofi “Wantun Wirahma Si Windu”

Tema lokal “Wantun Wirahma Si Windu” yang diangkat di Kuningan ternyata mengandung makna yang sangat dalam :

– Wantun berarti keberanian — sikap untuk terus bergerak, berkarya, dan menghadapi perubahan zaman

– Wirahma bermakna irama, ritme, dan keselarasan — fondasi yang mendasar dari musik

– Si Windu merujuk pada kuda perang Pangeran Adipati Ewangga, simbol ketangguhan, kesetiaan, dan semangat perjuangan masyarakat Kuningan

Ketiga unsur tersebut dirangkai menjadi satu pesan mendalam: keberanian untuk melangkah maju menghadapi perubahan zaman, tanpa pernah tercerabut dari akar dan identitas kebudayaan sendiri. Tema ini mengajak masyarakat untuk tidak takut berinovasi, namun tetap menjaga harmoni dan jati diri budaya daerah .

FMTI 2026: Indonesia Kecil di Kuningan

FMTI 2026 digelar di sepuluh kota dan kabupaten di Indonesia yang bukan pusat kebudayaan besar, di antaranya Bogor, Wonosobo, Maumere, Makassar, Kuningan, Aceh, Mataram, Pontianak, Bengkulu, dan Batusangkar. Dengan konsep ini, festival menjadi cerminan “Indonesia Kecil” yang memperkuat keberagaman musik tradisi dari berbagai daerah.

Di Kuningan, festival ini diharapkan tidak sekadar menjadi ajang pertunjukan seni semata, tetapi juga menjadi momentum penting agar musik tradisional Sunda dan nusantara tetap hidup, berkembang, dan dicintai oleh generasi mendatang.

 

 

 

Asep Camung//red

Berita Terkait

Pimpinan Media Propam News TV Ucapkan Selamat kepada Bang Rey Terpilih Menjadi Ketua Komunitas Konten Kreator SE Banten
H.Junaidi,Milad ke – 61 H.Rachmad Fadillah Momentum Perkuat Silaturahmi dan persatuan warga Kalimantan
Semangat Gotong Royong, Anggota Koramil dan Karang Taruna Bersihkan Lingkungan Kantor Koramil
Cegah Kebakaran Hutan dan Lahan, Seskoad Gandeng Masyarakat Desa Panggang Marak
Perdiksi Ketum DPP PWDPI: Kasus Penyadapan Mantan Kapolri dan Sejumlah Jenderal Diprediksi Tak Akan Berlangsung Lama
Hari Ketiga Belas Ops Patuh Maung 2026, Polda Banten Perkuat Pengawasan dan Kesadaran Keselamatan Berlalu Lintas
Polda Banten Ucapkan Selamat Hari Wayang Nasional 2026, Ajak Generasi Muda Lestarikan Budaya Bangsa
Kapolda Banten Beserta Staf dan Jajaran Ucapkan Selamat Hari Jadi ke-73 Komisi Pemilihan Umum

Berita Terkait

Minggu, 8 November 2026 - 07:23

Pimpinan Media Propam News TV Ucapkan Selamat kepada Bang Rey Terpilih Menjadi Ketua Komunitas Konten Kreator SE Banten

Minggu, 8 November 2026 - 07:20

H.Junaidi,Milad ke – 61 H.Rachmad Fadillah Momentum Perkuat Silaturahmi dan persatuan warga Kalimantan

Minggu, 8 November 2026 - 07:16

Festival Musik Tradisi Indonesia 2026 Berlangsung Meriah di Kuningan  

Minggu, 8 November 2026 - 07:13

Semangat Gotong Royong, Anggota Koramil dan Karang Taruna Bersihkan Lingkungan Kantor Koramil

Minggu, 8 November 2026 - 04:43

Cegah Kebakaran Hutan dan Lahan, Seskoad Gandeng Masyarakat Desa Panggang Marak

Minggu, 8 November 2026 - 04:32

Hari Ketiga Belas Ops Patuh Maung 2026, Polda Banten Perkuat Pengawasan dan Kesadaran Keselamatan Berlalu Lintas

Minggu, 8 November 2026 - 04:19

Polda Banten Ucapkan Selamat Hari Wayang Nasional 2026, Ajak Generasi Muda Lestarikan Budaya Bangsa

Minggu, 8 November 2026 - 01:34

Kapolda Banten Beserta Staf dan Jajaran Ucapkan Selamat Hari Jadi ke-73 Komisi Pemilihan Umum

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x