DPRD Demak Lakukan Sidang Paripurna Membahas Penanganan ROB dan Penyediaan Air Minum serta Produk Unggulan Daerah

- Reporter

Rabu, 20 Mei 2026 - 02:59

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Acara Sidang Paripurna

 

JATENG //propamnewstv.id/ — Penanganan banjir rob di Kabupaten Demak dinilai masih belum maksimal. Ketua DPRD Kabupaten Demak, Zayinul Fata, mendorong pemerintah daerah agar lebih fokus dan serius dalam memperkuat tata kelola penanganan rob melalui pembentukan Peraturan Daerah (Perda).Hal tersebut disampaikan Zayinul Fata usai rapat paripurna DPRD Kabupaten Demak ke-12 masa sidang kedua tahun 2026 diruang rapat Paripurna DPRD Demak, Senin (18/5/2026). Dalam rapat tersebut, DPRD menyerahkan tiga rancangan peraturan daerah (raperda) usulan DPRD kepada Bupati Demak.

 

Tiga raperda tersebut meliputi raperda tentang penyelenggaraan sistem penyediaan air minum, perlindungan dan pengembangan produk lokal serta produk unggulan daerah, dan raperda tentang pencegahan, penanggulangan, serta penanganan banjir dan rob. Menurut Zayinul, keberadaan Perda penanganan rob sangat penting untuk mempertrgas komitmen pemerintah daerah dalam menangani persoalan yang selama ini berdampak luas terhadap masyarakat, khususnya sektor pertanian dan perikanan.

 

“Sangat utama dan penting. Jadi dengan adanya Perda ini, saya berharap pemerintah daerah punya komitmen yang kuat terhadap pembenahan tata kelola rob di Demak,” ujarnya. Ia mrnilai perhatian pemerintah daerah terhadap persoalan rob selama ini masih kurang optimal dan cenderung bergantung pada pemerintah pusat.“Kurang maksimal. Selalu akan bertumpu pada pemerintah pusat sekarang itu,” katanya.

 

Terkait keterbatasan anggaran daerah, Zayinul menegaskan kondisi tersebut seharusnya tidak menjadi alasan berkurangnya perhatian pemerintah terhadap penanganan rob. Menurutnya, anggaran APBD masih memungkinkan untuk digunakan dalam langkah-langkah penanganan awal, asalkan ada fokus dan keberpihakan yang jelas.“Keterbatasan anggaran tidak mengurangi perhatian. Saya yakin terbatssnya anggaran APBD cukup untuk memperhatikan, hanya saya butuhkan perhatian khusus,” ujarnya.

 

Ia mencontohkan kondisi di Kecamatan Bonang yang hingga kini masih banyak lahan produktif tergenang air tanpa solusi konkret dari pemerintah daerah.“Hari ini banyak ruang produktif di Bonang ini tergenang air. Tapi nggak ada penyelesaian. Saya sudah kasih masukan kepala dinas, beli pompa. Semarang itu begitu,” katanya.

 

Menurutnya, penggunaan pompa dapat menjadi solusi jsngka pendek sambil menunggu program penanganan jangka panjang, seperti normalisasi kawasan terdampak rob.“Ini rob tidak akan hilang kalau tidak dipompa,” lanjutnya menirukan pernyataan Menteri PUPR saat meninjau lokasi terdampak rob.

 

Selain itu, ia juga menyoroti belum adanya langkah konkret dari dinas terkait dalam membantu petani yang lahannya terdampak rob. Ia menilai kondisi tersebut selama ini terkesan dibiarkan tanpa penanganan serius.“Misal sawah petani tergenang. Nah itu kan nggak ada penyelesaian, pembiaran kita,” ujarnya.

 

Ismun//red

Berita Terkait

KETUM PWDPI SIAP ADAKAN PELATIHAN UMKM MERAH PUTIH DAN KPGEN PWDPI, HADIRKAN 200 PESERTA DI DUA HOTEL  
Bupati Sintang Lepas 35 Anggota Pramuka Sintang Menuju Jambore Nasional XII di Cibubur
Korupsi Harus Dinyatakan Bencana Nasional! BARUPAS Desak Hukuman Mati Bagi Para Koruptor
Satu Telepon dari Herdianto Kasi Uheksi Kejati Riau Dapat Batalkan Lelang – Ini Bukan Jaksa, Ini Raja Tanpa Mahkota 
20 Persen dari 35 Hektare Lahan Gambut di Desa Pulau Damar, Kecamatan Banjang di Lahap Api
PWDPI Luncurkan PWDPI Award Sustainability 2026, Apresiasi Tokoh-Tokoh Pembangun Negeri
Polres Demak Dorong Pelajar Cakap dan Bijak Menggunakan AI
Polres Demak dan Lintas Sektor Perkuat Antisipasi Karhutla
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 03:48

KETUM PWDPI SIAP ADAKAN PELATIHAN UMKM MERAH PUTIH DAN KPGEN PWDPI, HADIRKAN 200 PESERTA DI DUA HOTEL  

Rabu, 12 Agustus 2026 - 03:42

Bupati Sintang Lepas 35 Anggota Pramuka Sintang Menuju Jambore Nasional XII di Cibubur

Rabu, 12 Agustus 2026 - 03:35

Korupsi Harus Dinyatakan Bencana Nasional! BARUPAS Desak Hukuman Mati Bagi Para Koruptor

Rabu, 12 Agustus 2026 - 03:30

Satu Telepon dari Herdianto Kasi Uheksi Kejati Riau Dapat Batalkan Lelang – Ini Bukan Jaksa, Ini Raja Tanpa Mahkota 

Rabu, 12 Agustus 2026 - 03:27

20 Persen dari 35 Hektare Lahan Gambut di Desa Pulau Damar, Kecamatan Banjang di Lahap Api

Selasa, 11 Agustus 2026 - 12:03

Polres Demak Dorong Pelajar Cakap dan Bijak Menggunakan AI

Selasa, 11 Agustus 2026 - 08:44

Polres Demak dan Lintas Sektor Perkuat Antisipasi Karhutla

Selasa, 11 Agustus 2026 - 08:41

Harga Terjangkau Pasar Murah di Pemurus Baru Bantu Ibu Rumah Tangga Banjarmasin

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x