Dongkrak Inklusi Keuangan Di Kalsel Bank Kalsel Perluas Jangkauan Melalui 702 Agen Laku Pandai

- Reporter

Kamis, 27 November 2025 - 13:04

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banjarmasin, 27 November 2025 // propamnewstv.id – Bank Kalsel kembali menunjukkan komitmennya dalam memperluas akses layanan keuangan bagi masyarakat dengan mengoperasikan 702 Agen Laku Pandai hingga posisi 21 November 2025 yang tersebar di seluruh Kalimantan Selatan. Pencapaian ini menjadi bukti nyata bahwa Bank Kalsel terus hadir mendekatkan layanan perbankan hingga ke pelosok daerah.

Agen Laku Pandai (Agen Layanan Keuangan Tanpa Kantor dalam Rangka Keuangan Inklusif) yang diberi nama ADINK (Agen Digital Inklusif Keuangan) oleh Bank Kalsel berperan sebagai perpanjangan tangan untuk memberikan layanan dasar perbankan kepada masyarakat. Melalui agen-agen ini, masyarakat dapat membuka rekening, menabung, melakukan transaksi tunai, pembayaran, hingga layanan perbankan sederhana lainnya tanpa harus datang ke kantor bank.

Direktur Bisnis Bank Kalsel, Ahmad Fauzi Noor, menegaskan bahwa program Laku Pandai menjadi salah satu instrumen penting dalam mendukung misi pemerataan akses keuangan di Kalimantan Selatan.

Pencapaian 702 agen aktif adalah wujud konsistensi Bank Kalsel dalam memastikan layanan keuangan dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat, termasuk di wilayah yang jauh dari kantor bank. Semakin banyak agen yang aktif, semakin besar peluang masyarakat untuk mendapatkan layanan keuangan yang cepat, mudah, aman, dan nyaman”, ujarnya.

Peran Penting Inklusi Keuangan bagi Masyarakat

Ia pun menjelaskan bahwa perluasan jaringan agen merupakan bagian dari strategi besar dalam meningkatkan inklusi keuangan, yakni upaya agar setiap orang di manapun berada dapat mengakses dan memanfaatkan layanan keuangan formal sesuai kebutuhan.

Adapun manfaat dari ADINK (Agen Digital Inklusif Keuangan) Bank Kalsel antara lain:

Memperluas akses layanan keuangan formal bagi masyarakat yang tinggal jauh dari kantor bank melalui konsep branchless banking, sehingga masyarakat dapat terhindar dari layanan keuangan illegal.

Menghemat biaya dan waktu, karena transaksi bisa dilakukan di agen terdekat tanpa harus ke bank.

Membantu masyarakat yang belum memiliki rekening agar bisa mulai menabung dan mengenal layanan perbankan.

Mendukung inklusi keuangan nasional, sejalan dengan program pemerintah melalui Strategi Nasional Keuangan Inklusif (SNKI).

Memudahkan transaksi harian rekening dasar, seperti pembukaan rekening, setor tunai, tarik tunai, hingga pembayaran dan pembelian.

Meningkatkan kemandirian finansial masyarakat di desa/kelurahan.

Mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, karena agen biasanya merupakan pelaku UMKM yang ikut memperoleh pendapatan tambahan, sehingga membuka peluang ekonomi yang lebih baik.

Hal ini akan berdampak positif pada peningkatan taraf hidup, aktivitas ekonomi lokal, dan penguatan kemandirian finansial Masyarakat”, ungkapnya.

Komitmen Berkelanjutan Bank Kalsel

Bank Kalsel menegaskan bahwa pencapaian 702 agen aktif bukanlah akhir, melainkan bagian dari perjalanan panjang dalam memperluas kehadiran layanan keuangan di seluruh Kalimantan Selatan.

Bank Kalsel akan terus memperluas jaringan agen, meningkatkan kualitas layanan, serta memperkuat edukasi kepada masyarakat agar semakin memahami manfaat layanan keuangan formal. Harapan kami, langkah ini membantu masyarakat tumbuh secara ekonomi dan mendorong daerah menjadi lebih produktif,” tambah Fauzi.

Dengan semangat Setia Melayani, Melaju Bersama, Bank Kalsel berkomitmen untuk terus menjadi garda terdepan dalam memperkuat inklusi keuangan dan memberikan layanan yang semakin dekat dengan Masyarakat di Kalimantan Selatan.

Berita Terkait

Forum KDKMP Pandeglang Desak DPRD Bentuk Pansus Dugaan Kisruh Anggaran Pelatihan Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih 
Polsek Pamulang Lakukan Patroli ke Lapak Hewan Qurban, Berikan Himbauan Antisipasi Pencurian Jelang Idul Adha 2026
Dikritik Soal IPAL dan Andalalin, Perwakilan SPPG Sindanglaya I: “Saya Dulu Wartawan dan Aktivis”
Indonesia–Malaysia masih berjalan normal. Arus keluar masuk pelintas di jalur perbatasan. 
Pastikan Keamanan Ibadah Kenaikan Isa Almasih, Polres Jepara Gelar Sterilisasi sejumlah Gereja. 
Polres Demak Pastikan Ibadah Kenaikan Isa Almasih Berjalan Aman dan Khidmat
Ketum RAMPAS Minta Amien Rais Hentikan Pernyataan yang Dinilai Provokatif, Singgung Dukungan terhadap Program Prabowo
Polda Kalbar dan Badan Karantina Indonesia Mengamankan 42 Ton Bahan Pangan Ilegal dari Malaysia

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:02

Forum KDKMP Pandeglang Desak DPRD Bentuk Pansus Dugaan Kisruh Anggaran Pelatihan Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih 

Kamis, 14 Mei 2026 - 11:54

Polsek Pamulang Lakukan Patroli ke Lapak Hewan Qurban, Berikan Himbauan Antisipasi Pencurian Jelang Idul Adha 2026

Kamis, 14 Mei 2026 - 09:47

Dikritik Soal IPAL dan Andalalin, Perwakilan SPPG Sindanglaya I: “Saya Dulu Wartawan dan Aktivis”

Kamis, 14 Mei 2026 - 07:35

Indonesia–Malaysia masih berjalan normal. Arus keluar masuk pelintas di jalur perbatasan. 

Kamis, 14 Mei 2026 - 06:59

Polres Demak Pastikan Ibadah Kenaikan Isa Almasih Berjalan Aman dan Khidmat

Kamis, 14 Mei 2026 - 02:46

Ketum RAMPAS Minta Amien Rais Hentikan Pernyataan yang Dinilai Provokatif, Singgung Dukungan terhadap Program Prabowo

Kamis, 14 Mei 2026 - 02:36

Polda Kalbar dan Badan Karantina Indonesia Mengamankan 42 Ton Bahan Pangan Ilegal dari Malaysia

Kamis, 14 Mei 2026 - 02:23

MAN 2 Bandung Cetak Prestasi, Puluhan Siswa Tembus PTN Favorit Jalur Prestasi 2026

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x