Foto: Acara Rapat Komisi III DPR RI
JAKARTA — 2 Juni 2026 , “Keadilan dan kebenaran akan terdengar oleh orang tuli dan akan terlihat oleh orang yang buta.” Kalimat tersebut disampaikan Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Nusa Tenggara Timur, Kombes Pol Sigit Haryono, saat mengikuti rapat dengar pendapat bersama Komisi III DPR RI pada 18 Mei 2026.
Perwira menengah Polri lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) Tahun 2002 ini memiliki pengalaman panjang di bidang reserse sejak awal kariernya. Berbagai penugasan di satuan reserse wilayah hingga pengalamannya di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah membentuk kompetensinya dalam bidang penyidikan, kepemimpinan, koordinasi, serta membangun hubungan yang baik dengan masyarakat.
Dalam keterangannya pada Selasa (2/6/2026), Kombes Pol Sigit Haryono menegaskan bahwa jabatan yang diembannya saat ini menuntut kemampuan koordinasi yang kuat serta sinergi lintas fungsi guna menghadapi dinamika operasional yang semakin kompleks.
“Dengan jabatan ini kita dituntut untuk mampu berkoordinasi dengan satuan kerja, mengintensifkan kerja sama lintas fungsi, serta menjaga dinamika operasional yang kompleks,” ujarnya.
Sejak menjabat sebagai Dirreskrimum Polda NTT, Kombes Pol Sigit berhasil memimpin pengungkapan sejumlah kasus menonjol, termasuk kasus pembunuhan yang menewaskan Sebastian Bokol. Keberhasilan tersebut menjadi bukti komitmennya dalam mengedepankan profesionalisme, ketelitian, dan akuntabilitas dalam setiap proses penegakan hukum.
Menurutnya, keberhasilan pengungkapan perkara tidak hanya ditentukan oleh kemampuan teknis penyidikan (hard skills), tetapi juga harus didukung kemampuan manajerial dan kepemimpinan (soft skills). Keduanya menjadi fondasi penting dalam mengelola tim, membangun koordinasi, serta memastikan proses penyidikan berjalan efektif dan sesuai prosedur.
Selain itu, Kombes Pol Sigit juga menekankan pentingnya keterbukaan informasi kepada publik. Ia meyakini bahwa komunikasi yang baik dengan media dan pendekatan yang humanis kepada masyarakat merupakan langkah strategis untuk membangun kepercayaan publik terhadap institusi Polri.
“Teliti dalam mengurai fakta, fokus pada pembuktian, dan tegas dalam mengambil keputusan operasional, adalah hal yang harus terus ditekankan,” tegasnya.
Melalui berbagai pengalaman dan prestasi yang telah diraih, Kombes Pol Sigit Haryono terus menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan penegakan hukum yang profesional, transparan, dan berkeadilan demi memberikan rasa aman serta kepastian hukum bagi masyarakat.
( Toni )//red


