BMKG Imbau Waspada Cuaca Ekstrem di Indonesia

- Reporter

Minggu, 11 Januari 2026 - 08:26

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, // PropamNewstv.id – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang diprediksi melanda sebagian besar wilayah Indonesia pada 12-15 Januari 2026. Sejumlah daerah bahkan masuk dalam kategori siaga akibat ancaman hujan lebat yang dapat memicu bencana hidrometeorologi.

“Hujan lebat hingga sangat lebat yang berpotensi disertai kilat, petir, dan angin kencang masuk dalam kategori siaga diprakirakan terjadi di Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, dan Papua,” tulis BMKG dalam keterangan resmi di Jakarta, dikutip dari Media Indonesia, Minggu, 11 Januari 2026.

Selain wilayah yang masuk kategori siaga, BMKG mencatat peningkatan hujan intensitas sedang berpeluang terjadi merata di wilayah Sumatra, Banten, DKI Jakarta, Bali, Nusa Tenggara, seluruh daratan Kalimantan, Sulawesi, hingga Maluku dan Papua. Masyarakat diminta mengantisipasi perubahan cuaca mendadak yang dapat mengganggu aktivitas luar ruang maupun perjalanan.

Peringatan dini angin kencang juga dikeluarkan untuk sejumlah titik, mulai dari wilayah Jawa, Bali, NTB, NTT, hingga Maluku Utara dan Papua Barat Daya. BMKG menegaskan bahwa kondisi atmosfer saat ini sangat dinamis, sehingga masyarakat perlu lebih berhati-hati dalam merencanakan perjalanan darat, laut, maupun udara.

Sebagai langkah antisipasi, BMKG menyediakan layanan Digital Weather for Traffic (DWT) yang terintegrasi di seluruh Indonesia.

Layanan ini dapat diakses melalui aplikasi InfoBMKG untuk memantau kondisi cuaca di sepanjang rute perjalanan secara real-time.

BMKG terus mendorong pemangku kepentingan dan masyarakat untuk aktif memantau informasi cuaca spesifik wilayah melalui laman resmi dan media sosial @infobmkg guna meminimalisasi risiko dampak cuaca ekstrem di awal tahun 2026 ini.

(Sumber : Metrotv)

Berita Terkait

*LAZNAS Rumah Zakat dan FDIK UIN Antasari Bahas Kolaborasi Ekosistem Digital Filantropi melalui Infak.ID*
Pemkab Sintang Naikan Status Bencana Karhutla Dari Siaga Ke Tanggap Darurat
APINDO Galang Kesatuan Pengusaha Kalsel
*Polda Kalsel Raih Penghargaan di Hari Bhayangkara Ke-80 Tahun 2026*
LAHAN TRANS PAPUYUAN KECAMATAN LAMPIHONG KABUPATEN BALANGAN TERBAKAR HEBAT
KEBAKARAN RUMAH DI DESA MARAJAI RT. 01 KECAMATAN HALONG KABUPATEN BALANGAN
*APEL GELAR PASUKAN DALAM RANGKA PENANGGULANGAN KARHUTLA DI WILAYAH KABUPATEN BALANGAN*
Harapan di Atas Keterbatasan: Warga Desa Jayamekar Tak Bisa Berjalan, Tinggal di Rumah Ambruk Butuh Uluran Tangan Pemerintah

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 11:07

*LAZNAS Rumah Zakat dan FDIK UIN Antasari Bahas Kolaborasi Ekosistem Digital Filantropi melalui Infak.ID*

Kamis, 13 Agustus 2026 - 10:49

Pemkab Sintang Naikan Status Bencana Karhutla Dari Siaga Ke Tanggap Darurat

Kamis, 13 Agustus 2026 - 10:38

APINDO Galang Kesatuan Pengusaha Kalsel

Kamis, 13 Agustus 2026 - 06:11

LAHAN TRANS PAPUYUAN KECAMATAN LAMPIHONG KABUPATEN BALANGAN TERBAKAR HEBAT

Kamis, 13 Agustus 2026 - 06:05

KEBAKARAN RUMAH DI DESA MARAJAI RT. 01 KECAMATAN HALONG KABUPATEN BALANGAN

Kamis, 13 Agustus 2026 - 05:58

*APEL GELAR PASUKAN DALAM RANGKA PENANGGULANGAN KARHUTLA DI WILAYAH KABUPATEN BALANGAN*

Kamis, 13 Agustus 2026 - 05:50

Harapan di Atas Keterbatasan: Warga Desa Jayamekar Tak Bisa Berjalan, Tinggal di Rumah Ambruk Butuh Uluran Tangan Pemerintah

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:27

Semarak Gelar Seni Pencak Silat di Alun-Alun Mandalawangi, Jaga Warisan Budaya Perkokoh Persatuan  

Berita Terbaru

Berita

APINDO Galang Kesatuan Pengusaha Kalsel

Kamis, 13 Agu 2026 - 10:38

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x