Banjir dan Longsor Terjang Banjarnegara, 165 Jiwa Mengungsi

- Reporter

Kamis, 15 Januari 2026 - 06:54

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banjarnegara, // PropamNewstv.id – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, menangani kejadian tanah longsor dan banjir yang dipicu hujan berintensitas tinggi dan cuaca ekstrem di wilayah atas daerah itu pada Rabu (14/1) malam.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Banjarnegara Raib Syekhudin di Banjarnegara, Kamis, mengatakan tanah longsor terjadi sekitar pukul 19.00 WIB di Dusun Melikan, RT 03 RW 01 dan RT 03 RW 02, Desa Giritirta, Kecamatan Pejawaran, setelah wilayah itu diguyur hujan deras sejak pukul 16.00 WIB.

“Hujan dengan intensitas tinggi yang berlangsung cukup lama menyebabkan talut jalan dan tebing di sekitar permukiman warga runtuh, sehingga material longsor menimpa rumah warga,” katanya.

Menurut dia, kejadian tersebut mengakibatkan sebanyak 48 Kepala Keluarga (KK) dengan total 165 jiwa terpaksa mengungsi ke rumah saudara terdekat untuk menghindari potensi longsor.

Pada awal kejadian, kata dia, warga mengungsi atas inisiatif sendiri dengan arahan dari pemerintah desa dan kecamatan karena khawatir rekahan pada tebing di sekitar lokasi.

Namun setelah dilakukan pengecekan di lapangan, lanjut dia, BPBD memastikan longsor berasal dari talut jalan yang kondisinya sudah miring dan kemudian roboh akibat tekanan air hujan.

“Setelah dicek hari ini (15/1) ternyata bukan tebing alami yang retak, melainkan talut jalan yang runtuh. Untuk warga lainnya masih menunggu hasil kajian, apakah sudah bisa kembali ke rumah masing-masing,” katanya.

Pihaknya mencatat longsor tersebut mengakibatkan tiga rumah mengalami rusak berat, masing-masing milik Miarjo, Tanto, dan Prayit. Selain itu, kata dia, rumah milik Hairudin dan Toharjo juga mengalami kerusakan ringan akibat terkena material longsoran.

Material longsor juga menimbun satu sepeda motor, merusak jalan usaha tani, serta menyebabkan seorang anak berusia 10 tahun bernama Vida mengalami luka ringan dan trauma.

“Korban telah mendapatkan penanganan medis dan saat ini dilaporkan dalam kondisi aman,” katanya.

Selain longsor, kata dia, hujan deras juga menyebabkan Sungai Sak-Sak di Desa Wanayasa, Kecamatan Wanayasa, meluap dan menggenangi permukiman warga dengan ketinggian air berkisar 50 centimeter 100 centimeter.

Menurut dia, banjir tersebut berdampak pada sembilan rumah warga, masing-masing milik Robi, Tarsono, Tunut, Hadin, Johan, Noto, Naryo, Purnomo, dan Badar.

Ia mengatakan sebagian warga mengungsi ke rumah kerabat, sementara lainnya memilih bertahan di lantai dua rumah atau belum bersedia dievakuasi.

“Hingga dini hari tadi, air telah surut dan warga kembali ke rumah masing-masing pada Kamis (15/1) pagi,” katanya.

Terkait dengan hal itu, dia mengimbau masyarakat yang tinggal di daerah rawan bencana untuk meningkatkan kewaspadaan, mengingat potensi hujan dengan intensitas tinggi masih berpeluang terjadi dalam beberapa hari ke depan.

“Kami harapkan warga segera melapor kepada aparat desa atau petugas jika menemukan tanda-tanda pergerakan tanah, retakan, maupun kenaikan debit air sungai secara cepat,” kata Raib Syekhudin.

(Sumber : Antara)

Berita Terkait

“BUKAN PROGRAMNYA YANG SALAH,TAPI PELAKSANAAN DI DAPUR YANG TIDAK PATUH ATURAN”
Polres Cianjur Gelar Operasi Gabungan Penertiban Knalpot Brong
Kesabaran, Ketawakalan, dan Filosofi Kelapa Hijau: Etika Sunyi Jurnalisme di Era Modern
VinFast Resmi Hadir di Pontianak: Era Baru Kendaraan Listrik Dimulai
Berawal dari Razia Helm, Satlantas Polres Karawang Ringkus Pengedar S4bu di Bundaran Ciplaz
Dukungan Program MBG Menguat, Tantangan Distribusi Bahan Pangan Masih Dirasakan di Daerah
Drama Penutupan JDYEO Billiard & Cafe: Janji Manis di WhatsApp, Fakta Pahit di Lapangan
Sambut Satu Dekade JOP, Polsek Mlonggo Bersama Elemen Masyarakat Gelar Aksi Bersih Pantai Jubel. 

Berita Terkait

Senin, 27 April 2026 - 04:10

“BUKAN PROGRAMNYA YANG SALAH,TAPI PELAKSANAAN DI DAPUR YANG TIDAK PATUH ATURAN”

Minggu, 26 April 2026 - 14:04

Polres Cianjur Gelar Operasi Gabungan Penertiban Knalpot Brong

Minggu, 26 April 2026 - 13:59

Kesabaran, Ketawakalan, dan Filosofi Kelapa Hijau: Etika Sunyi Jurnalisme di Era Modern

Minggu, 26 April 2026 - 13:48

VinFast Resmi Hadir di Pontianak: Era Baru Kendaraan Listrik Dimulai

Minggu, 26 April 2026 - 13:34

Berawal dari Razia Helm, Satlantas Polres Karawang Ringkus Pengedar S4bu di Bundaran Ciplaz

Minggu, 26 April 2026 - 06:34

Drama Penutupan JDYEO Billiard & Cafe: Janji Manis di WhatsApp, Fakta Pahit di Lapangan

Minggu, 26 April 2026 - 06:07

Sambut Satu Dekade JOP, Polsek Mlonggo Bersama Elemen Masyarakat Gelar Aksi Bersih Pantai Jubel. 

Minggu, 26 April 2026 - 02:05

HUT ke-20 Toserba Griya, Dukcapil Kuningan Layani Pembuatan KTP dan KK Gratis

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x