Anak Kecil Main Korek Api, Rumah Makan Padang Terbakar Hangus

- Reporter

Senin, 17 Agustus 2026 - 10:01

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto:Kebakaran Akibat Kelalaian Orang tua

 

BANTEN  //propamnewstv.id/ — Senin , 17 Agustus 2026 — Sebuah rumah makan khas Padang di wilayah jl Raya Carita desa Sukajadi, kecamatan Carita kabupaten Pandeglang Banten 42264,terbakar hebat pada hari Senin pagi.jam 08:50,Api bermula dari kelalaian anak-anak yang bermain korek api di dalam kamar yang berada di bagian belakang bangunan rumah makan.

 

Berdasarkan keterangan pemilik bangunan, kebakaran bermula saat anak-anak yang sedang tidak dalam pengawasan orang dewasa bermain dengan korek api di dalam kamar tidur. Saking cepatnya api menjalar ke bahan-bahan yang mudah terbakar, api dengan seketika membesar dan merambat ke seluruh bangunan yang sebagian besar terbuat dari kayu dan papan.

 

“Saat kami sedang melayani tamu di depan, tiba-tiba terlihat asap mengepul dari arah kamar belakang. Saat kami berlari ke belakang, api sudah membesar. Kami berusaha memadamkan dengan air namun api terlalu besar dan panas,” ungkap pemilik rumah makan dengan nada haru.

Warga sekitar yang berusaha membantu memadamkan api sempat terhalang karena asap tebal dan kobaran api yang sangat tinggi. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian materi diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah. Seluruh perabotan, peralatan masak, serta bahan makanan habis dilahat si jago merah.

 

Kepala Satuan Lingkungan Setempat menghimbau kepada seluruh masyarakat agar senantiasa menjaga pengawasan terhadap anak-anak dan menjauhkan mereka dari sumber api.

 

“Peristiwa ini menjadi pelajaran berharga bagi kita semua. Selalu awasi anak-anak, hindari bermain api, dan simpan bahan yang mudah terbakar di tempat yang aman. Kelalaian sekejap bisa menimbulkan kerugian yang luar biasa,” ujarnya.

 

Saat ini pihak berwenang masih melakukan pengecekan lokasi pasca-kebakaran untuk memastikan tidak ada sisa api yang membahayakan lingkungan sekitar.

 

 

Tim/Red

Berita Terkait

Upacara Memperingati HUT Kemerdekaan RI Ke 81 Tahun 2026 di Stadion Baning Sintang Lancar dan Kidmat
Semarak HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Warga Kp. Ciupas Sukadame Antusias Hadiri Upacara Merah Putih
Semarak Merah Putih di Dapur MBG Sambolo: Tim Ompreng & Pemorsian Meriahkan HUT RI ke-81
HUT KE-4 GHAM BEBAI LAMPUNG: BERTEPATAN DENGAN KEMERDEKAAN, DORONG WANITA LAMPUNG LESTARIKAN BUDAYA DAN BERKARYA
Penuh Kebersamaan, Keluarga Besar Polres HST Meriahkan Kemerdekaan Lewat Aneka Lomba
Kepala Puskesmas Labuan Bersama Kasubag TU Ucapkan Selamat HUT RI ke-81: Wujudkan Pengabdian Sehat untuk Bangsa  
Terus Bergerak, Polri Kembali Kirim Personel K9 dan 2,5 Ton Logistik untuk Korban Gempa NTT Jakarta – Polri kembali bergerak cepat memperkuat operasi kemanusiaan bagi masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Minggu (16/8/2026), Polri memberangkatkan 21 personel Direktorat Polisi Satwa bersama 10 ekor anjing K9 dan sekitar 2,5 ton peralatan serta logistik dari Bandar Udara Pondok Cabe Polri. Pemberangkatan ini merupakan tindak lanjut arahan Kapolri untuk terus memperkuat Polda NTT dalam proses mitigasi, pencarian dan pertolongan, evakuasi, serta pemenuhan kebutuhan masyarakat terdampak. Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, S.I.K., M.I.Kom., mengatakan operasi kemanusiaan Polri dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan, mengikuti kebutuhan nyata di lapangan. “Polri kembali melanjutkan upaya kemanusiaan untuk memberikan bantuan kepada masyarakat terdampak bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur. Ini merupakan tindak lanjut arahan dan perintah Kapolri untuk memperkuat Polda NTT dalam melaksanakan misi kemanusiaan dan percepatan penanganan bencana.” K9 Dikerahkan untuk Perkuat Pencarian Korban Sebanyak 21 personel Polisi Satwa bersama 10 ekor K9 diberangkatkan menggunakan pesawat Polisi Udara Polri dari Pondok Cabe menuju Labuan Bajo. Tim K9 memiliki kemampuan pencarian korban dan akan berkoordinasi dengan Polda NTT untuk menentukan lokasi prioritas, khususnya di wilayah Sikka, Manggarai dan Manggarai Timur. Apabila terdapat wilayah lain yang membutuhkan dukungan, personel dan K9 akan digeser sesuai perkembangan situasi di lapangan. 2,5 Ton Logistik Dibawa Sekaligus Selain personel dan K9, pesawat juga membawa sekitar 2,5 ton peralatan dan bantuan, di antaranya: * Peralatan SAR; * Obat-obatan; * Tenda lapangan; * Makanan dan kebutuhan kelompok rentan; * 10 unit Wi-Fi portable; * Logistik pendukung lainnya. Setibanya di Labuan Bajo, tim akan berkoordinasi dengan Kapolda NTT dan Forkopimda untuk menentukan distribusi bantuan serta wilayah yang menjadi prioritas. Mabes Polri Terus Perkuat Polda NTT Sebelumnya, Polri telah memberangkatkan 137 personel pada Sabtu (15/8/2026) malam, termasuk personel SAR Brimob, DVI, Dokkes, Humas, Slog dan Propam. Korps Brimob juga telah mengirimkan personel dengan kemampuan SAR yang diperkuat tenaga kesehatan, dokter dan dukungan logistik. “Jadi ini bukan hanya pengiriman personel, tetapi bagaimana seluruh kemampuan yang dimiliki Polri kita gerakkan sesuai kebutuhan masyarakat,” ujar Trunoyudo. Polri juga menyiapkan tiga unit helikopter AW169 untuk mendukung distribusi bantuan dan mobilitas personel menuju wilayah yang sulit dijangkau atau terisolasi. Pesawat CASA Polri yang telah berada di wilayah NTT juga dimanfaatkan untuk mempercepat mobilitas menuju Labuan Bajo dan wilayah lainnya. Bantuan Tidak Berhenti Hari Ini Trunoyudo menegaskan, operasi kemanusiaan Polri akan terus berjalan dan bantuan berikutnya disiapkan berdasarkan hasil kurasi kebutuhan di lapangan. Dukungan yang disiapkan meliputi obat-obatan, pelayanan kesehatan lapangan, tenda, logistik masyarakat, komunikasi, trauma healing hingga bantuan sosial Polri. Pengiriman berikutnya akan dilakukan sesuai kebutuhan masyarakat dan kapasitas angkut yang tersedia. Wi-Fi dan Satgas Humas Dukung Informasi Terverifikasi Karena sejumlah wilayah mengalami kendala koneksi internet, Polri turut membawa 10 unit Wi-Fi portable untuk membantu kebutuhan komunikasi masyarakat dan petugas di lapangan. Satgas Humas yang dipimpin Kombes Pol. Bayu Suseno juga telah diberangkatkan untuk mendukung penyampaian informasi publik dan menyiapkan posko media/media center. Media di NTT dapat berkoordinasi dengan Kabid Humas Polda NTT dan Satgas Humas untuk memperoleh informasi yang valid, terbaru dan terverifikasi. Polri mengimbau masyarakat tidak menyebarkan informasi yang belum terkonfirmasi, terutama terkait korban, kerusakan maupun kondisi wilayah terdampak. Polri Terus Bergerak Polri bersama TNI, BNPB, pemerintah daerah, Basarnas dan seluruh stakeholder terus melakukan koordinasi untuk memastikan mitigasi, evakuasi dan distribusi bantuan berjalan cepat serta tepat sasaran. Dari Sabtu malam hingga Minggu pagi, perkuatan Polri terus bergerak. Personel, K9, SAR, kesehatan, logistik, komunikasi, transportasi udara hingga trauma healing disiapkan secara bertahap. Polri hadir untuk membantu masyarakat NTT. Terus bergerak, terus membantu, dan terus memastikan saudara-saudara kita yang terdampak tidak menghadapi bencana ini sendiria
23 Tahun Radio Berkah 97.3 FM Terus Mengudara Mengedukasi dan Menginspirasi Masyarakat Pandeglang

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 11:37

Upacara Memperingati HUT Kemerdekaan RI Ke 81 Tahun 2026 di Stadion Baning Sintang Lancar dan Kidmat

Senin, 17 Agustus 2026 - 10:10

Semarak HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Warga Kp. Ciupas Sukadame Antusias Hadiri Upacara Merah Putih

Senin, 17 Agustus 2026 - 10:06

Semarak Merah Putih di Dapur MBG Sambolo: Tim Ompreng & Pemorsian Meriahkan HUT RI ke-81

Senin, 17 Agustus 2026 - 10:01

Anak Kecil Main Korek Api, Rumah Makan Padang Terbakar Hangus

Senin, 17 Agustus 2026 - 09:54

HUT KE-4 GHAM BEBAI LAMPUNG: BERTEPATAN DENGAN KEMERDEKAAN, DORONG WANITA LAMPUNG LESTARIKAN BUDAYA DAN BERKARYA

Minggu, 16 Agustus 2026 - 13:27

Kepala Puskesmas Labuan Bersama Kasubag TU Ucapkan Selamat HUT RI ke-81: Wujudkan Pengabdian Sehat untuk Bangsa  

Minggu, 16 Agustus 2026 - 13:25

Terus Bergerak, Polri Kembali Kirim Personel K9 dan 2,5 Ton Logistik untuk Korban Gempa NTT Jakarta – Polri kembali bergerak cepat memperkuat operasi kemanusiaan bagi masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Minggu (16/8/2026), Polri memberangkatkan 21 personel Direktorat Polisi Satwa bersama 10 ekor anjing K9 dan sekitar 2,5 ton peralatan serta logistik dari Bandar Udara Pondok Cabe Polri. Pemberangkatan ini merupakan tindak lanjut arahan Kapolri untuk terus memperkuat Polda NTT dalam proses mitigasi, pencarian dan pertolongan, evakuasi, serta pemenuhan kebutuhan masyarakat terdampak. Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, S.I.K., M.I.Kom., mengatakan operasi kemanusiaan Polri dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan, mengikuti kebutuhan nyata di lapangan. “Polri kembali melanjutkan upaya kemanusiaan untuk memberikan bantuan kepada masyarakat terdampak bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur. Ini merupakan tindak lanjut arahan dan perintah Kapolri untuk memperkuat Polda NTT dalam melaksanakan misi kemanusiaan dan percepatan penanganan bencana.” K9 Dikerahkan untuk Perkuat Pencarian Korban Sebanyak 21 personel Polisi Satwa bersama 10 ekor K9 diberangkatkan menggunakan pesawat Polisi Udara Polri dari Pondok Cabe menuju Labuan Bajo. Tim K9 memiliki kemampuan pencarian korban dan akan berkoordinasi dengan Polda NTT untuk menentukan lokasi prioritas, khususnya di wilayah Sikka, Manggarai dan Manggarai Timur. Apabila terdapat wilayah lain yang membutuhkan dukungan, personel dan K9 akan digeser sesuai perkembangan situasi di lapangan. 2,5 Ton Logistik Dibawa Sekaligus Selain personel dan K9, pesawat juga membawa sekitar 2,5 ton peralatan dan bantuan, di antaranya: * Peralatan SAR; * Obat-obatan; * Tenda lapangan; * Makanan dan kebutuhan kelompok rentan; * 10 unit Wi-Fi portable; * Logistik pendukung lainnya. Setibanya di Labuan Bajo, tim akan berkoordinasi dengan Kapolda NTT dan Forkopimda untuk menentukan distribusi bantuan serta wilayah yang menjadi prioritas. Mabes Polri Terus Perkuat Polda NTT Sebelumnya, Polri telah memberangkatkan 137 personel pada Sabtu (15/8/2026) malam, termasuk personel SAR Brimob, DVI, Dokkes, Humas, Slog dan Propam. Korps Brimob juga telah mengirimkan personel dengan kemampuan SAR yang diperkuat tenaga kesehatan, dokter dan dukungan logistik. “Jadi ini bukan hanya pengiriman personel, tetapi bagaimana seluruh kemampuan yang dimiliki Polri kita gerakkan sesuai kebutuhan masyarakat,” ujar Trunoyudo. Polri juga menyiapkan tiga unit helikopter AW169 untuk mendukung distribusi bantuan dan mobilitas personel menuju wilayah yang sulit dijangkau atau terisolasi. Pesawat CASA Polri yang telah berada di wilayah NTT juga dimanfaatkan untuk mempercepat mobilitas menuju Labuan Bajo dan wilayah lainnya. Bantuan Tidak Berhenti Hari Ini Trunoyudo menegaskan, operasi kemanusiaan Polri akan terus berjalan dan bantuan berikutnya disiapkan berdasarkan hasil kurasi kebutuhan di lapangan. Dukungan yang disiapkan meliputi obat-obatan, pelayanan kesehatan lapangan, tenda, logistik masyarakat, komunikasi, trauma healing hingga bantuan sosial Polri. Pengiriman berikutnya akan dilakukan sesuai kebutuhan masyarakat dan kapasitas angkut yang tersedia. Wi-Fi dan Satgas Humas Dukung Informasi Terverifikasi Karena sejumlah wilayah mengalami kendala koneksi internet, Polri turut membawa 10 unit Wi-Fi portable untuk membantu kebutuhan komunikasi masyarakat dan petugas di lapangan. Satgas Humas yang dipimpin Kombes Pol. Bayu Suseno juga telah diberangkatkan untuk mendukung penyampaian informasi publik dan menyiapkan posko media/media center. Media di NTT dapat berkoordinasi dengan Kabid Humas Polda NTT dan Satgas Humas untuk memperoleh informasi yang valid, terbaru dan terverifikasi. Polri mengimbau masyarakat tidak menyebarkan informasi yang belum terkonfirmasi, terutama terkait korban, kerusakan maupun kondisi wilayah terdampak. Polri Terus Bergerak Polri bersama TNI, BNPB, pemerintah daerah, Basarnas dan seluruh stakeholder terus melakukan koordinasi untuk memastikan mitigasi, evakuasi dan distribusi bantuan berjalan cepat serta tepat sasaran. Dari Sabtu malam hingga Minggu pagi, perkuatan Polri terus bergerak. Personel, K9, SAR, kesehatan, logistik, komunikasi, transportasi udara hingga trauma healing disiapkan secara bertahap. Polri hadir untuk membantu masyarakat NTT. Terus bergerak, terus membantu, dan terus memastikan saudara-saudara kita yang terdampak tidak menghadapi bencana ini sendiria

Minggu, 16 Agustus 2026 - 13:15

23 Tahun Radio Berkah 97.3 FM Terus Mengudara Mengedukasi dan Menginspirasi Masyarakat Pandeglang

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x