Alzier Desak BPK–BPKP Audit Investigasi Anggaran UIN Raden Intan 2022–2026

- Reporter

Sabtu, 17 Januari 2026 - 10:33

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDARLAMPUNG //propamnewstv.id – Tokoh masyarakat Lampung yang juga Ketua Umum Lembaga Pengawasan Pembangunan Provinsi Lampung (LPPPL), M. Alzier Dianis Thabranie, S.E., S.H., mendesak Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Lampung dan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Lampung untuk melakukan audit investigasi terhadap penggunaan anggaran di Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung.

Permintaan tersebut disampaikan menyusul sorotan publik terhadap sejumlah proyek pembangunan di lingkungan kampus UIN Raden Intan Lampung yang dinilai tidak berjalan optimal dan terkesan mangkrak. Audit investigasi diminta dilakukan terhadap penggunaan anggaran pada periode Tahun Anggaran 2022 hingga 2026.

Menurut Alzier, yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Penasihat Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Provinsi Lampung serta Mustasyar PWNU Provinsi Lampung, berdasarkan informasi yang diterimanya dari berbagai pihak, saat serah terima jabatan Rektor UIN Raden Intan Lampung pada awal tahun 2022 lalu, terdapat sisa anggaran lebih dari Rp170 miliar.

“Namun saat ini dana tersebut dikabarkan telah habis, sementara hasil pembangunan yang terlihat dinilai tidak signifikan. Bahkan terdapat proyek yang terkesan mangkrak,” ujar Alzier, Jumat (16/1/2026).

Salah satu proyek yang menjadi perhatian publik adalah Proyek Pembangunan Gapura UIN Raden Intan Lampung dengan nilai anggaran sekitar Rp3,75 miliar, yang hingga kini masih menuai berbagai pertanyaan di tengah masyarakat.

Alzier menegaskan, audit investigasi oleh lembaga berwenang sangat penting untuk menjawab berbagai spekulasi, isu, serta dugaan yang berkembang, sehingga tidak menimbulkan persepsi negatif yang berlarut-larut.

“Audit ini penting agar semuanya terang dan transparan, serta dapat meluruskan berbagai isu yang berkembang di masyarakat,” tegasnya.

Dukungan dari Elemen Masyarakat

Sebelumnya, LSM Transparansi Rakyat Lampung (TRAPUNG) bersama Aliansi Mahasiswa UIN Raden Intan Lampung telah melaporkan dugaan penyimpangan ke Kejaksaan Tinggi Lampung pada November 2025 lalu. Laporan tersebut berkaitan dengan dugaan tindak pidana korupsi, gratifikasi, penyalahgunaan wewenang, serta komersialisasi layanan akademik.

Ketua Lampung Corruption Watch (LCW), Juendi Leksa Utama, S.H., M.H., menyatakan dukungannya terhadap langkah aparat penegak hukum untuk mengusut realisasi proyek-proyek di UIN Raden Intan Lampung. Menurutnya, hasil audit internal tidak serta-merta menutup kemungkinan adanya penyimpangan.

Hal senada disampaikan Sekretaris Jenderal Laskar Lampung Indonesia, Panji Nugraha AB, S.H., yang berharap proyek pembangunan gapura dapat menjadi pintu masuk bagi aparat penegak hukum untuk menelusuri proyek-proyek lain di lingkungan kampus tersebut yang nilainya mencapai puluhan miliar rupiah.

Klarifikasi Pihak UIN

Sementara itu, pihak UIN Raden Intan Lampung melalui Ketua Tim Humas dan Kerja Sama, Novrizal Fahmi, sebelumnya menjelaskan bahwa proyek pembangunan gapura bukan proyek mangkrak, melainkan proyek multiyears yang dilaksanakan melalui mekanisme tender LPSE Kementerian Agama.

Ia menyebutkan, proyek tersebut telah diperiksa oleh Inspektorat Jenderal Kementerian Agama dan dinyatakan tidak ditemukan permasalahan. Tertundanya kelanjutan pembangunan disebut disebabkan oleh kebijakan efisiensi anggaran, bukan karena proyek dihentikan.

Permintaan audit investigasi yang disampaikan Alzier tersebut selanjutnya diserahkan kepada kewenangan lembaga terkait sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Berita Terkait

Puskesmas Entikong Gelar Cek Kesehatan Gratis di Pasar Modern PLBN Entikong
Dugaan Penyimpangan Anggaran Ambulans di Muaro Jambi: Mendorong Audit Forensik Demi Transparansi Publik
Polres Demak Ungkap Dugaan Kekerasan Seksual di Al Anfas, Pengasuh Jadi Tersangka
Warga Indonesia memfaatkan waktu liburan dengan berkunjung ke malaysia.
*Ayo Cek Kesehatan Gratis Bersama Polda Banten dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-80*
Kapolres Cianjur Sampaikan Ucapan Dirgahayu Polisi Militer TNI Angkatan Darat ke-80
Dipimpin Langsung Bupati, Kontingen Kuningan Turunkan 140 Orang di Porsenitas XIII, Bidik Juara Umum  
PWDPI dan IKRAR, Mendesak Dindikpora Pandeglang Berikan Sanksi Tegas Oknum Kepsek SDN Cibitung 2 Kecamatan Munju

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 14:15

Puskesmas Entikong Gelar Cek Kesehatan Gratis di Pasar Modern PLBN Entikong

Senin, 22 Juni 2026 - 13:40

Dugaan Penyimpangan Anggaran Ambulans di Muaro Jambi: Mendorong Audit Forensik Demi Transparansi Publik

Senin, 22 Juni 2026 - 13:18

Polres Demak Ungkap Dugaan Kekerasan Seksual di Al Anfas, Pengasuh Jadi Tersangka

Senin, 22 Juni 2026 - 12:58

Warga Indonesia memfaatkan waktu liburan dengan berkunjung ke malaysia.

Senin, 22 Juni 2026 - 12:54

*Ayo Cek Kesehatan Gratis Bersama Polda Banten dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-80*

Senin, 22 Juni 2026 - 09:54

Dipimpin Langsung Bupati, Kontingen Kuningan Turunkan 140 Orang di Porsenitas XIII, Bidik Juara Umum  

Senin, 22 Juni 2026 - 09:46

PWDPI dan IKRAR, Mendesak Dindikpora Pandeglang Berikan Sanksi Tegas Oknum Kepsek SDN Cibitung 2 Kecamatan Munju

Senin, 22 Juni 2026 - 09:13

Samsat Go Kecamatan Hadir di Entikong, Warga Diimbau Manfaatkan Layanan Pajak Kendaraan

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x