Warga Keluhkan Antrean BBM di SPBU Entikong, Pengelola Beri Penjelasan

- Reporter

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 12:33

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto:Pertamina 64.755.10

 

KALBAR  //propamnewstv.id/– Antrean panjang kendaraan di SPBU kawasan perbatasan Entikong kembali dikeluhkan warga. Seorang warga mengaku harus mengantre berjam-jam untuk membeli Pertalite, meski hanya mengisi sekitar sekali seminggu untuk kebutuhan pribadi.

Warga berharap pengelola mempertimbangkan pemisahan jalur bagi pembeli untuk kebutuhan pribadi dan pihak yang membeli BBM untuk dijual kembali.

Menanggapi keluhan tersebut, Jono selaku penanggung jawab urusan SPBU Entikong menjelaskan bahwa SPBU memiliki tiga titik pelayanan, yakni satu untuk solar, satu untuk Pertalite, dan satu untuk Pertamax. Karena itu, pengisian Pertalite hanya dilayani di titik yang tersedia.

“Seharusnya yang bersangkutan menemui saya di SPBU. Saya akan jelaskan kenapa hanya satu tempat saja yang antre isi minyak Pertalite,” ujar Jono.

Menurutnya,jika ada perubahan sistem pelayanan harus diajukan terlebih dahulu kepada Pertamina. Ia juga menegaskan seluruh kendaraan menggunakan sistem barcode.

“Semua antre murni pakai barcode. Kami tidak bisa menyalahkan atau melarang mereka,” jelasnya.

Jono mengatakan pihak SPBU tetap membantu masyarakat dengan kebutuhan mendesak, seperti petugas yang hendak berdinas ke luar kota, selama alasannya disampaikan langsung dan memang diperlukan dan jika ada mobil sedang membawa orang sakit

Jika stok tersedia, pelayanan berlangsung pukul 06.30 hingga 17.00 WIB. Konsumen tidak hanya berasal dari kecamatan Entikong saja, tetapi dari luar kecamatan Entikong juga banyak yang antri sehingga antrean kerap memanjang.

Pengelola berharap masyarakat memahami keterbatasan fasilitas dan menyampaikan keluhan secara langsung. Kondisi ini juga dinilai perlu menjadi bahan evaluasi agar pelayanan BBM di kawasan perbatasan lebih tertib, transparan, dan adil.

 

Tim//red

Berita Terkait

Kebakaran Hanguskan 11 Rumah di Perbatasan Kelurahan Belimbing dan Desa Kapar, Kerugian Diperkirakan Rp2 Miliar
*Peduli Warga Terdampak Kekeringan, Polda Banten Distribusikan 6.500 Liter Air Bersih di Tigaraksa*
Manfaatkan Waktu Istirahat Kerja Bakti, Babinsa Melaksanakan Komsos
Norhalis Majid Beri Apresiasi Para Pihak Yang Memperjuangkan Munculnya Surat Komitmen DPR RI Tentang Perampasan Aset Terkait Tindak Pidana Menjadi Undang-undang 
Bupati, Kapolres dan Dandim HST Turun Langsung Padamkan Karhutla di Desa Sungai Buluh LAU
“Polri Hadir di Tengah Warga, Bersihkan Puing Pascaledakan di Panimbang*
Bangkit Lagi Setelah 5 Tahun Vakum, Kejurkab FORKI Kuningan 2026 Siap Cari Bibit Atlet Tangguh Berjiwa Ksatria
Kabut Asap Makin Pekat di Entikong, 700 Masker Gratis Dibagikan di Jalan Lintas Malindo

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 13:13

Kebakaran Hanguskan 11 Rumah di Perbatasan Kelurahan Belimbing dan Desa Kapar, Kerugian Diperkirakan Rp2 Miliar

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 13:08

*Peduli Warga Terdampak Kekeringan, Polda Banten Distribusikan 6.500 Liter Air Bersih di Tigaraksa*

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 13:02

Manfaatkan Waktu Istirahat Kerja Bakti, Babinsa Melaksanakan Komsos

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 12:58

Norhalis Majid Beri Apresiasi Para Pihak Yang Memperjuangkan Munculnya Surat Komitmen DPR RI Tentang Perampasan Aset Terkait Tindak Pidana Menjadi Undang-undang 

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 12:52

Bupati, Kapolres dan Dandim HST Turun Langsung Padamkan Karhutla di Desa Sungai Buluh LAU

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 12:38

Bangkit Lagi Setelah 5 Tahun Vakum, Kejurkab FORKI Kuningan 2026 Siap Cari Bibit Atlet Tangguh Berjiwa Ksatria

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 12:33

Warga Keluhkan Antrean BBM di SPBU Entikong, Pengelola Beri Penjelasan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 12:08

Kabut Asap Makin Pekat di Entikong, 700 Masker Gratis Dibagikan di Jalan Lintas Malindo

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x