Kabut Pagi Terpantau di Garis Perbatasan Indonesia–Malaysia

- Reporter

Senin, 24 Agustus 2026 - 15:06

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto:Cuaca di daerah Kalimatan Barat

 

KALBAR //propamnewstv.id/  — 24 Agustus 2026 — Kondisi cuaca di kawasan garis netral perbatasan Indonesia–Malaysia, tepatnya wilayah yang berbatasan antara Kalimantan Barat dan Sarawak, Malaysia, terpantau berkabut pada Senin pagi sekitar pukul 07.10 WIB.

 

Berdasarkan hasil pemantauan visual, kabut atau embun pagi terlihat cukup jelas, terutama pada kawasan pepohonan dan latar belakang perbukitan. Kondisi tersebut menyebabkan jarak pandang mengalami penurunan, meskipun sejumlah objek di sekitar kawasan perbatasan masih terlihat dengan cukup jelas.

 

Secara umum, kondisi atmosfer tampak kelabu, berawan, dan lembap, dengan intensitas cahaya matahari pagi yang masih rendah. Permukaan jalan juga terlihat basah, yang mengindikasikan tingginya kelembapan atau kemungkinan adanya hujan sebelumnya.

 

Pergerakan vegetasi menunjukkan kondisi angin relatif lemah. Situasi tersebut memungkinkan kabut dan kelembapan pagi masih bertahan di sekitar kawasan perbatasan. Sementara itu, aktivitas kendaraan masih berlangsung dan kondisi jalan secara visual masih dapat dilalui.

 

Kesimpulan pemantauan, sekitar pukul 07.10 WIB kawasan perbatasan Kalimantan Barat–Sarawak mengalami kabut pagi dengan kelembapan tinggi, jarak pandang sedang, serta kondisi permukaan jalan yang basah. Kabut tampak lebih terkonsentrasi pada area pepohonan dan perbukitan.

Namun, berdasarkan pengamatan visual melalui video, belum dapat dipastikan apakah kondisi tersebut sepenuhnya merupakan kabut meteorologis atau terdapat campuran haze/asap. Untuk memastikan kondisi secara akurat diperlukan data pengukuran, antara lain PM2.5, suhu, kelembapan udara, serta jarak pandang.

 

Masyarakat dan pengguna jalan yang melintas di kawasan perbatasan diimbau tetap berhati-hati dan menyesuaikan kecepatan kendaraan apabila jarak pandang kembali menurun.

 

Tim//red

Berita Terkait

Setelah DLHK Riau Tegaskan Status Kawasan Hutan, Kelompok Tani Langsung Laporkan Manajer PT KASS dan Mantan Kades Pujud ke Kajati Riau
KEGIATAN MAULID NABI MUHAMMAD SAW
Kalimantan Diselimuti Asap, Mahasiswa Banjarmasin Tak Tinggal Diam: 1.000 Masker Dibagikan
Pemkab Sintang Dukung Pembentukan Saka Adhyatsa Pemilu di Bawaslu Sintang
Polwan Polres Sekadau Salurkan 18 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga di Tengah Kemarau
*Antar Sekadau Raih Emas POPDA, Aipda Agus Muhardi Terima Piagam Penghargaan dari Kapolres*
Kebakaran Lahan di Tambang Ulang, Polisi Kumpulkan Bukti dan Informasi
ICDN Sintang: Perda Buka Lahan 2 Hektar Itu Untuk Peladang, Jangan Dicabut

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 15:06

Kabut Pagi Terpantau di Garis Perbatasan Indonesia–Malaysia

Senin, 24 Agustus 2026 - 14:58

Setelah DLHK Riau Tegaskan Status Kawasan Hutan, Kelompok Tani Langsung Laporkan Manajer PT KASS dan Mantan Kades Pujud ke Kajati Riau

Senin, 24 Agustus 2026 - 14:53

KEGIATAN MAULID NABI MUHAMMAD SAW

Senin, 24 Agustus 2026 - 13:11

Kalimantan Diselimuti Asap, Mahasiswa Banjarmasin Tak Tinggal Diam: 1.000 Masker Dibagikan

Senin, 24 Agustus 2026 - 13:00

Pemkab Sintang Dukung Pembentukan Saka Adhyatsa Pemilu di Bawaslu Sintang

Senin, 24 Agustus 2026 - 12:37

*Antar Sekadau Raih Emas POPDA, Aipda Agus Muhardi Terima Piagam Penghargaan dari Kapolres*

Senin, 24 Agustus 2026 - 12:18

Kebakaran Lahan di Tambang Ulang, Polisi Kumpulkan Bukti dan Informasi

Senin, 24 Agustus 2026 - 12:07

ICDN Sintang: Perda Buka Lahan 2 Hektar Itu Untuk Peladang, Jangan Dicabut

Berita Terbaru

Berita

KEGIATAN MAULID NABI MUHAMMAD SAW

Senin, 24 Agu 2026 - 14:53

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x