Foto:PK KNPI Kecamatan Picung
BANTEN //propamnewstv.id/ — Pimpinan Kecamatan (PK) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kecamatan Picung memperingati Hari Lahir (Harlah) ke-53 dengan menggelar sosialisasi bahaya narkoba dan judi daring (judol) di Madrasah Tsanawiyah (MTs) Nurul Amal, Kecamatan Picung, Kabupaten Pandeglang, Senin, 27 Juli 2026.
Kegiatan tersebut menyasar pelajar yang dinilai paling rentan terhadap paparan narkoba dan judi daring yang kian marak di kalangan remaja.

Ketua PK KNPI Picung, Agus Leo, menegaskan bahwa peringatan Harlah tahun ini tidak diisi secara seremonial, melainkan dengan aksi nyata untuk penyelamatan generasi muda.
“Harlah KNPI bukan sekadar seremonial. Momentum ini harus diisi dengan aksi nyata untuk menyelamatkan generasi bangsa. Narkoba dan judol adalah dua musuh besar pemuda hari ini. Keduanya merusak mental, masa depan, dan ekonomi. Sekolah adalah benteng pertama untuk melawannya,” ujar Agus Leo.

Sosialisasi menghadirkan dua narasumber. Narasumber pertama, Penggiat Anti narkoba Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Banten, Marjuk Al-Gifari. Ia mengingatkan pelajar agar waspada terhadap modus baru peredaran narkoba yang kini dikemas menyerupai permen, vape, hingga cairan dengan kemasan menarik.
“Efeknya bukan hanya merusak saraf dan kesehatan, tetapi mematikan masa depan. Satu kali coba, bisa kecanduan seumur hidup. Kuncinya adalah berani menolak dan berani melapor,” tegas Marjuk di hadapan ratusan siswa.
Marjuk yang juga fokus pada edukasi dan pendampingan rehabilitasi penyalahguna narkoba menjelaskan bahwa remaja menjadi sasaran utama peredaran karena merupakan cikal bakal generasi emas.
“Kenapa sasarannya remaja? Karena mereka adalah cikal bakal generasi emas yang harus kita berikan edukasi secara intens agar jangan sampai menyalahgunakan obat-obatan terlarang,” katanya.
Ia menambahkan, kegiatan sosialisasi tidak hanya menyasar sekolah, tetapi juga kampus dan lembaga lain se-Provinsi Banten. Khusus Kabupaten Pandeglang, pihaknya menargetkan 100 sekolah.
“Untuk agenda selanjutnya, kami masih menunggu surat rekomendasi dari Dinas Pendidikan Kabupaten Pandeglang. Masih banyak titik yang akan kita datangi, sambil menunggu undangan dari kabupaten lain,” tuturnya.
Narasumber kedua, Wakil Ketua Karang Taruna Kabupaten Pandeglang, Iding Gunadi Turtusi, membeberkan dampak laten judi daring yang tak kalah berbahaya sekaligus menegaskan sinergi antarorganisasi kepemudaan.
“Acara hari ini intinya bukan hanya menyosialisasikan bahaya narkoba di kalangan pelajar, tetapi juga membuktikan bahwa Karang Taruna Kabupaten Pandeglang bersinergi dengan semua kalangan organisasi, baik di tingkat nasional, provinsi, kabupaten, kecamatan, hingga desa,” ujarnya.
Iding menegaskan Karang Taruna berkomitmen mendukung setiap kegiatan kepemudaan di Pandeglang.
“Karena Karang Taruna bukan organisasi kemasyarakatan biasa, tetapi merupakan garda terdepan pemerintah. Maka kitalah yang menjembatani ketika kegiatan-kegiatan yang secara alokasi anggarannya lahir dari kemandirian. Insyaallah Karang Taruna juga mendukung dengan kemampuan Karang Taruna itu sendiri,” tambahnya.
Menurutnya, Karang Taruna dan KNPI tidak dapat dipisahkan. “KNPI adalah komitenya pemuda dan Karang Taruna terkait sosial dan kesejahteraannya di masyarakat,” pungkasnya.
Selain sosialisasi, para pemateri juga mengajak pelajar untuk mengalihkan energi pada kegiatan positif dan produktif melalui organisasi kepemudaan.
Sementara itu, perwakilan MTs Nurul Amal, Edi S., menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada PK KNPI Picung dan para narasumber atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
“Kami atas nama keluarga besar MTs Nurul Amal mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada PK KNPI Picung, penggiat BNN Provinsi Banten, dan Karang Taruna Kabupaten Pandeglang. Sosialisasi ini sangat bermanfaat bagi siswa kami yang berada pada usia remaja beranjak dewasa sebagai upaya pencegahan agar tidak terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba dan judi daring. Semoga sinergi baik ini dapat terus berlanjut,” ungkap Edi S.
Kegiatan yang berlangsung khidmat dan interaktif itu turut dihadiri Wakil Ketua PK KNPI Picung Khusnu Shaleh, Sekretaris Edi Suhaedi, Ketua Majelis Pemuda Indonesia (MPI) Kecamatan Picung Amir Ma’rif, serta jajaran pengurus lainnya.
Melalui kegiatan ini, PK KNPI Picung berharap pelajar memiliki ketahanan diri dan keberanian untuk mengatakan tidak pada narkoba dan judi daring.
[Aep/Red]


