Serah Terima Satgas Pamtas RI–Malaysia di Entikong, YonArmed 19/Bogani Resmi Emban Tugas Pengamanan Perbatasan

- Reporter

Senin, 29 Juni 2026 - 10:11

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto:Serah Terima Tugas DANSATGAS di Aula Makotis Entikong

 

KALBAR //propamnewstv.id/ – Suasana khidmat menyelimuti Aula Makotis Entikong saat berlangsung acara serah terima tugas Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) Pengamanan Perbatasan (Pamtas) RI–Malaysia. Kegiatan ini menandai berakhirnya masa penugasan Satgas sebelumnya sekaligus dimulainya pengabdian Satgas yang baru dalam menjaga kedaulatan wilayah perbatasan Indonesia–Malaysia.

 

Dalam prosesi tersebut, Komandan Satgas Pamtas RI–Malaysia Letkol Arh Andy Qomarudin menyerahkan tugas dan tanggung jawab kepada Komandan Satgas Pamtas RI–Malaysia yang baru, Letkol Arm Hanafi Solaeman, S.I.P., yang memimpin Satgas YonArmed 19/Bogani.

Acara dihadiri oleh unsur Forkopimcam Entikong, Kepala Cabang Kejaksaan Negeri Entikong Dian Novita, S.H., M.H., Danramil 1204-21/Entikong Kapten Inf. Warsidi, Kapolsek Entikong AKP Donny Sembiring, S.H., Kasi Trantib Kecamatan Entikong Lusianus Tono, Kepala Desa Entikong Joko, Kepala Desa Pala pasang Antonius Angeu, perwakilan Kepala PLBN Entikong oleh Fanji Hermansah, unsur CIQS, unsur intelijen, serta sejumlah tokoh masyarakat dan tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Dansatgas lama menyampaikan apresiasi kepada seluruh prajurit, pemerintah daerah, aparat keamanan, dan masyarakat yang telah memberikan dukungan selama pelaksanaan tugas di wilayah perbatasan. Ia berharap hubungan baik yang telah terjalin dapat terus dipertahankan oleh Satgas penerus.

Sementara itu, Dansatgas yang baru menegaskan komitmennya untuk melanjutkan tugas pengamanan perbatasan secara profesional, menjaga stabilitas keamanan, serta memperkuat sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat perbatasan. Selain menjaga keamanan wilayah, Satgas juga akan terus mendukung kegiatan pembinaan teritorial dan berbagai program sosial yang bermanfaat bagi masyarakat.

Serah terima tugas ini merupakan bagian dari rotasi rutin di lingkungan Tentara Nasional Indonesia (TNI) sebagai upaya menjaga kesinambungan pelaksanaan tugas pengamanan perbatasan. Dengan estafet kepemimpinan ini, diharapkan Satgas YonArmed 19/Bogani mampu meneruskan pengabdian dalam menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia serta menciptakan situasi yang aman, tertib, dan kondusif di wilayah perbatasan RI–Malaysia.

Ditempat acara berlangsung awak media mewawancarai Komandan lama dan yang baru ,berikut penjelasan:

 

 

Pertanyaan: Bagaimana evaluasi pelaksanaan tugas Satgas selama bertugas di wilayah perbatasan RI–Malaysia?

 

Jawaban:

“Selama kami bertugas di wilayah perbatasan Indonesia–Malaysia, alhamdulillah ada beberapa upaya pembangunan yang berhasil kami laksanakan dalam kurun waktu satu tahun penugasan. Berbagai kegiatan tersebut menjadi tambahan pengalaman dan bekal informasi yang sangat berharga bagi kami, khususnya sebagai bahan perencanaan untuk penugasan berikutnya.

Selanjutnya, kami juga terus berupaya memotivasi masyarakat perbatasan melalui berbagai kegiatan, baik di bidang operasi, bidang teritorial, maupun melalui kerja sama dengan pemerintah daerah.”

 

Pertanyaan: Apa saja tantangan terbesar yang dihadapi selama menjalankan tugas di perbatasan?

 

Jawaban:

“Tantangan terbesar tentunya selain kondisi geografis wilayah perbatasan adalah bagaimana kami memahami budaya masyarakat setempat. Kami harus mempelajari adat istiadat yang ada di masyarakat perbatasan sehingga dapat menyesuaikan diri dan membangun komunikasi yang baik. Dengan memahami adat istiadat tersebut serta aktif bersosialisasi dengan masyarakat, pelaksanaan tugas kami menjadi lebih mudah dan berjalan dengan baik.”

 

Pertanyaan: Prestasi atau program apa yang menjadi pencapaian paling membanggakan selama bertugas?

 

Jawaban:

“Alhamdulillah, ada beberapa prestasi yang berhasil kami capai. Di antaranya keberhasilan dalam pengungkapan dan penindakan peredaran narkotika jenis sabu seberat 16 kilogram dan 100 kilogram. Selain itu, kami juga turut membantu pembangunan sebuah sekolah serta melaksanakan berbagai kegiatan sosial yang memberikan manfaat bagi masyarakat di wilayah perbatasan.”

 

Pertanyaan: Apa pesan yang ingin disampaikan kepada Satgas yang baru?

 

Jawaban:

“Pesan kami kepada Satgas yang baru, kami berharap dapat melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya. Kami siap memberikan informasi dan membantu proses pelaksanaan tugas apabila diperlukan. Semoga Satgas yang baru dapat bekerja lebih baik lagi dan meraih keberhasilan yang lebih besar daripada apa yang telah kami capai.”

 

“Terima kasih.”

Komandan YonArhanud 1 Kostrad ( Letkol Arh Andy Qomarudin ).

 

 

Penjelasan Komandan yang Baru::

 

Transkrip Wawancara Komandan Satgas Pamtas RI–Malaysia Yonarmed 19/Bogani

 

Pertanyaan: Apa prioritas utama Satgas Yonarmed 19/Bogani selama bertugas di wilayah perbatasan?

 

Jawaban:

“Prioritas utama kami selama bertugas di wilayah perbatasan ada tiga hal.

 

Pertama, menjaga keamanan dan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia, khususnya di wilayah perbatasan Kalimantan Barat.

 

Kedua, mencegah segala bentuk kegiatan ilegal, baik penyelundupan barang, perdagangan ilegal, maupun aktivitas melanggar hukum lainnya yang dapat mengganggu keamanan, ketertiban, dan stabilitas perekonomian, khususnya di wilayah Kalimantan Barat.

 

Ketiga, kami hadir untuk berpartisipasi aktif dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembinaan teritorial, menjaga keamanan wilayah, serta mendukung peningkatan perekonomian masyarakat. Itulah tiga prioritas utama Satgas Yonarmed 19/Bogani selama bertugas di Kalimantan Barat.”

 

Pertanyaan: Bagaimana strategi Satgas dalam menjaga keamanan wilayah perbatasan RI–Malaysia?

 

Jawaban:

“Strategi kami sangat sederhana, yaitu membangun kerja sama dan sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan di Kalimantan Barat, khususnya di Entikong. Dengan saling bahu-membahu dan bekerja sama, kami yakin tugas pokok maupun program-program Satgas dapat terlaksana dengan baik.”

 

Pertanyaan: Apa langkah yang akan dilakukan untuk memperkuat hubungan dengan masyarakat perbatasan?

 

Jawaban:

“Banyak hal yang akan kami lakukan untuk menjalin hubungan yang baik dengan masyarakat. Kami memiliki program ketahanan pangan yang dapat kami bagikan kepada masyarakat. Selain itu, ada program komunikasi sosial dan bakti sosial, seperti pelayanan kesehatan, pengobatan gratis, kerja bakti bersama masyarakat, serta berbagai kegiatan lainnya.

 

Kami juga ingin berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Entikong. Di bidang sumber daya manusia, kami akan mendorong generasi muda untuk berkembang melalui olahraga dan pendidikan. Bagi generasi muda yang bercita-cita menjadi prajurit TNI, kami juga siap memberikan pembinaan dan pendampingan sebagai bekal menghadapi proses seleksi.”

 

Pertanyaan: Bagaimana kesiapan personel dan perlengkapan sebelum memulai tugas?

 

Jawaban:

“Untuk kesiapan personel maupun perlengkapan, kami sudah sangat siap. Sebelum diberangkatkan, seluruh prajurit telah melalui berbagai tahapan latihan, pembinaan, pemeriksaan personel maupun material, sehingga saat tiba di daerah penugasan kami siap melaksanakan tugas.”

 

Pertanyaan: Apakah ada program pembinaan teritorial atau kegiatan sosial yang menjadi fokus selama penugasan?

 

Jawaban:

“Program pembinaan teritorial menjadi salah satu fokus kami. Di antaranya melalui kegiatan bakti sosial, pelayanan kesehatan dan pengobatan bagi masyarakat.

 

Kami juga akan bekerja sama dengan pemerintah daerah, kepala desa, dan seluruh unsur masyarakat dalam kegiatan karya bakti, seperti membersihkan lingkungan dan fasilitas umum.

 

Selain itu, kami memiliki program ketahanan pangan. Kami akan berbagi pengetahuan kepada masyarakat tentang cara memanfaatkan lahan tidur agar menjadi lebih produktif. Kami memiliki pengalaman dalam budidaya jagung maupun perikanan, dan kami berharap ilmu tersebut dapat membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah Entikong.”

Komandan Yonarmed 19/Bogani (Letkol Arm Hanafi Solaeman, S.I.P., M.S.S.S., M.O.S)

 

Tim//red

Berita Terkait

*Polda Kalsel Ringkus 211 Tersangka Tindak Pidana Selama Januari – Juni 2026*
Ringankan Beban Warga, Sat Samapta Polres Jepara Salurkan 6.000 liter Air Bersih di Kedungmalang. 
*212 Kasus C3 Diungkap, Polda Banten Sita Puluhan Kendaraan Hasil Kejahatan*
Patroli KRYD Polres Tabalong Sambangi SPBU dan Permukiman, Jaga Kamtibmas Tetap Kondusif
Pemadam Listrik Bergilir, YLK Intan Kalimantan Tegaskan Kerugian Konsumen Berhak Dapat Kompensasi 
Kodim 1002/HST pacu pembangunan empat jembatan meski cuaca tak menentu
SEDEKAH BUMI CIBOGO  “Nyuhun Buhun Ngawangun Lembur”  
Pemberian Gelar Adat Lampung, Ketum DPP PWDPI: Wajib Sesuai Aturan dan Kewenangan Adat, Jangan Dijadikan Sarana Politik
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Senin, 29 Juni 2026 - 10:22

*Polda Kalsel Ringkus 211 Tersangka Tindak Pidana Selama Januari – Juni 2026*

Senin, 29 Juni 2026 - 10:11

Serah Terima Satgas Pamtas RI–Malaysia di Entikong, YonArmed 19/Bogani Resmi Emban Tugas Pengamanan Perbatasan

Senin, 29 Juni 2026 - 09:51

Ringankan Beban Warga, Sat Samapta Polres Jepara Salurkan 6.000 liter Air Bersih di Kedungmalang. 

Senin, 29 Juni 2026 - 09:44

*212 Kasus C3 Diungkap, Polda Banten Sita Puluhan Kendaraan Hasil Kejahatan*

Senin, 29 Juni 2026 - 06:13

Patroli KRYD Polres Tabalong Sambangi SPBU dan Permukiman, Jaga Kamtibmas Tetap Kondusif

Senin, 29 Juni 2026 - 05:57

Kodim 1002/HST pacu pembangunan empat jembatan meski cuaca tak menentu

Senin, 29 Juni 2026 - 05:47

SEDEKAH BUMI CIBOGO  “Nyuhun Buhun Ngawangun Lembur”  

Senin, 29 Juni 2026 - 05:38

Pemberian Gelar Adat Lampung, Ketum DPP PWDPI: Wajib Sesuai Aturan dan Kewenangan Adat, Jangan Dijadikan Sarana Politik

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x