Foto: Keadaan Korban Ledakan di acara khitanan
JABAR //propamnewstv.id/ – Tim Investigasi PropamNewsTv.id menelusuri peristiwa ledakan yang diduga berasal dari kebocoran gas saat persiapan acara khitanan di Kampung Sukarame, Desa Solokanjeruk, Kecamatan Solokanjeruk, Kabupaten Bandung.
Berdasarkan hasil penelusuran di lapangan dan keterangan yang dihimpun dari keluarga korban serta warga sekitar, insiden terjadi pada Sabtu (20/6/2026) sekitar pukul 19.20 WIB. Saat itu sejumlah warga sedang memasak untuk kebutuhan hajatan khitanan Muhammad Arif (8), putra dari Saefulloh.

Menurut informasi yang diperoleh Tim Investigasi, peristiwa bermula saat dilakukan pergantian tabung gas di area dapur hajatan. Tidak lama kemudian muncul semburan api yang diduga berasal dari kebocoran gas dan langsung menyambar para pekerja yang berada di lokasi.

Akibat kejadian tersebut, enam warga mengalami luka bakar, yakni Ayin (45), Saefulloh, Aisyah, Nining, Ai Ratna, dan Ridwan.

Hasil penelusuran PropamNewsTv.id menunjukkan bahwa tiga korban telah diperbolehkan pulang setelah menjalani penanganan medis. Sementara tiga korban lainnya masih menjalani perawatan lanjutan akibat luka bakar yang diderita.

Korban bernama Ayin (45) dilaporkan mengalami luka bakar paling serius. Saat ini korban dirawat di Ruang Almanda Lantai 3 RSUD Ebah Majalaya dan dijadwalkan menjalani operasi bedah kulit sebagai bagian dari proses penyembuhan.
Tim Investigasi juga memperoleh informasi bahwa hiburan dangdut yang semula akan digelar dalam rangkaian puncak acara khitanan akhirnya dibatalkan. Pihak keluarga memilih memfokuskan perhatian pada penanganan korban dan pemulihan kondisi keluarga pascakejadian.
Pada malam kejadian, Kepala Desa Solokanjeruk H. Yogie bersama Ketua Forum RW Desa Solokanjeruk Ali mendatangi rumah sakit untuk menjenguk para korban dan memberikan dukungan moril kepada keluarga.
Hingga laporan ini diterbitkan, belum terdapat keterangan resmi dari pihak berwenang mengenai penyebab pasti insiden tersebut. Oleh karena itu, Tim Investigasi PropamNewsTv.id masih terus melakukan pendalaman terhadap sejumlah fakta lapangan, termasuk kondisi tabung gas, regulator, selang, serta prosedur pergantian tabung sebelum kejadian berlangsung.
Tim Investigasi PropamNewsTv.id menegaskan bahwa seluruh informasi yang disampaikan dalam laporan ini bersumber dari hasil penelusuran lapangan dan keterangan para pihak yang ditemui di lokasi. Apabila terdapat perkembangan baru atau keterangan resmi dari instansi terkait, laporan ini akan diperbarui sesuai fakta yang dapat dipertanggungjawabkan.
(Tim Investigasi PropamNewsTv.id)
Biro Bandung.
Reporter Sali


