Warga Demak Amankan Kendaraan,di Duga Pengangkut BBM Bersubsidi Jenis Solar Bermuatan 2 Ton

- Reporter

Jumat, 19 Juni 2026 - 03:09

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

                         Foto: Dugaan Penyalahgunaan BBM Subsidi jenis Solar

 

JATENG //propamnewstv.id/ – Seorang warga sekaligus mantan nelayan asal Desa Serangan Kecamatan Bonang Kabupaten Demak Jawa Tengah, mengaku sangat resah atas adanya dugaan penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) subsidi jenis solar yang tidak digunakan sebagaimana mestinya,

 

Warga bernama Rokhani itu mengaku menemukan sebuah kendaraan yang mengangkut solar subsidi dari arah Kecamatan Wedung menuju wilayah Tempuran,Karena merasa curiga ia bersama warga kemudian menghentikan kendaraan tersebut untuk menanyakan tujuan pengangkutan BBM tersebut.

 

“Saya lihat ada seorang bapak dan seorang pemuda mengangkut solar bersubsidi dari Wedung,Sebagai warga yang dulunya pernah menjadi nelayan saya sangat resah dengan adanya dugaan penyalahgunaan subsidi BBM ini,” kata Rokhani saat berada di Polres Demak, Kamis (18/6/2026).

 

Menurutnya saat masih berprofesi sebagai nelayan dirinya pernah merasakan sulitnya mendapatkan bahan bakar solar sehingga aktivitas melaut terpaksa terhenti selama beberapa hari dan tidak bisa mencari nafkah,“Saya pernah merasakan sendiri sulitnya mencari solar sampai beberapa hari perahu saya tidak bisa buar kerja karena tidak mendapatkan BBM,” ujarnya.

 

Setelah menghentikan kendaraan tersebut dan meminta penjelasan dari pengemudi, Rokhani mengaku mendapat informasi bahwa muatan yang dibawa merupakan solar subsid,Namun berdasarkan pengakuan sopir solar tersebut justru dikirim ke wilayah yang jauh dari kawasan nelayan.

 

“Saya tanya, katanya ini solar untuk nelayan Tapi yang menjadi pertanyaan” kenapa dikirim ke daerah yang jauh dari nelayan,” katanya. Saat ditanya mengenai tujuan pengiriman Rokhani menyebut sopir kendaraan mengaku akan mengantarkan solar tersebut ke wilayah Desa Demung,Namun ia mengaku tidak mengetahui tujuan penggunaan akhir BBM tersebut.

 

“Wah, saya tidak tahu untuk apa Kemungkinan bisa saja disalahgunakan untuk keperluan lain, tetapi itu perlu dibuktikan oleh pihak yang berwenang,” ujarnya.

 

Rokhani menilai dugaan penyimpangan distribusi BBM subsidi dapat berdampak langsung terhadap kehidupan para nelayan, khususnya di wilayah Wedung, Menurutnya, kelangkaan solar kerap menjadi kendala utama bagi nelayan untuk melaut mencari nafkah,“Kasihan nelayan yang bekerja banting tulang demi keluarga, Kalau kekurangan solar mereka tidak bisa melaut Padahal mereka juga harus mencari nafkah untuk keluarganya,” katanya.

 

Ia berharap aparat penegak hukum dapat menindaklanjuti temuan tersebut secara serius dan mengambil langkah tegas apabila ditemukan adanya pelanggaran.

“Saya berharap oknum-oknum yang terlibat bisa ditindak tegas agar kejadian seperti ini tidak terulang lagi,” tegasnya.

Rokhani juga menduga praktik serupa telah berlangsung cukup lama,Berdasarkan pengalamannya saat masih menjadi nelayan sekitar tujuh tahun lalu, persoalan sulitnya memperoleh solar subsidi sudah sering dikeluhkan oleh para nelayan di wilayah Wedung.

 

“Saya sudah merasakan dampaknya sejak masih menjadi nelayan. Sampai sekarang saya juga masih mendengar keluhan dari teman-teman nelayan mengenai sulitnya mendapatkan BBM,” ungkapnya.

 

Sementara itu, sopir pengangkut solar bernama Jalil (52), yang akrab disapa Gareng, mengaku hanya bertugas mengambil dan mengantarkan solar atas perintah pihak lain. Saat itu ia didampingi Kholid (18), yang merupakan warga satu desa dengannya.

 

Jalil mengaku solar tersebut diambil dari wilayah Buko, Kecamatan Wedung, kemudian diantarkan ke sebuah gudang yang berada di wilayah Desa Demung. “Solar saya ambil dari daerah Buko, Wedung, dan diantar ke gudang daerah Demung wonosalam,” kata Jalil.

 

Pria yang merupakan warga Desa Bungo itu mengaku menggunakan mobil jenis Colt L300 untuk mengangkut solar yang dikemas dalam jerigen, dalam satu kali perjalanan ia mengklaim membawa sekitar 2 ton solar,

 

Ia juga menyebut dalam sehari dapat melakukan pengangkutan hingga tiga kali perjalanan apabila pasokan tersedia. Dengan jumlah tersebut total solar yang diangkut setiap hari disebut dapat mencapai lebih dari 6 ton.

 

“Sehari bisa sampai tiga kali. Sekali angkut isinya lebih dari dua ton,” ujarnya. Lebih lanjut, Jalil mengaku telah menjalani pekerjaan sebagai pengangkut solar tersebut selama kurang lebih dua tahun. Untuk setiap kali pengangkutan, ia mengaku menerima upah sebesar Rp300 ribu.

 

“Saya kerja ini sudah lama, kurang lebih dua tahun Sekali angkut saya dikasih upah Rp300 ribu,” katanya. Jalil juga mengungkapkan bahwa solar yang diangkutnya merupakan solar yang diperuntukkan bagi nelayan,Namun ia mengaku tidak mengetahui secara rinci mengenai distribusi maupun penggunaan akhir solar tersebut setelah tiba di lokasi tujuan.

 

 

 

“Kaperwil Jateng”

//red

Berita Terkait

SHOWROOM EVENT & TEST DRIVE GEBYAR XFORCE HYBRID SUPER DEAL SEPTEMBER
Diduga Curi 18 Plat Lining Grinding, Seorang Pria Warga Lano Diamankan Polisi Haruai
Polsek Muara Harus Fasilitasi Penyelesaian Perselisihan Dugaan Penipuan Berkedok Sumbangan di Tabalong
Kemarau Melanda, Air Bersih Mengalir: Polsek Haruai Gandeng PT Jhonlin Baratama Salurkan 15 Ribu Liter Air untuk Warga Kembang Kuning
Perkuat Sinergitas Direktur Media Propam News TV Gelar Audiensi dengan Kapolres Lhokseumawe
Bupati Aceh Utara Yang di Kenal Dengan Sapaan Ayah Wa Mengajak Warga Masyarakat Sukseskan HUT ke 800 Tahun Aceh Utara
GEMPAR! BANTUAN BERAS BULOG DIDUGA SALAH SASARAN: WARGA MISKIN & LANSIA DI LADANG PANJANG KESULITAN HIDUP!
Perkuat kemitraan sinergitas,direktur propam news tv gelar audiensi dengan polres aceh utara
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 14:54

SHOWROOM EVENT & TEST DRIVE GEBYAR XFORCE HYBRID SUPER DEAL SEPTEMBER

Senin, 28 September 2026 - 14:42

Diduga Curi 18 Plat Lining Grinding, Seorang Pria Warga Lano Diamankan Polisi Haruai

Senin, 28 September 2026 - 14:28

Polsek Muara Harus Fasilitasi Penyelesaian Perselisihan Dugaan Penipuan Berkedok Sumbangan di Tabalong

Senin, 28 September 2026 - 11:59

Kemarau Melanda, Air Bersih Mengalir: Polsek Haruai Gandeng PT Jhonlin Baratama Salurkan 15 Ribu Liter Air untuk Warga Kembang Kuning

Senin, 28 September 2026 - 05:01

Perkuat Sinergitas Direktur Media Propam News TV Gelar Audiensi dengan Kapolres Lhokseumawe

Minggu, 27 September 2026 - 15:12

GEMPAR! BANTUAN BERAS BULOG DIDUGA SALAH SASARAN: WARGA MISKIN & LANSIA DI LADANG PANJANG KESULITAN HIDUP!

Minggu, 27 September 2026 - 12:12

Perkuat kemitraan sinergitas,direktur propam news tv gelar audiensi dengan polres aceh utara

Sabtu, 26 September 2026 - 15:32

Polres Tabalong Bersama BPBD Salurkan Air Bersih kepada Warga Terdampak Kekeringan

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x