Dugaan Pemotongan TPP Guru di Kabupaten Tangerang Jadi Sorotan, Guru Minta Klarifikasi Dinas Pendidikan

- Reporter

Selasa, 16 Juni 2026 - 09:03

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Kantor Dinas Pendidikan

 

BANTEN //propamnewstv.id/ – Dugaan adanya pemotongan Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi guru di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang menjadi perbincangan di kalangan tenaga pendidik. Informasi tersebut mencuat setelah sejumlah guru membahas persoalan tersebut dalam grup percakapan WhatsApp wilayah Jayanti, Senin (15/06/2026).

 

Salah seorang narasumber yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan mengungkapkan bahwa saat ini Dinas Pendidikan menerapkan aturan absensi yang mewajibkan guru melakukan presensi pada pukul 07.00 WIB dan kembali melakukan absensi pada pukul 16.00 WIB.

 

Menurutnya, guru yang tidak memenuhi ketentuan tersebut diduga mengalami pemotongan TPP dengan nominal yang bervariasi.

 

“Potongannya tidak sama. Ada yang Rp200 ribu, Rp500 ribu, Rp1 juta, bahkan ada yang mencapai Rp1,5 juta. Hal ini menimbulkan pertanyaan di kalangan guru mengenai dasar perhitungannya,” ujarnya.

 

Ia menambahkan bahwa kebijakan tersebut disebut berlaku bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), hingga tenaga paruh waktu. Bahkan, menurutnya, sejumlah PPPK dan tenaga paruh waktu mengeluhkan besaran potongan yang dinilai cukup besar.

 

Narasumber juga menyebutkan bahwa sebelum kebijakan diterapkan, pihak sekolah telah menyampaikan informasi tersebut kepada para guru dalam sebuah rapat. Dalam penjelasan yang diterima guru, kebijakan absensi tersebut berkaitan dengan pengawasan dan evaluasi yang dilakukan oleh pihak terkait.

 

Meski demikian, sejumlah guru mempertanyakan penerapan aturan tersebut, terutama karena sebelumnya sistem absensi telah berjalan tanpa mekanisme pemotongan seperti yang terjadi saat ini.

 

Keluhan serupa juga disampaikan oleh anggota grup WhatsApp PNS 118. Mereka meminta adanya penjelasan resmi dari Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang terkait dasar kebijakan maupun mekanisme pemotongan TPP yang terjadi.

 

“Yang kami harapkan adalah adanya klarifikasi resmi dari dinas. Banyak guru yang merasa sudah menjalankan tugas dan absensi sesuai ketentuan, namun tetap mengalami pemotongan,” tulis salah satu anggota grup tersebut.

 

Selain itu, para guru juga mempertanyakan adanya dugaan pemotongan yang tetap terjadi meskipun absensi telah dilakukan secara lengkap. Mereka berharap pemerintah daerah dan instansi terkait dapat memberikan penjelasan secara terbuka agar tidak menimbulkan keresahan di lingkungan pendidikan.

 

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang maupun Ketua PGRI Kecamatan Jayanti belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan pemotongan TPP tersebut.

 

Suarapancasila.id masih berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak-pihak terkait guna memperoleh informasi yang berimbang dan akurat.

 

 

sumber : dewan guru

Tim//red

Berita Terkait

Perkuat kemitraan sinergitas,direktur propam news tv gelar audiensi dengan polres aceh utara
Polres Tabalong Bersama BPBD Salurkan Air Bersih kepada Warga Terdampak Kekeringan
Proses Identifikasi Korban KM Virgo Transport 8 Terus Berjalan, 20 Jenazah Berhasil Teridentifikasi DVI Polda Kalsel
SINERGITAS FORKOPIMCAM HALONG BERSAMA PT JHONLIN BARATAMA DAN SELURUH ELEMEN SALURKAN AIR BERSIH BAGI WARGA TERDAMPAK KEKERINGAN
Catatan Konferensi Kebebasan Beragama atau Berkeyakinan – KBB) KBB; Gerakan Rakyat Perwujudan Demokrasi
Bersama Partai Umat dan Rumah Zakat, Satlantas Polres Batola Aksi Kemanusiaan Bagi Masker di Depan Pos Simpang 4 Handil Bakti
Bantuan Warga Terdampak Kekeringan Polres Barito Kuala Bersama Forkopimda Distribusikan Air Bersih di atabunganen
Ungkap Penganiayaan Oknum Kades hingga Pembunuhan di Kabiyain, Kapolres Balangan : Pelaku Diamankan
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 12:12

Perkuat kemitraan sinergitas,direktur propam news tv gelar audiensi dengan polres aceh utara

Sabtu, 26 September 2026 - 15:32

Polres Tabalong Bersama BPBD Salurkan Air Bersih kepada Warga Terdampak Kekeringan

Sabtu, 26 September 2026 - 15:18

Proses Identifikasi Korban KM Virgo Transport 8 Terus Berjalan, 20 Jenazah Berhasil Teridentifikasi DVI Polda Kalsel

Sabtu, 26 September 2026 - 14:30

SINERGITAS FORKOPIMCAM HALONG BERSAMA PT JHONLIN BARATAMA DAN SELURUH ELEMEN SALURKAN AIR BERSIH BAGI WARGA TERDAMPAK KEKERINGAN

Sabtu, 26 September 2026 - 14:06

Catatan Konferensi Kebebasan Beragama atau Berkeyakinan – KBB) KBB; Gerakan Rakyat Perwujudan Demokrasi

Sabtu, 26 September 2026 - 13:57

Bantuan Warga Terdampak Kekeringan Polres Barito Kuala Bersama Forkopimda Distribusikan Air Bersih di atabunganen

Sabtu, 26 September 2026 - 13:46

Ungkap Penganiayaan Oknum Kades hingga Pembunuhan di Kabiyain, Kapolres Balangan : Pelaku Diamankan

Sabtu, 26 September 2026 - 13:36

Kepedulian Polres Hulu Sungai Memberi Bantuan Berupa Tandon Air Bersih Untuk Kebutuhan Masyarakat 

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x