Rohmat Soroti Maraknya Dugaan Rangkap Jabatan, Desak Pemkab Pandeglang Lakukan Evaluasi Menyeluruh

- Reporter

Rabu, 3 Juni 2026 - 13:24

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

BANTEN //propamnewstv.id/ – Maraknya isu dugaan rangkap jabatan yang mencuat di berbagai tingkatan pemerintahan, mulai dari pejabat daerah hingga perangkat desa dan unsur lingkungan, menjadi perhatian sejumlah elemen masyarakat di Kabupaten Pandeglang.

Salah satu pemuda Pandeglang, Rohmat, meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang untuk segera melakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap berbagai dugaan rangkap jabatan yang berkembang di tengah masyarakat.

Menurut Rohmat, apabila praktik rangkap jabatan dilakukan tidak sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, hal tersebut berpotensi menimbulkan konflik kepentingan, mengganggu profesionalitas pelayanan publik, serta dapat menurunkan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.

“Pemerintah Kabupaten Pandeglang harus bersikap tegas dan terbuka dalam menyikapi berbagai isu rangkap jabatan yang berkembang di tengah masyarakat. Jangan sampai muncul kesan adanya pembiaran terhadap dugaan pelanggaran aturan,” ujar Rohmat kepada wartawan, Selasa (3/6/2026).

Ia menegaskan bahwa evaluasi yang dilakukan pemerintah daerah hendaknya berjalan secara objektif dan tidak tebang pilih. Menurutnya, apabila ditemukan adanya aparatur sipil negara (ASN), pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK), pengurus lembaga desa, maupun unsur RT/RW yang merangkap jabatan secara tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku, maka perlu dilakukan penertiban melalui mekanisme hukum dan administrasi yang berlaku.

Rohmat juga mendorong instansi terkait, seperti Inspektorat Kabupaten Pandeglang, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Pandeglang, serta Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kabupaten Pandeglang untuk melakukan verifikasi terhadap berbagai laporan dan informasi yang beredar di masyarakat.

“Jangan menunggu persoalan ini menjadi polemik yang lebih besar. Pemerintah daerah harus segera melakukan pendataan, verifikasi, dan menyampaikan hasilnya kepada publik agar tidak menimbulkan spekulasi,” katanya.

Lebih lanjut, ia menilai transparansi menjadi langkah penting dalam menjaga integritas tata kelola pemerintahan. Oleh karena itu, pihak-pihak yang namanya dikaitkan dengan dugaan rangkap jabatan diharapkan dapat memberikan klarifikasi secara terbuka guna menghindari kesalahpahaman di tengah masyarakat.
Rohmat menegaskan bahwa kritik yang disampaikannya bukan ditujukan untuk menyerang individu maupun kelompok tertentu, melainkan sebagai bentuk partisipasi masyarakat dalam mendorong penyelenggaraan pemerintahan yang akuntabel, profesional, dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

“Kami ingin pemerintah hadir sebagai penegak aturan. Jika memang tidak ada pelanggaran, sampaikan kepada masyarakat. Namun jika ditemukan pelanggaran, tindak sesuai ketentuan yang berlaku. Masyarakat berhak mendapatkan kepastian dan transparansi,” tegasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Pemerintah Kabupaten Pandeglang belum memberikan keterangan resmi terkait langkah evaluasi terhadap berbagai isu dugaan rangkap jabatan yang menjadi perhatian publik.

Sesuai prinsip keberimbangan dalam pemberitaan, media masih berupaya meminta konfirmasi dan tanggapan dari pihak Pemerintah Kabupaten Pandeglang serta instansi terkait guna memperoleh informasi yang lengkap dan proporsional.

 

Tim//red

Berita Terkait

Kemarau Melanda, Air Bersih Mengalir: Polsek Haruai Gandeng PT Jhonlin Baratama Salurkan 15 Ribu Liter Air untuk Warga Kembang Kuning
Perkuat Sinergitas Direktur Media Propam News TV Gelar Audiensi dengan Kapolres Lhokseumawe
Bupati Aceh Utara Yang di Kenal Dengan Sapaan Ayah Wa Mengajak Warga Masyarakat Sukseskan HUT ke 800 Tahun Aceh Utara
GEMPAR! BANTUAN BERAS BULOG DIDUGA SALAH SASARAN: WARGA MISKIN & LANSIA DI LADANG PANJANG KESULITAN HIDUP!
Perkuat kemitraan sinergitas,direktur propam news tv gelar audiensi dengan polres aceh utara
Polres Tabalong Bersama BPBD Salurkan Air Bersih kepada Warga Terdampak Kekeringan
Proses Identifikasi Korban KM Virgo Transport 8 Terus Berjalan, 20 Jenazah Berhasil Teridentifikasi DVI Polda Kalsel
SINERGITAS FORKOPIMCAM HALONG BERSAMA PT JHONLIN BARATAMA DAN SELURUH ELEMEN SALURKAN AIR BERSIH BAGI WARGA TERDAMPAK KEKERINGAN

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 11:59

Kemarau Melanda, Air Bersih Mengalir: Polsek Haruai Gandeng PT Jhonlin Baratama Salurkan 15 Ribu Liter Air untuk Warga Kembang Kuning

Senin, 28 September 2026 - 05:01

Perkuat Sinergitas Direktur Media Propam News TV Gelar Audiensi dengan Kapolres Lhokseumawe

Senin, 28 September 2026 - 03:16

Bupati Aceh Utara Yang di Kenal Dengan Sapaan Ayah Wa Mengajak Warga Masyarakat Sukseskan HUT ke 800 Tahun Aceh Utara

Minggu, 27 September 2026 - 15:12

GEMPAR! BANTUAN BERAS BULOG DIDUGA SALAH SASARAN: WARGA MISKIN & LANSIA DI LADANG PANJANG KESULITAN HIDUP!

Minggu, 27 September 2026 - 12:12

Perkuat kemitraan sinergitas,direktur propam news tv gelar audiensi dengan polres aceh utara

Sabtu, 26 September 2026 - 15:18

Proses Identifikasi Korban KM Virgo Transport 8 Terus Berjalan, 20 Jenazah Berhasil Teridentifikasi DVI Polda Kalsel

Sabtu, 26 September 2026 - 14:30

SINERGITAS FORKOPIMCAM HALONG BERSAMA PT JHONLIN BARATAMA DAN SELURUH ELEMEN SALURKAN AIR BERSIH BAGI WARGA TERDAMPAK KEKERINGAN

Sabtu, 26 September 2026 - 14:06

Catatan Konferensi Kebebasan Beragama atau Berkeyakinan – KBB) KBB; Gerakan Rakyat Perwujudan Demokrasi

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x